Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Baliho Tua Mendadak Roboh di Buahbatu! Bengkel Hancur, Warga Sempat Terjepit

Senin, 28 September 2026 17:28 WIB

Kapan Debut Bersama Persib Bandung? Ini Pengakuan Jujur Sandy Walsh Usai Pulih dari Cedera

Senin, 28 September 2026 17:20 WIB

Marc Klok Bawa Mental Juara Persib ke Shopee Cup: Datang untuk Menang!

Senin, 28 September 2026 17:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Baliho Tua Mendadak Roboh di Buahbatu! Bengkel Hancur, Warga Sempat Terjepit
  • Kapan Debut Bersama Persib Bandung? Ini Pengakuan Jujur Sandy Walsh Usai Pulih dari Cedera
  • Marc Klok Bawa Mental Juara Persib ke Shopee Cup: Datang untuk Menang!
  • Geger! 2 Pemuda Ditemukan Tewas di Kontrakan Lembang, 1 Orang Kritis
  • Resmi! Jadwal Persib vs Garudayaksa FC Dimajukan, Ini Tanggal dan Jam Terbarunya
  • Indonesia VS Malaysia Malam Ini! Cek Prediksi Starting XI Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Sadis! Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu Pakai Stunt Gun dan Pisau Dapur, Diduga Dendam Masalah Rumah
  • Ngeri! Pajero Hilang Kendali di Tol Pasteur, Tabrak Kijang dan Gran Max hingga Ringsek
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 28 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jokowi Jelaskan Makna ‘Ditinggal Ramai-Ramai’ saat Pidato di Kongres NasDem

By Putra JuangKamis, 29 Agustus 2024 21:00 WIB2 Mins Read
Presiden Joko Widodo. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai pihak-pihak yang meninggalkannya ramai-ramai.

Klarifikasi itu disampaikan Presiden Jokowi usai meresmikan Bendungan Leuwikeris yang berada di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (29/8/2024).

“Gini, jadi datang rame-rame, ya kan? Perginya juga rame-rame,” ucap Jokowi.

Wartawan kemudian bertanya tentang makna ‘ditinggal dan sendiri’. Jokowi menjelaskan, bahwa maksud pernyataannya tersebut adalah kegotong-royongan seluruh masyarakat itu sangat diperlukan.

“Enggak, yang saya maksud bahwa kegotong-royongan seluruh masyarakat itu sangat diperlukan. Jangan kalau pas ada senang rame-rame, tapi begitu ada banyak masalah, tidak rame-rame lagi,” katanya.

Baca Juga:  Jokowi Pastikan Tetap Kunjungi Daerah Meski Berkantor di IKN

“Semuanya mestinya gotong-royong, diselesaikan bersama-sama, dicarikan solusinya bersama-sama,” tandasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Jokowi menyinggung dinamika politik yang sering terjadi menjelang akhir masa jabatan seseorang. Dia menyebut, biasanya banyak pihak meninggalkan ketika jabatan seseorang akan berakhir.

“Biasanya datang itu ramai-ramai, terakhir begitu mau pergi ditinggal ramai-ramai,” ucap Jokowi saat menghadiri Kongres III Partai Nasdem di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2024).

Baca Juga:  Naikkan Tunjangan Insentif KPU Sebesar 50 Persen, Jokowi: Saya Tahu Capeknya

Meski begitu, Jokowi meyakini bahwa sikap tersebut tidak berlaku untuk Surya Paloh dan Partai Nasdem.

“Tapi saya yakin itu tidak dengan Bapak Surya Paloh tidak dengan Bang Surya dan tidak juga dengan Nasdem,” ujarnya.

Jokowi juga mengatakan, dirinya memiliki sejarah dan cerita panjang bersama Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.

“Dimulai 2014, saya ingat betul Nasdem saat itu adalah partai pertama yang mendeklarasikan saya dalam pencalonan sebagai Presiden,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jokowi Jajal Kereta Api Cepat Jakarta Bandung, Menteri dan Artis Ibu Kota Ikut Naik

Kemudian pada 2019, lanjut Jokowi, Nasdem juga kembali mencalonkan saya dengan dukungan tanpa mahar.

“Politik tanpa mahar itu yang saya kira sangat bagus untuk pendidikan perpolitikan di negara kita Indonesia,” katanya.

“Terima kasih, Bang Surya, Pak Surya Paloh terima kasih dan terima kasih juga saya ucapkan untuk Partai Nasdem. Karena 2014, 2019 mulai pencalonan, setelah terpilih dan dalam menjalankan pemerintahan dalam 10 tahun ini saya sangat merasa didukung penuh oleh Partai Nasdem,” sambungnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jokowi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Baliho Tua Mendadak Roboh di Buahbatu! Bengkel Hancur, Warga Sempat Terjepit

Geger! 2 Pemuda Ditemukan Tewas di Kontrakan Lembang, 1 Orang Kritis

PENUSUKAN

Sadis! Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu Pakai Stunt Gun dan Pisau Dapur, Diduga Dendam Masalah Rumah

Ngeri! Pajero Hilang Kendali di Tol Pasteur, Tabrak Kijang dan Gran Max hingga Ringsek

Sungai Cijanggel Meluap, Rumah Warga di Cisarua KBB Hancur Lebur Disapu Banjir Bandang

Awas Gas Beracun! Fenomena Blue Fire Kembali Teror Gunung Papandayan, Jalur Pendakian Resmi Dibatasi

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.