Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Debut di ACL Two, Kiper Muda Persib Fitrah Maulana Tampil Gemilang

Kamis, 29 Oktober 2026 13:55 WIB

Polrestabes Bandung Imbau Demonstran Tertib, 13 Orang Diamankan Terkait Insiden 20 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 12:57 WIB

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Kamis, 29 Oktober 2026 11:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Debut di ACL Two, Kiper Muda Persib Fitrah Maulana Tampil Gemilang
  • Polrestabes Bandung Imbau Demonstran Tertib, 13 Orang Diamankan Terkait Insiden 20 Oktober
  • Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana
  • Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan
  • Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia
  • Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin
  • Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Keracunan Massal Bayangi Program MBG, Prabowo Janji Selesaikan dengan Baik

By Aga GustianaMinggu, 28 September 2025 13:03 WIB2 Mins Read
program MBG
Ilustrasi, program makan bergizi gratis (MBG). (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan sehat kini menghadapi ujian berat. Rentetan kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah membuat Presiden Prabowo Subianto turun tangan segera setelah kembali dari lawatan luar negeri.

Setibanya di Tanah Air usai kunjungan ke empat negara selama sepekan, Prabowo menegaskan akan segera memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana untuk membahas langkah penanganan.

“Ini masalah (program) besar jadi pasti ada kekurangan di awal. Tapi, saya juga yakin bahwa kita akan selesaikan dengan baik ya,” kata Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025).

Prabowo menambahkan, meski berada di luar negeri, ia tetap mengikuti perkembangan kasus keracunan tersebut. Ia memastikan segera menggelar rapat koordinasi bersama pejabat terkait.

Baca Juga:  Terulang Lagi! SPPG Panyandaan KBB Disuspend Usai 14 Siswa Alami Keluhan

“Saya baru dari luar negeri tujuh hari, saya monitor ada perkembangan itu. Habis ini, saya langsung akan panggil Kepala BGN dengan beberapa pejabat kita akan diskusikan ya,” ujarnya.

Presiden kembali menegaskan tujuan utama MBG, yaitu membantu anak-anak yang selama ini sulit mengakses makanan sehat.

“Tujuan makan bergizi adalah untuk anak-anak kita yang sering sulit makan, mungkin kita-kita ini makan lumayan, mereka tuh makannya hanya nasi pakai garam, ini yang harus kita kasih,” kata Prabowo.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Anggaran Pendidikan Kita Besar, Tapi Masih Banyak Bocor

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasus keracunan massal ini juga mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, timnya telah turun langsung ke lapangan untuk mendalami penyebab insiden.

“Polri saat ini sedang melakukan pendalaman, turun ke lapangan untuk melaksanakan pendalaman satu per satu,” kata Listyo di Mabes Polri, Jumat (26/9/2025).

Meski begitu, Kapolri belum membeberkan detail temuan sementara. Ia memastikan hasil investigasi resmi akan diumumkan ke publik. “Tentunya secara resmi nanti akan kita informasikan,” ujarnya.

Jumlah Korban Terus Bertambah

Data terbaru dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat menunjukkan jumlah korban keracunan akibat program MBG terus meningkat. Hingga Kamis (25/9/2025) siang, total korban di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas telah mencapai 1.333 orang.

Baca Juga:  Berbalik! Salsa Erwina Diserang Netizen Gara-Gara Polemik 'Ibu Jilbab Pink'

Kasus pertama muncul di klaster SPPG Cipari pada Senin (22/9/2025) hingga Selasa (23/9/2025) dengan 393 korban. Tak lama kemudian, kasus serupa muncul di Cihampelas dengan 192 korban, yang sebagian besar adalah siswa SMKN 1 Cihampelas serta beberapa siswa dari MA, MTs, dan SD di wilayah tersebut.

Selain itu, 201 korban lainnya berasal dari klaster SPPG di Desa Neglasari, Citalem, dan Cijambu, Kecamatan Cipongkor.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat BGN keracunan MBG MBG Polri Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polrestabes Bandung Imbau Demonstran Tertib, 13 Orang Diamankan Terkait Insiden 20 Oktober

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.