Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Panduan Lengkap SPMB Kota Bandung 2026: Aturan Baru, Jalur, dan Jadwal Penting yang Wajib Diketahui Orang Tua

Rabu, 13 Mei 2026 15:30 WIB

Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?

Rabu, 13 Mei 2026 15:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar
  • Panduan Lengkap SPMB Kota Bandung 2026: Aturan Baru, Jalur, dan Jadwal Penting yang Wajib Diketahui Orang Tua
  • Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?
  • Nyaris Dibakar Hidup-Hidup! Polisi Gagalkan Penyekapan 3 Anak di Bandung
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Duka di Karawang dan Teror di Bandara: Persib Buka Suara Soal Rentetan Insiden Usai Kontra Persija
  • Viral Dugaan Intimidasi Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR 2026 di Kalbar, Muncul Ancaman Somasi!
  • Krisis Energi Global Mengancam, Masyarakat Diminta Hemat BBM: Saatnya Ubah Gaya Hidup!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Terbuka Terhadap Kritik: Sahabat yang Baik adalah yang Mengingatkan

By Aga GustianaMinggu, 13 April 2025 18:47 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Iqbal Muzaffar/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menunjukkan sikap kedewasaan dalam berdemokrasi. Di tengah berbagai sorotan dan kritik yang menghampirinya selama menjabat, ia justru menanggapinya dengan hati terbuka. Dedi bahkan menyebut kritik sebagai bagian tak terpisahkan dari dinamika demokrasi yang sehat dan wujud kepedulian warga.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Minggu (13/4/2025), Dedi menyampaikan pandangannya yang bijak terhadap berbagai masukan yang diterimanya. Ia mengungkapkan bahwa setiap kritik, sekecil apapun, dihargainya sebagai bentuk perhatian dan bahkan kasih sayang dari masyarakat Jawa Barat.

“Banyak yang secara terbuka menyampaikan autokritik, dan saya menerimanya dengan baik. Sahabat yang baik adalah sahabat yang mengingatkan,” tulis Dedi dalam unggahannya.

Tak hanya itu, mantan Bupati Purwakarta ini juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Jawa Barat atas potensi kegaduhan atau ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat kebijakan-kebijakan yang telah ia implementasikan selama masa kepemimpinannya.

Baca Juga:  Gembar-gembor Pajak Tapi Mobil Mewah Nunggak, Dedi Mulyadi Dikritik Publik

Kendati demikian, Dedi juga menyoroti bahwa tak sedikit masyarakat yang merasa puas dengan kinerja pemerintahannya. Ia melihat bahwa baik para pendukung setia maupun para pengkritik vokal memiliki satu tujuan yang sama, yaitu melihat Jawa Barat menjadi provinsi yang lebih maju dan sejahtera.

“Kritik adalah hak semua orang, apalagi sekarang kita hidup di era digital dan media sosial. Setiap tindakan pejabat publik bisa langsung terlihat oleh masyarakat,” jelasnya, menyadari betul transparansi era modern.

Baca Juga:  UMP Jabar Naik, Biaya Hidup Berlari: Mampukah 2026 Jadi Tahun Keberpihakan Ekonomi?

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa tolok ukur utama dalam setiap keputusan yang diambilnya adalah manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Jawa Barat. Baginya, kepentingan rakyat adalah prioritas tertinggi.

“Selama kebijakan itu membawa kebaikan dan manfaat, saya siap menerima masukan, kritik, maupun pujian dengan cara yang proporsional,” tambahnya, menunjukkan keterbukaan untuk terus belajar dan berbenah.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Jawab Gugatan Program PAPS: Negara Harus Hadir Melayani Pendidikan

Sikap Dedi Mulyadi yang responsif dan tidak defensif terhadap kritik ini menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Langkah ini dipandang sebagai wujud kepemimpinan yang inklusif, mendengarkan aspirasi rakyat, dan terbuka terhadap perbaikan demi mewujudkan Jawa Barat yang lebih baik di masa depan.

Keterbukaan Dedi terhadap ‘kasih sayang’ berupa kritik ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi para pemimpin lainnya dalam membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi gubernur jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?

Nyaris Dibakar Hidup-Hidup! Polisi Gagalkan Penyekapan 3 Anak di Bandung

Viral Dugaan Intimidasi Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR 2026 di Kalbar, Muncul Ancaman Somasi!

Ilustrasi isi BBM

Krisis Energi Global Mengancam, Masyarakat Diminta Hemat BBM: Saatnya Ubah Gaya Hidup!

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal, Ini Jadwal Lengkapnya

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.