Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Minggu, 14 Juni 2026 17:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jelang Tahun Ajaran Baru, DPRD Jabar Tinjau Pembangunan RKB SMA 20 Bekasi yang Tertunda

By SusanaRabu, 4 Februari 2026 20:25 WIB3 Mins Read
Komisi V DPRD Jawa Barat meninjau pembangunan ruang kelas baru SMA Negeri 20 Kota Bekasi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan ruang kelas baru (RKB) di SMA Negeri 20 Kota Bekasi yang hingga kini belum sepenuhnya rampung akibat kendala anggaran tahun 2025.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan pada Rabu (4/2/2026) sebagai tindak lanjut dari rapat kerja, laporan hasil pengawasan Dinas Pendidikan, serta temuan anggota komisi di lapangan.

Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung, mengatakan peninjauan ini menjadi bagian dari tanggung jawab DPRD untuk memastikan adanya kepastian penyelesaian pembangunan sekolah, terutama menjelang dimulainya tahun ajaran baru.

“Ada laporan dari Dinas Pendidikan dan juga temuan teman-teman komisi di lapangan bahwa masih terdapat pembangunan yang belum tuntas pada anggaran 2025. Maka menjadi kewajiban kami untuk memantau, meninjau, serta memastikan proyeksi penyelesaiannya,” ujar Yomanius di sela-sela kunjungan.

Ia menegaskan bahwa fokus peninjauan tidak hanya pada aspek teknis pembangunan fisik, tetapi lebih pada kebermanfaatan bangunan bagi peserta didik. Dari sisi daya tampung, SMA Negeri 20 Kota Bekasi dinilai masih belum memenuhi kebutuhan jumlah siswa.

Baca Juga:  DPRD Jabar Soroti Sengketa Lahan SMAN 13 Bandung, Aset Pendidikan Diminta Segera Dibenahi

“Yang terpenting bagi kami, bangunan ini nantinya bisa dimanfaatkan siswa dengan nyaman saat tahun ajaran baru. Dari rencana 20 ruang kelas baru, saat ini baru sekitar 10 ruang yang bisa dimanfaatkan, sehingga penggunaannya masih dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

Terkait target penyelesaian pembangunan, Yomanius menyebut pihaknya masih menunggu hasil evaluasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Proyeksi penyelesaian sisa pekerjaan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 hari.

Namun demikian, Komisi V juga menemukan sejumlah catatan penting di lapangan, salah satunya terkait fasilitas sanitasi di dalam ruang kelas.

“Temuan yang cukup krusial adalah toilet di dalam RKB yang tidak dilengkapi exhaust vent. Ini berpotensi menimbulkan masalah kenyamanan karena bau bisa masuk ke ruang kelas, apalagi jika terjadi tekanan udara dari luar ke dalam. Orientasi kami tetap satu, yaitu kebermanfaatan bagi siswa,” tegas Yomanius.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Tegaskan Fokus Anggota DPRD Jabar di Dapil, Aspirasi Warga Akan Diinventarisasi

Senada dengan itu, Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Lilis Nurlaila, menilai progres pembangunan belum sebanding dengan sisa waktu pengerjaan yang tersedia. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 20 Kota Bekasi baru mencapai sekitar 72 persen.

“Progres pembangunan baru sekitar 72 persen, sementara waktu penyelesaian semakin terbatas. Karena itu dibutuhkan komitmen semua pihak agar pembangunan bisa selesai tepat waktu dan tidak menimbulkan masalah baru,” ujar Lilis.

Lilis menjelaskan, keterlambatan pembangunan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari keterlambatan awal pekerjaan hingga persoalan sosial dengan masyarakat sekitar.

Selain itu, akses menuju lokasi sekolah yang melintasi lahan milik pihak lain masih memerlukan koordinasi lintas instansi, termasuk dengan Pemerintah Kota Bekasi dan Dinas Bina Marga.

“SMA Negeri 20 Kota Bekasi sejak berdiri pada 2016 hingga kini masih menempati lokasi sewa dan menerapkan sistem pembelajaran bergantian. Kondisi ini tentu berdampak pada kenyamanan dan efektivitas kegiatan belajar mengajar, apalagi jumlah siswa mencapai sekitar 700 hingga 750 orang, sementara daya tampung gedung baru saat ini hanya tersedia 11 ruang kelas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Komisi III DPRD Jabar Dorong bank bjb Padalarang Segera Tempati Gedung Baru Demi Kenyamanan Nasabah

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat lainnya, Irpan Haeroni, menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas pekerjaan agar penyelesaian pembangunan tidak dilakukan secara tergesa-gesa dan mengorbankan mutu bangunan.

“Kami berharap pembangunan ini bisa segera selesai tanpa kendala, namun tetap mengedepankan kualitas sesuai ketentuan. Jangan sampai dikejar waktu tapi kualitasnya menurun,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 20 Kota Bekasi, Sri Suwarsih, menyampaikan bahwa keberlanjutan pembangunan gedung sekolah sangat dinantikan oleh seluruh warga sekolah. Ia berharap pembangunan tahap lanjutan dapat kembali dianggarkan pada tahun 2026 agar kapasitas ruang kelas dapat ditambah.

“Kami berharap daya tampung sekolah bisa mencukupi kebutuhan masyarakat sekitar. Jika semua ruang kelas terpenuhi, kegiatan belajar mengajar bisa dilakukan dalam satu shift, sehingga kenyamanan, semangat belajar, dan prestasi siswa dapat meningkat,” tutup Sri Suwarsih.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar Komisi V DPRD Jawa Barat pembangunan RKB ruang kelas baru SMA Negeri 20 Kota Bekasi Unit Sekolah Baru USB SMA 20 Bekasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.