Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persija vs Persib Diprediksi Hujan Gol, Maung Bandung Diunggulkan Menang Tipis

Sabtu, 12 September 2026 12:27 WIB

Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!

Sabtu, 12 September 2026 09:29 WIB
Game Free Fire

Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong

Sabtu, 12 September 2026 07:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persija vs Persib Diprediksi Hujan Gol, Maung Bandung Diunggulkan Menang Tipis
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
  • Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jeritan Hati Ibu di Cimahi: Balita 3 Tahun Terus Pendarahan, Adukan Ulah Bejat Pelaku ke Dedi Mulyadi

By Aga GustianaSelasa, 14 April 2026 19:43 WIB2 Mins Read
Ibu di Cimahi lapor ke Dedi Mulyadi anaknya jadi korban pelecehan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah laporan menyayat hati sampai ke telinga Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM). Seorang ibu asal Cimahi tak kuasa menahan air mata saat menceritakan nasib tragis putri kecilnya yang baru menginjak usia 3 tahun, yang diduga menjadi korban tindakan asusila oleh seorang pria berinisial W.

Sambil terisak, ibu tersebut mengungkapkan bahwa sang buah hati terus-menerus mengeluhkan rasa sakit yang luar biasa pada bagian sensitifnya.

“Pak Dedi abdi gaduh murangkalih usia 3 taun, ieu kanyerian wae akibat kalakuan si baji* eta nu ngarana Wahyudin orang Cihanjuang,” ucap ibu tersebut dengan nada penuh amarah dan kesedihan.

Ikhtiar Medis yang Belum Membuahkan Hasil

Ibu korban mengaku sudah mengupayakan segala cara agar putrinya bisa pulih. Namun, hingga saat ini kondisi sang anak masih sangat memprihatinkan. Ia menceritakan bagaimana perjuangannya membawa sang putri ke fasilitas kesehatan, namun pendarahan yang dialami korban tak kunjung berhenti.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Minta Polri Terus Berbenah, Jangan Cepat Puas dengan Tingkat Kepuasan Publik

“Abi geus ikhtiar kaditu kadieu Pak Dedi, budak kanyerian wae ieu, geus ka rumah sakit enggeus abi teh, teu eren-eren ieu ngadarah,” ungkapnya lirih.

Karena pelaku masih bebas berkeliaran, ia akhirnya menaruh harapan terakhirnya kepada Kang Dedi Mulyadi untuk membantu mencari keadilan dan memastikan pelaku segera diringkus.

Respon Cepat dan Langkah Tegas KDM

Mendengar aduan yang begitu memilukan, Kang Dedi Mulyadi langsung bergerak cepat. Melalui unggahan di media sosialnya, KDM menegaskan bahwa dirinya sangat terpukul dengan kejadian yang menimpa balita malang tersebut.

Baca Juga:  Fraksi PDIP Desak Dedi Mulyadi Klarifikasi, Ancam Tak Mau Terlibat Apapun!

“Saya pasti memahami, mengalami trauma psikologi yang dialami oleh anak perempuannya, masih di bawah umur, diduga mungkin dilakukan oleh seseorang, melakukan upaya paksa pencabulan atau pelecehan,” tegas KDM melalui akun Instagram resminya.

Tidak hanya memberikan dukungan moril, KDM langsung menginstruksikan tim Provinsi Jawa Barat, termasuk Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) serta tim hukum, untuk mendampingi keluarga korban.

“Dan selanjutnya tim Provinsi Jawa Barat segera hari ini didampingi oleh pengacara, Kepala Dinas Perlindungan Ibu dan Anak akan datang ke rumah ibu untuk segera membawa ibu untuk lapor ke Polres,” lanjutnya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Siap Hadapi Gugatan, Klaim Kebijakan Rombel Sudah Teruji

KDM berkomitmen bahwa kasus ini tidak akan berhenti di laporan kepolisian saja. Ia memastikan korban akan mendapatkan pemulihan trauma secara mendalam dengan bantuan ahli.

“Selanjutnya kami akan melakukan pengawalan, pendampingan, termasuk memberikan terapi psikologi pada anak ibu yang pasti mengalami trauma,” pungkas KDM.

Kini, publik menunggu langkah nyata kepolisian untuk segera mengamankan terduga pelaku agar kasus serupa tidak kembali terulang dan keadilan bagi bocah 3 tahun tersebut dapat segera ditegakkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi KDM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.