Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menolak Lupa Mimpi: Kisah Dessy, Mahasiswi yang ‘Terjebak’ di Ruang Kelas Demi Sebuah Janji

Rabu, 15 April 2026 10:04 WIB

Gagal Saat Lawan Bali United, Teja Masih Berpeluang Cetak Sejarah

Rabu, 15 April 2026 09:32 WIB
Game Free Fire

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 15 April 2026: Ada Skin Senjata & Bundle Premium Gratis Hari Ini

Rabu, 15 April 2026 09:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menolak Lupa Mimpi: Kisah Dessy, Mahasiswi yang ‘Terjebak’ di Ruang Kelas Demi Sebuah Janji
  • Gagal Saat Lawan Bali United, Teja Masih Berpeluang Cetak Sejarah
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 15 April 2026: Ada Skin Senjata & Bundle Premium Gratis Hari Ini
  • Detik-Detik Pohon Tumbang di Bandung, Toyota Noah Rusak Parah
  • Jawa Barat Siaga Kemarau Ekstrem 2026: Lebih Kering dan Panjang dari Biasanya!
  • Rumah Layak untuk Rakyat: Sinergi bank bjb dan Kementerian PKP Luncurkan BSPS 2026 di Jawa Barat
  • Lari Gratis di Surabaya! bank bjb Bagi-Bagi Tiket Suroboyo 10K Lewat Program Nabung Seru
  • Perkuat Likuiditas Nasional, bank bjb Sabet Penghargaan Bergengsi di SPPA BEI Award 2025
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 15 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jawa Barat Siaga Kemarau Ekstrem 2026: Lebih Kering dan Panjang dari Biasanya!

By Aga GustianaRabu, 15 April 2026 08:48 WIB2 Mins Read
Ilustrasi musim kemarau. (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Jawa Barat diminta bersiap menghadapi kondisi cuaca yang tidak biasa tahun ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 akan jauh lebih gersang dibandingkan rata-rata kondisi dalam tiga dekade terakhir.

Dalam rilis resminya secara daring pada Selasa (14/4/2026), Prakirawan Cuaca Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat, Vivi Indhira, mengungkapkan bahwa fenomena kemarau kali ini merupakan anomali jika dibandingkan dengan rata-rata klimatologis 30 tahun ke belakang.

93 Persen Wilayah Jabar Terancam “Haus” Hujan

Data BMKG menunjukkan bahwa hampir seluruh wilayah Jawa Barat, tepatnya sekitar 93 persen, akan mengalami tingkat curah hujan di bawah batas normal. Artinya, pasokan air dari langit akan sangat minim, membuat tanah dan sumber air jauh lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya.

Beberapa daerah yang masuk dalam zona merah kemarau kering ini meliputi:

  • Jawa Barat Bagian Barat & Utara: Bekasi, Cianjur, Sukabumi.
  • Jawa Barat Bagian Tengah & Timur: Kota Bandung, Kuningan, Cirebon, hingga Kota Tasikmalaya.
Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Selasa 19 Agustus 2025: Didominasi Awan, Suhu Sejuk

Menariknya, Kota Bogor diprediksi menjadi pengecualian karena hujan diperkirakan tetap turun sepanjang tahun, sehingga batas antara musim hujan dan kemarau di kota hujan tersebut tidak akan terlihat jelas.

Durasi Kemarau Lebih Panjang

Tak hanya lebih kering, 81 persen wilayah Jabar juga harus menghadapi musim panas yang lebih awet. Daerah seperti Indramayu, Karawang, Sukabumi, dan Tasikmalaya diprediksi mengalami durasi kemarau yang lebih lama dari jadwal biasanya.

Baca Juga:  Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran, Dishub Jabar Ungkap Antisipasi Bencana di Jalur Mudik

Puncak kekeringan diprediksi akan menghantam secara masif pada Agustus 2026, yang mencakup 90 persen wilayah Jawa Barat.

Strategi Menghadapi Krisis Air dan Penyakit

BMKG memberikan sejumlah rekomendasi krusial bagi pemerintah dan masyarakat untuk meminimalisir dampak kekeringan ekstrem ini. Vivi Indhira menekankan pentingnya manajemen air dan kewaspadaan terhadap kesehatan.

“Antisipasi krisis air bersih dengan penyaluran air dan sumur bor darurat. Kita juga perlu hemat air,” kata Vivi.

Selain masalah air, faktor kesehatan menjadi perhatian serius. Penurunan kualitas sanitasi dan ancaman polusi udara akibat potensi kebakaran lahan bisa memicu masalah pernapasan.

Baca Juga:  Kembali Bergerak! Sesar Aktif Picu Gempa M 2,9 di Tenggara Kabupaten Bandung

“Antisipasi peningkatan infeksi saluran pernafasan akut akibat asap. Awasi juga kualitas sanitasi saat pasokan air berkurang,” ucap Vivi mengingatkan.

Panduan bagi Sektor Pertanian & Energi

Bagi para petani, BMKG menyarankan untuk segera merombak kalender tanam. Sangat disarankan untuk menghindari masa tanam saat puncak kemarau dan beralih ke varietas tanaman yang tahan kering atau komoditas palawija.

Di sektor energi, operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) juga harus dipantau ketat demi memastikan cadangan air di waduk tetap mencukupi kebutuhan listrik nasional di tengah penyusutan debit air yang signifikan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Antisipasi Bencana bmkg jawa barat cuaca bandung Info Cuaca Jabar Kekeringan Ekstrem Kemarau 2026 krisis air bersih
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Menolak Lupa Mimpi: Kisah Dessy, Mahasiswi yang ‘Terjebak’ di Ruang Kelas Demi Sebuah Janji

Detik-Detik Pohon Tumbang di Bandung, Toyota Noah Rusak Parah

Rumah Layak untuk Rakyat: Sinergi bank bjb dan Kementerian PKP Luncurkan BSPS 2026 di Jawa Barat

Perkuat Likuiditas Nasional, bank bjb Sabet Penghargaan Bergengsi di SPPA BEI Award 2025

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Viral BSU Rp600 Ribu April 2026, Kemnaker Tegaskan Ini Faktanya!

Heboh! Lagu ‘Erika’ Mahasiswa ITB Viral di X, Lirik Dinilai Mengandung Pelecehan

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.