Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

GEGER! Pedagang Buah Keliling Jatinangor Bikin Komunitas Lari Nasional Syok, dr. Tirta Sampai Angkat Topi!

Rabu, 10 Juni 2026 09:58 WIB

Ada Peluang Long Weekend! Intip Daftar Tanggal Merah dan Jadwal Libur Sekolah Juni 2026

Rabu, 10 Juni 2026 09:44 WIB
Ole Romeny

Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Sikat Mozambik, Poin Bertambah Tapi Posisi Tertahan?

Rabu, 10 Juni 2026 09:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • GEGER! Pedagang Buah Keliling Jatinangor Bikin Komunitas Lari Nasional Syok, dr. Tirta Sampai Angkat Topi!
  • Ada Peluang Long Weekend! Intip Daftar Tanggal Merah dan Jadwal Libur Sekolah Juni 2026
  • Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Sikat Mozambik, Poin Bertambah Tapi Posisi Tertahan?
  • Robi Darwis hingga Sergio Castel Dirumorkan Pergi, Persib Belum Umumkan Rekrutan
  • Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Menang Tipis, Ranking FIFA Berpeluang Naik Lagi
  • Pertamax Naik Telak Hampir Rp4.000 Per Liter! Cek Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Hari Ini
  • Menang Lagi! Segini Tambahan Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Usai Jinakkan Mozambik
  • STY Bocorkan Mariano Peralta Sudah Dikontrak Persija, Bek Persib Ikut Disinggung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 10 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jelang Wukuf di Arafah, 600 Jamaah Haji Jabar Telantar di Makkah Akibat Ulah Syarikah

By Aga GustianaKamis, 5 Juni 2025 11:53 WIB3 Mins Read
Ratusan Jamaah Haji asal Jabar telantar di Misfalah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekitar 600 jamaah haji asal Jawa Barat tertahan di kawasan Misfalah, Makkah, padahal waktu wukuf di Arafah sudah semakin dekat. Mereka seharusnya telah tiba di Padang Arafah untuk menjalankan puncak ibadah haji pada hari Arafah, Kamis (5/6/2025).

Namun, ketidakkonsistenan pihak syarikah (penyedia layanan haji) dalam memenuhi kewajibannya membuat keberangkatan tertunda.

Menurut Ketua Angkatan Petugas Haji Daerah (PHD) Jawa Barat, H. Lutfi Hermawansyah, hingga pukul 06.15 waktu setempat, ratusan jamaah masih berada di hotel mereka dan belum diberangkatkan. Jumlah tersebut terdiri dari 137 jamaah dari Kloter JKS 6 asal Sukabumi dan lebih dari 400 jamaah dari Kloter JKS 11 asal Bekasi.

“Seharusnya mereka sudah berada di Arafah karena ini adalah Hari Arafah. Tapi kenyataannya mereka masih tertahan di Misfalah karena syarikah tidak menjalankan komitmennya,” ungkap H. Lutfi.

Baca Juga:  Kurangnya Edukasi Sebabkan Warga Jabar Paling Banyak Terlilit Utang Pinjol

Ia menjelaskan bahwa awal mula masalah ini berasal dari sikap egosentris sebagian syarikah. Sejak kedatangan jamaah di Makkah, beberapa syarikah hanya mau melayani jamaah yang masuk dalam kelompok mereka saja, tanpa memperhatikan distribusi atau persebaran jamaah yang telah ditempatkan di berbagai hotel.

Padahal, Kementerian Agama RI dan Badan Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) sebelumnya telah menyusun skema untuk mengantisipasi potensi kepadatan menjelang keberangkatan ke Arafah.

Salah satunya adalah dengan kesepakatan bahwa setiap syarikah wajib menjemput jamaah dari hotel-hotel tertentu, tanpa memandang syarikah asal jamaah tersebut, dan mengantarkannya ke tenda masing-masing di Arafah.

Sebagai contoh, syarikah RHL 250 yang menerbitkan 3.900 visa, diberi tanggung jawab untuk menarik jamaah dari empat hotel dengan jumlah sesuai, dan menampung mereka di tenda RHL 250. Namun, dalam praktiknya, ada syarikah seperti RHL 252 yang tidak mematuhi skema ini.

Baca Juga:  Sekda Jabar Apresiasi Kontribusi Mitra CSR Dorong Kesejahteraan Masyarakat

“Syarikah RHL 252 seharusnya menarik 900 jamaah dari Hotel Royal di sektor 9, tapi hanya mengangkut kurang dari 300 orang. Lebih parah lagi, mereka tidak mau menerima jamaah yang sudah diangkut untuk masuk ke tendanya di Arafah,” jelas H. Lutfi.

Akibatnya, sejumlah jamaah Indonesia telantar tanpa kejelasan. Beruntung, semangat gotong royong antarjamaah sangat kuat. Jamaah yang sudah lebih dulu tiba di Arafah saling membantu dengan menyediakan ruang, menggeser tempat tidur, dan berbagi makanan kepada saudara sesama jamaah yang belum memiliki tempat.

Namun, krisis transportasi belum juga usai. Masih ada sekitar 600 jamaah yang belum diangkut ke Arafah tanpa alasan yang jelas. Mereka sebelumnya dijanjikan akan diberangkatkan sebelum waktu Subuh, namun hingga waktu wukuf semakin dekat, kepastian keberangkatan belum juga didapat.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Raih Peringkat Terbaik Pertama Nasional soal Indeks SPBE

Melihat kondisi ini, Kementerian Agama RI akhirnya mengambil langkah cepat. Kepala Bidang Haji Provinsi Jawa Barat turun langsung ke lokasi dan memimpin upaya penjemputan jamaah dengan menyediakan 13 bus tambahan untuk mengangkut jamaah yang tertahan di Misfalah.

“Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia, agar para jamaah—khususnya dari Jawa Barat—dapat segera diberangkatkan ke Arafah untuk menjalankan ibadah wukuf dengan tenang,” kata H. Lutfi yang juga menjabat Sekretaris PW Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jabar itu.

Situasi ini menjadi cerminan pentingnya sinergi dan komitmen semua pihak dalam penyelenggaraan ibadah haji, terutama saat puncak-puncak ibadah seperti wukuf di Arafah. Pemerintah Indonesia diharapkan dapat mengevaluasi ulang kerja sama dengan syarikah yang dianggap lalai, demi memastikan kenyamanan dan kelancaran ibadah jamaah di masa mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jamaah haji jawa barat misfalah Syarikah wukuf di arafah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!

Gelombang Protes SPMB Sekolah Maung Jabar 2026, Pengamat: Akibat Perencanaan Tergesa-gesa

Dedi Tantang Penyebar Isu Jual Beli Kursi SPMB: Sebutkan Nama dan Laporkan!

Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Tidak Panik Hadapi SPMB, Masalah Pemetaan Masih Bisa Diperbaiki

Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Peternak Lewat Bimtek Ternak Domba di Cirebon

Siasat Dadang Supriatna Atasi Banjir & Sampah: Dari Danau Retensi Hingga ASN Wajib Bawa Tumbler!

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Jangan Asal Klik! Link Video Cut Salwa Viral Berpotensi Jadi Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.