bukamata.id – Laga panas akan tersaji pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 saat Paraguay menghadapi Jerman di Stadion Boston, Selasa (30 Juni 2026) pukul 03.00 WIB.
Meski berstatus nonunggulan, Paraguay datang dengan kepercayaan diri tinggi untuk menantang empat kali juara dunia Jerman dalam laga sistem gugur yang diprediksi berlangsung ketat.
Gustavo Alfaro: Paraguay Tidak Takut Hadapi Jerman
Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, menegaskan bahwa timnya tidak memiliki rasa takut meski harus berhadapan dengan salah satu raksasa sepak bola dunia.
Menurutnya, Paraguay sudah terbiasa menghadapi lawan-lawan berat sejak babak kualifikasi zona Conmebol.
“Kami sudah menghadapi Argentina, kami sudah menghadapi Brasil, tim-tim yang memiliki level yang sama atau bahkan mungkin lebih besar daripada Jerman,” ujar Alfaro dikutip dari Reuters.
Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Paraguay dalam menghadapi tekanan di babak gugur.
Modal Kepercayaan Diri Usai Kalahkan Brasil dan Argentina
Paraguay datang ke Piala Dunia 2026 dengan catatan mengejutkan di kualifikasi. Mereka berhasil menumbangkan dua raksasa Amerika Selatan:
- Brasil 1-0 lewat gol Diego Gomez
- Argentina 2-1 melalui gol Antonio Sanabria dan Omar Alderete
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Paraguay mampu bersaing dengan tim-tim elite dunia, meski tidak diunggulkan.
Kapten Paraguay Sebut Pengalaman Jadi Kunci
Kapten Paraguay, Gustavo Gomez, juga menegaskan bahwa pengalaman menghadapi tim kuat di kualifikasi menjadi bekal penting.
Menurutnya, laga-laga berat melawan Brasil, Argentina, Uruguay, hingga Kolombia membuat Paraguay terbiasa bermain di bawah tekanan.
“Kami mampu melewati situasi itu dan tetap kompetitif,” ujar Gomez.
Taktik Paraguay: Bertahan Disiplin dan Serangan Balik Cepat
Dalam laga melawan Jerman, Paraguay diperkirakan akan mengandalkan:
- Pertahanan rapat dan organisasi lini belakang yang solid
- Serangan balik cepat melalui Miguel Almiron dan Julio Enciso
- Kekuatan duel udara dan set piece
Kembalinya Almiron setelah absen menjadi tambahan kekuatan penting bagi La Albirroja.
Di lini belakang, Omar Alderete akan kembali menjadi pilar utama bersama Gustavo Gomez, Juan Caceres, dan Junior Alonso.
Statistik Alderete Jadi Sorotan
Bek yang kini bermain di Sunderland itu tampil konsisten sepanjang turnamen.
Berdasarkan data Fotmob, Alderete mencatat:
- 3 intersep
- 27 sapuan
- 3 tembakan diblok
- 0 kartu kuning dalam 264 menit bermain
Performa tersebut akan menjadi modal penting saat menghadapi lini serang Jerman yang dihuni pemain seperti Kai Havertz, Jamal Musiala, Florian Wirtz, dan Leroy Sane.
Paraguay Bangkit dari Perjalanan Berat
Paraguay kembali tampil di Piala Dunia setelah terakhir kali absen pada edisi 2010. Saat itu, mereka berhasil mencapai perempat final sebelum disingkirkan Spanyol yang kemudian menjadi juara dunia.
Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 pun tidak mudah. Paraguay sempat terseok di awal kualifikasi sebelum federasi menunjuk Gustavo Alfaro pada Agustus 2024.
Sejak saat itu, performa Paraguay meningkat signifikan hingga berhasil mengalahkan Brasil dan Argentina.
Lolos Dramatis ke Babak Gugur
Di fase grup Piala Dunia 2026, Paraguay juga mengalami naik turun performa:
- Kalah 1-4 dari Amerika Serikat
- Menang 1-0 atas Turki (meski bermain dengan 10 pemain)
- Imbang 0-0 melawan Australia
Hasil tersebut memastikan Paraguay lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik menuju babak 32 besar.
Duel Berat Menanti Paraguay
Pertemuan Paraguay vs Jerman di Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di babak 32 besar.
Meski tidak diunggulkan, Paraguay datang dengan modal mental kuat, pengalaman menghadapi tim besar, serta organisasi pertahanan yang disiplin.
Sementara Jerman tetap menjadi favorit, Paraguay berpotensi menghadirkan kejutan jika mampu menjaga konsistensi permainan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News






