Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Reward Spesial Akhir Bulan!

Minggu, 31 Mei 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Update Kode Redeem Free Fire 31 Mei 2026: Klaim Hadiah Eksklusif Akhir Pekan!

Minggu, 31 Mei 2026 01:00 WIB

Prediksi Final Liga Champions: PSG vs Arsenal, Pertarungan Taktik Luis Enrique dan Arteta

Sabtu, 30 Mei 2026 22:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Reward Spesial Akhir Bulan!
  • Update Kode Redeem Free Fire 31 Mei 2026: Klaim Hadiah Eksklusif Akhir Pekan!
  • Prediksi Final Liga Champions: PSG vs Arsenal, Pertarungan Taktik Luis Enrique dan Arteta
  • Resmi! Liverpool Tunjuk Andoni Iraola sebagai Nakhoda Baru di Anfield
  • Buka Suara soal Sanksi FIFA, Daisuke Sato Bongkar Permintaan Rahasia Manajemen Persib
  • Dulu Dihujat Habis-habisan, Kini Menteri Bahlil Malah Jadi ‘Bolu Ketan’ Netizen! Kok Bisa?
  • Link Video Viral Rok Hijau Banyak Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran!
  • Blora Babak Belur, Jawa Barat Punya Solusinya? Sentilan Keras untuk Manajemen Infrastruktur Jateng!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 31 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jawa Barat Siaga Kemarau Ekstrem 2026: Lebih Kering dan Panjang dari Biasanya!

By Aga GustianaRabu, 15 April 2026 08:48 WIB2 Mins Read
Ilustrasi musim kemarau. (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Jawa Barat diminta bersiap menghadapi kondisi cuaca yang tidak biasa tahun ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 akan jauh lebih gersang dibandingkan rata-rata kondisi dalam tiga dekade terakhir.

Dalam rilis resminya secara daring pada Selasa (14/4/2026), Prakirawan Cuaca Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat, Vivi Indhira, mengungkapkan bahwa fenomena kemarau kali ini merupakan anomali jika dibandingkan dengan rata-rata klimatologis 30 tahun ke belakang.

93 Persen Wilayah Jabar Terancam “Haus” Hujan

Data BMKG menunjukkan bahwa hampir seluruh wilayah Jawa Barat, tepatnya sekitar 93 persen, akan mengalami tingkat curah hujan di bawah batas normal. Artinya, pasokan air dari langit akan sangat minim, membuat tanah dan sumber air jauh lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya.

Beberapa daerah yang masuk dalam zona merah kemarau kering ini meliputi:

  • Jawa Barat Bagian Barat & Utara: Bekasi, Cianjur, Sukabumi.
  • Jawa Barat Bagian Tengah & Timur: Kota Bandung, Kuningan, Cirebon, hingga Kota Tasikmalaya.
Baca Juga:  Cuaca Bandung Hari Ini Diprediksi Berubah, Hujan Ringan Mengintai Sore Hari

Menariknya, Kota Bogor diprediksi menjadi pengecualian karena hujan diperkirakan tetap turun sepanjang tahun, sehingga batas antara musim hujan dan kemarau di kota hujan tersebut tidak akan terlihat jelas.

Durasi Kemarau Lebih Panjang

Tak hanya lebih kering, 81 persen wilayah Jabar juga harus menghadapi musim panas yang lebih awet. Daerah seperti Indramayu, Karawang, Sukabumi, dan Tasikmalaya diprediksi mengalami durasi kemarau yang lebih lama dari jadwal biasanya.

Baca Juga:  Kembali Bergerak! Sesar Aktif Picu Gempa M 2,9 di Tenggara Kabupaten Bandung

Puncak kekeringan diprediksi akan menghantam secara masif pada Agustus 2026, yang mencakup 90 persen wilayah Jawa Barat.

Strategi Menghadapi Krisis Air dan Penyakit

BMKG memberikan sejumlah rekomendasi krusial bagi pemerintah dan masyarakat untuk meminimalisir dampak kekeringan ekstrem ini. Vivi Indhira menekankan pentingnya manajemen air dan kewaspadaan terhadap kesehatan.

“Antisipasi krisis air bersih dengan penyaluran air dan sumur bor darurat. Kita juga perlu hemat air,” kata Vivi.

Selain masalah air, faktor kesehatan menjadi perhatian serius. Penurunan kualitas sanitasi dan ancaman polusi udara akibat potensi kebakaran lahan bisa memicu masalah pernapasan.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Selasa 19 Agustus 2025: Didominasi Awan, Suhu Sejuk

“Antisipasi peningkatan infeksi saluran pernafasan akut akibat asap. Awasi juga kualitas sanitasi saat pasokan air berkurang,” ucap Vivi mengingatkan.

Panduan bagi Sektor Pertanian & Energi

Bagi para petani, BMKG menyarankan untuk segera merombak kalender tanam. Sangat disarankan untuk menghindari masa tanam saat puncak kemarau dan beralih ke varietas tanaman yang tahan kering atau komoditas palawija.

Di sektor energi, operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) juga harus dipantau ketat demi memastikan cadangan air di waduk tetap mencukupi kebutuhan listrik nasional di tengah penyusutan debit air yang signifikan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Antisipasi Bencana bmkg jawa barat cuaca bandung Info Cuaca Jabar Kekeringan Ekstrem Kemarau 2026 krisis air bersih
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Blora Babak Belur, Jawa Barat Punya Solusinya? Sentilan Keras untuk Manajemen Infrastruktur Jateng!

Imigrasi Malaysia Lumpuh Total, Ribuan Pelancong Terjebak di Jalur Perbatasan Johor-Singapura

Bansos

Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi! Jadwal PKH 2026 Sudah Terungkap, Ini Cara Cek Lewat HP

Duka Haji 2026! Dua Jamaah Tasikmalaya Wafat di Tanah Suci

sapi

Sapi Kurban Prabowo Bikin Melongo: Niat Berbagi atau ‘Pencitraan’ Pakai Uang Pajak?

Terpopuler
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.