bukamata.id – Persib Bandung berhasil meraih gelar juara Dewata Challenge Series 2026 setelah mengalahkan Bali United dengan skor 3-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (18/8/2026).
Kemenangan tersebut menjadi modal positif bagi Maung Bandung menjelang bergulirnya kompetisi resmi musim 2026/2027. Namun, keberhasilan Persib justru memunculkan catatan dari pengamat sepak bola nasional, Bung Binder.
Ia mengingatkan pelatih Persib, Igor Tolic, agar tidak terlena dengan kedalaman skuad yang dimiliki Maung Bandung. Menurutnya, banyaknya pemain berkualitas memang menjadi keuntungan, tetapi harus segera diikuti dengan penentuan kerangka utama tim.
Persib tampil sebagai juara setelah meraih kemenangan atas Sabah FC dan Bali United dalam turnamen trofeo tersebut. Pada laga menghadapi Bali United, Igor Tolic melakukan rotasi besar dengan memberikan menit bermain kepada sejumlah pemain yang tidak selalu menjadi pilihan utama.
Fitrah Maulana dipercaya mengawal gawang Persib, sementara Ragnar Oratmangoen menjalani debutnya bersama Maung Bandung.
Meski menurunkan banyak pemain pelapis, Persib tetap mampu memberikan perlawanan dan mengimbangi permainan Bali United hingga akhirnya menang dengan skor 3-2.
Bung Binder Soroti Kedalaman Skuad Persib
Performa pemain pelapis Persib menjadi perhatian Bung Binder. Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa Maung Bandung memiliki kedalaman skuad yang cukup mumpuni.
Menurut Bung Binder, rotasi besar yang dilakukan Igor Tolic masih wajar karena Persib sedang berada dalam fase pramusim. Pelatih memiliki kesempatan untuk memberikan menit bermain sekaligus mengevaluasi kemampuan seluruh pemain.
“Rotasinya besar-besaran yang dilakukan oleh Igor Tolic di starting line up, dan memang itu sah-sah saja di fase pramusim untuk memberikan menit bermain kepada hampir semua pemain yang gabung di skuad Persib untuk berjuang nanti di musim depan di empat kompetisi yang berbeda,” ujar Bung Binder, dikutip dari kanal YouTube-nya.
Ia bahkan menilai kemampuan pemain pelapis Persib cukup mengejutkan. Pasalnya, meski tidak menurunkan komposisi terbaik, Maung Bandung mampu mengimbangi Bali United yang dinilai tampil dengan kekuatan lebih lengkap.
“Tapi teman-teman perhatikan nggak sih, walaupun line up semalam itu mungkin adalah lapis keempat atau lima dari Persib Bandung, tapi mereka bisa mengimbangi juga lho permainan dari Bali United yang menurut hemat saya itu sudah full team,” tuturnya.
Igor Tolic Diminta Segera Tentukan Kerangka Utama
Di balik pujian terhadap kedalaman skuad Persib, Bung Binder memberikan pekerjaan rumah bagi Igor Tolic.
Menurutnya, banyaknya pemain berkualitas tidak boleh membuat pelatih terus melakukan rotasi ketika kompetisi resmi sudah dimulai. Igor Tolic harus memanfaatkan fase pramusim untuk menentukan komposisi terbaik Maung Bandung.
“Saya pikir cukup baik juga permainan dari tim lapis keempat atau lima, atau mungkin keenam dari Persib Bandung,” kata Bung Binder.
Ia menilai kedalaman skuad menjadi keuntungan tersendiri bagi Persib, terutama karena Maung Bandung akan menjalani jadwal kompetisi yang padat.
Namun, ketika pertandingan resmi dimulai, pelatih harus sudah memiliki gambaran yang jelas mengenai pemain inti dan komposisi utama tim.
“Poin saya bahwa memang Persib memang punya skuad yang gemuk, perlu dimanfaatkan oleh sang pelatih di fase pramusim,” ujar Bung Binder.
“Nanti ketika kompetisi sebenarnya, dia sudah harus mendapatkan kerangka inti dari tim ini yang akan bermain di kompetisi Super League, Asian Championship, ACL 2 dan I. League Cup,” sambungnya.
Persib Hadapi Jadwal Padat Musim 2026/2027
Catatan Bung Binder menjadi penting mengingat Persib Bandung akan menghadapi agenda kompetisi yang cukup padat pada musim 2026/2027.
Setelah menjuarai Dewata Challenge Series 2026, Persib dijadwalkan menghadapi Manila Digger pada playoff AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 pada 31 Agustus 2026.
Dengan jadwal yang padat, kedalaman skuad tentu menjadi aset penting bagi Maung Bandung. Pemain pelapis dapat menjadi solusi ketika tim harus menjalani pertandingan dalam waktu berdekatan.
Meski demikian, Igor Tolic tetap dituntut menemukan komposisi terbaik. Pemain yang tampil impresif selama pramusim akan bersaing untuk mendapatkan tempat dalam kerangka utama Persib.
Gelar Dewata Challenge Series 2026 pun bukan sekadar trofi bagi Persib. Turnamen tersebut menjadi kesempatan penting bagi Igor Tolic untuk melihat kemampuan seluruh pemain sebelum menghadapi persaingan sesungguhnya pada musim 2026/2027.
Dengan kedalaman skuad yang menjadi salah satu kekuatan Maung Bandung, tantangan berikutnya bagi Igor Tolic adalah menyusun formula terbaik agar Persib mampu bersaing di berbagai kompetisi yang akan dihadapi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









