Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kabar Buruk! Persib Ditinggal 3 Sosok Kunci Sekaligus Jelang Duel Panas vs PSM Makassar

Selasa, 12 Mei 2026 21:20 WIB

Fenomena Video Viral “Guru Bahasa Inggris” di Media Sosial: Fakta atau Sekadar Konten Setingan?

Selasa, 12 Mei 2026 21:10 WIB

LINK FULL 6 MENIT DICARI! Video Guru vs Murid Viral Gegerkan Medsos

Selasa, 12 Mei 2026 20:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Buruk! Persib Ditinggal 3 Sosok Kunci Sekaligus Jelang Duel Panas vs PSM Makassar
  • Fenomena Video Viral “Guru Bahasa Inggris” di Media Sosial: Fakta atau Sekadar Konten Setingan?
  • LINK FULL 6 MENIT DICARI! Video Guru vs Murid Viral Gegerkan Medsos
  • Rumor Transfer Maxwell Souza: Benarkah Membelot ke Persib? Ini Jawaban Sang Striker!
  • DULU PAKAI TONGKAT, SEKARANG ANGKAT BEBAN! Kisah Ajaib Nenek 61 Tahun yang Bikin Netizen Melongo!
  • Polisi Ungkap Jaringan Anarko di Balik Ricuh May Day Bandung
  • Sinyal Transfer Tak Terduga Persib: Incar Kapten Persebaya Bernilai Rp6,95 Miliar
  • Link Full Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Bikin Heboh, Pakar Ungkap Modus Licik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus COVID-19 Meningkat di Asia, Warga Dimbau Tetap Waspada dan Jangan Panik

By Aga GustianaKamis, 5 Juni 2025 09:10 WIB2 Mins Read
Ilustrasi COVID-19. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menyusul lonjakan kasus COVID-19 di beberapa negara Asia dan terbitnya surat edaran dari Kementerian Kesehatan RI mengenai peningkatan kewaspadaan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk tetap tenang namun waspada.

Dalam pernyataannya di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (4 Juni 2025), Dedi menekankan pentingnya menjaga kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan.

“Kita harus mulai waspada dari sekarang, tapi tidak perlu panik. Masyarakat Jabar sudah cukup terlatih menghadapi situasi seperti ini,” ujar Dedi, mengingatkan pengalaman kolektif selama pandemi sebelumnya.

Hingga saat ini, belum ada kebijakan baru yang diberlakukan di Jawa Barat, termasuk kewajiban penggunaan masker. Namun, Dedi menegaskan bahwa pihaknya siap menyesuaikan langkah kebijakan sesuai arahan dari Kemenkes.

Baca Juga:  Menelisik Sejarah RSUD Al Ihsan dan Alasan Dedi Mulyadi Ubah Namanya Jadi Welas Asih

“Kita akan lihat perkembangan dan rekomendasi dari pusat seperti apa. Kalau nanti perlu pakai masker lagi, tentu akan kita tindak lanjuti,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jabar, Rochady Hendra, menyampaikan bahwa sejauh ini belum ditemukan kasus aktif COVID-19 di wilayah Jawa Barat. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa potensi penularan tetap ada, terutama dari kasus tanpa gejala berat.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Umumkan Hasil Tes DNA Pegi Setiawan Cianjur, Fix Bukan Anak Mantan Bupati

“Memang belum ada laporan kasus aktif, tapi kewaspadaan tetap perlu. Bisa saja ada yang terinfeksi tanpa gejala yang berat,” jelas Rochady.

Ia juga menegaskan kesiapan fasilitas layanan kesehatan di Jawa Barat. Rumah sakit di wilayah ini disebut telah memiliki standar pelayanan yang memadai, baik dari segi tenaga medis maupun ruang isolasi.

Baca Juga:  Indramayu Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak

“Pengalaman dari pandemi membuat sistem kami lebih siap. Ruang isolasi dan tenaga kesehatan sudah tersedia sesuai standar pelayanan rumah sakit,” katanya.

Dengan kesiapan tersebut, masyarakat diimbau tetap menjalankan pola hidup sehat dan mengikuti perkembangan informasi resmi, sambil menanti keputusan kebijakan dari otoritas kesehatan nasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Asia Covid-19 Dedi Mulyadi jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

DULU PAKAI TONGKAT, SEKARANG ANGKAT BEBAN! Kisah Ajaib Nenek 61 Tahun yang Bikin Netizen Melongo!

Polisi Ungkap Jaringan Anarko di Balik Ricuh May Day Bandung

Retak Pasca-Muktamar XIV Pemuda Persis: Suara Kekecewaan Kader Akar Rumput Mulai Mencuat

Bandung Jadi Pilot Project ‘Perintis Berdaya Connect’, Dongkrak UMKM Naik Kelas

Strategi Baru PPDB Bandung 2026: Wali Kota Farhan Tekankan Transparansi dan Sistem Digital

Bandung Siaga Kesehatan Mental: 12 Puskesmas Kini Dilengkapi Psikolog Klinis

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
  • Heboh! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Full Durasi Ramai Dicari Netizen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.