Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dicari Warganet! Link Video Viral ‘Hampir 10 Menit’ Karyawan HWI Jepara, Asli atau Hoaks?

Sabtu, 7 November 2026 02:00 WIB

Bocor di TikTok dan X, Isu Video Egar dan Fina Banyuwangi Akhirnya Terbongkar!

Sabtu, 7 November 2026 01:00 WIB
BSU cair

Resmi dari Kemnaker! BSU 2026 Rp900 Ribu Disalurkan Lewat Himbara dan Pos

Jumat, 6 November 2026 21:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dicari Warganet! Link Video Viral ‘Hampir 10 Menit’ Karyawan HWI Jepara, Asli atau Hoaks?
  • Bocor di TikTok dan X, Isu Video Egar dan Fina Banyuwangi Akhirnya Terbongkar!
  • Resmi dari Kemnaker! BSU 2026 Rp900 Ribu Disalurkan Lewat Himbara dan Pos
  • Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal
  • Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?
  • Jatuh Bangun Jerome Polin: Dulu Diangkat Raffi Ahmad, Kini Sindiran Hoaks Berujung Drama Panas!
  • Geger! Rekaman 4 Video Egar dan Fina Banyuwangi Dibocorkan, Ternyata Ini Isi Aslinya!
  • Gelar Aksi di DPRD Jabar, BEM Nusantara Bandung Soroti Pengawasan MBG hingga Kasus Karhutla
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Erwin Disetop, Kejari Bandung: Bisa Kami Buka Kembali Jika Ada Bukti Baru

By Mulki AlbarRabu, 3 Juni 2026 18:35 WIB2 Mins Read
Konferensi pers soal kasus tipikor yang menyeret nama Wakil Wali Kota Bandung, Erwin. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Keputusan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung untuk menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, bersama Rendiana Awangga, bukanlah akhir dari segalanya. Kejaksaan memberikan “catatan hukum” tegas yang memungkinkan kasus ini dibuka kembali jika ditemukan bukti baru yang krusial.

Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, Abun Hasbulloh Syambas, menegaskan bahwa langkah penghentian yang diambil ini dilakukan murni demi memberikan kepastian hukum setelah melalui proses evaluasi yang sangat panjang.

Mengunci “Pintu” dengan Catatan Hukum

Meskipun penyidikan dihentikan, pihak Kejaksaan tidak menutup rapat perkara ini secara permanen. Abun menyatakan bahwa di balik penghentian ini terdapat syarat mutlak yang memayungi jalannya proses hukum ke depan.

“Demi kepastian hukum, kami sepakat untuk perkara tersebut dihentikan, tetapi dengan catatan bahwa perkara ini jika di kemudian hari ada saksi ataupun alat bukti lain yang mendukung terhadap tindak pidana yang disangkakan tersebut, akan kami buka kembali,” ujar Abun saat konferensi pers di Gedung Kejari Bandung pada Rabu (3/6/2026).

Baca Juga:  Sosok Dekat Wali Kota Muhammad Farhan Jadi Tersangka Korupsi, Dinamika Politik Bandung Memanas

Catatan ini menjadi pesan penting bagi masyarakat sekaligus pengingat bahwa status penghentian perkara bisa berubah seketika apabila penyidik menemukan fakta baru yang mampu menutupi celah pembuktian yang selama ini belum ditemukan.

Dilema Bukti dan Risiko KUHAP Baru

Penghentian kasus ini bukan berarti perkara tersebut tidak memiliki bukti sama sekali. Namun, standar pembuktian yang semakin ketat dalam KUHP dan KUHAP baru memaksa penyidik untuk lebih berhati-hati. Fokus utama penyidikan yang gagal terpenuhi adalah pembuktian adanya aliran dana nyata yang diterima oleh tersangka.

Baca Juga:  Chat ‘Pendopo’ Buka Peran Wali Kota Bandung Farhan, Kuasa Hukum Erwin Pertanyakan Status Tersangka

“Fakta tersebut belum ditemukan oleh tim penyidik. Setelah kita kaji barang bukti yang ada sampai saat ini, dan kami telah beberapa kali melakukan ekspos internal hingga ke tingkat pimpinan, disimpulkan bahwa terhadap perkara ini belum terpenuhi unsur-unsur pasal dalam Undang-Undang Tipikor,” jelas Abun.

Kejaksaan memilih untuk mengambil langkah preventif dengan menghentikan penyidikan, daripada memaksakan kasus ke pengadilan dalam kondisi bukti yang belum sempurna, yang justru berisiko tinggi jika menilik regulasi baru yang membatasi upaya hukum banding atau kasasi bagi putusan bebas.

Baca Juga:  BREAKING NEWS! Wakil Wali Kota Bandung Erwin Dikabarkan Terjerat OTT Kejari

Akhir dari Proses Panjang

Keputusan ini diambil setelah tim penyidik Kejari Bandung bekerja maraton selama kurang lebih lima bulan, memeriksa 89 saksi, serta melibatkan 3 orang ahli. Dengan diterbitkannya kebijakan ini, untuk saat ini, status tersangka Erwin dan Rendiana Awangga dalam perkara tersebut secara resmi dikesampingkan.

Bagi publik, pernyataan Kejari Bandung ini memberikan gambaran bahwa penegakan hukum di era baru harus benar-benar berbasis pada bukti yang tak terbantahkan, bukan sekadar opini atau sangkaan semata.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Erwin Kejari Bandung Wakil Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal

Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?

Gelar Aksi di DPRD Jabar, BEM Nusantara Bandung Soroti Pengawasan MBG hingga Kasus Karhutla

Aksi Begal Todong Pistol di Cangkuang Bandung Viral, Pelaku Utama Ternyata Masih 17 Tahun

CPNS

Resmi! Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS 2026 Mulai November

Bukan Orang Sembarangan! Rahasia Gadis Bukittinggi Ini Disegani Para Syekh Besar Universitas Al-Azhar

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.