Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

BURUAN KLAIM! Kode Redeem FF Terbaru 18 April 2026: Dapatkan Skin Weapon Eksklusif dan Diamond Gratis!

Jumat, 17 April 2026 22:22 WIB

Rafael Situmorang: Pembangunan Harus Jaga Nilai Budaya Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 22:16 WIB

Wajib Coba! 5 Kuliner Khas Subang yang Bakal Bikin Kamu Gagal Diet

Jumat, 17 April 2026 22:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BURUAN KLAIM! Kode Redeem FF Terbaru 18 April 2026: Dapatkan Skin Weapon Eksklusif dan Diamond Gratis!
  • Rafael Situmorang: Pembangunan Harus Jaga Nilai Budaya Masyarakat
  • Wajib Coba! 5 Kuliner Khas Subang yang Bakal Bikin Kamu Gagal Diet
  • Rafael Situmorang: Masalah Penegakan Hukum Bukan Soal Individu, Tapi Sistem
  • Eksplorasi Kuliner Bogor: Antara Tradisi Legendaris dan Tren Kafe Estetik
  • Menyesap Keheningan di “Swiss van Java”: Pesona Wisata Subang yang Tak Pernah Habis
  • Rafael Situmorang Soroti Kultur hingga Lemahnya Pengawasan dalam Reformasi Kepolisian
  • Bukan Soal Kontrak, Bojan Hodak Justru Soroti Masalah Ini di Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 17 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Keracunan Massal Bayangi Program MBG, Prabowo Janji Selesaikan dengan Baik

By Aga GustianaMinggu, 28 September 2025 13:03 WIB2 Mins Read
program MBG
Ilustrasi, program makan bergizi gratis (MBG). (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan sehat kini menghadapi ujian berat. Rentetan kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah membuat Presiden Prabowo Subianto turun tangan segera setelah kembali dari lawatan luar negeri.

Setibanya di Tanah Air usai kunjungan ke empat negara selama sepekan, Prabowo menegaskan akan segera memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana untuk membahas langkah penanganan.

“Ini masalah (program) besar jadi pasti ada kekurangan di awal. Tapi, saya juga yakin bahwa kita akan selesaikan dengan baik ya,” kata Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025).

Prabowo menambahkan, meski berada di luar negeri, ia tetap mengikuti perkembangan kasus keracunan tersebut. Ia memastikan segera menggelar rapat koordinasi bersama pejabat terkait.

Baca Juga:  Bertemu Sekjen PBB, Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia soal Energi Terbarukan

“Saya baru dari luar negeri tujuh hari, saya monitor ada perkembangan itu. Habis ini, saya langsung akan panggil Kepala BGN dengan beberapa pejabat kita akan diskusikan ya,” ujarnya.

Presiden kembali menegaskan tujuan utama MBG, yaitu membantu anak-anak yang selama ini sulit mengakses makanan sehat.

“Tujuan makan bergizi adalah untuk anak-anak kita yang sering sulit makan, mungkin kita-kita ini makan lumayan, mereka tuh makannya hanya nasi pakai garam, ini yang harus kita kasih,” kata Prabowo.

Baca Juga:  Viral! Wajah Tegang Bahlil Hingga Colek Paha Rosan saat Prabowo Bahas Tambang Ilegal

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasus keracunan massal ini juga mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, timnya telah turun langsung ke lapangan untuk mendalami penyebab insiden.

“Polri saat ini sedang melakukan pendalaman, turun ke lapangan untuk melaksanakan pendalaman satu per satu,” kata Listyo di Mabes Polri, Jumat (26/9/2025).

Meski begitu, Kapolri belum membeberkan detail temuan sementara. Ia memastikan hasil investigasi resmi akan diumumkan ke publik. “Tentunya secara resmi nanti akan kita informasikan,” ujarnya.

Jumlah Korban Terus Bertambah

Data terbaru dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat menunjukkan jumlah korban keracunan akibat program MBG terus meningkat. Hingga Kamis (25/9/2025) siang, total korban di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas telah mencapai 1.333 orang.

Baca Juga:  Kronologi 115 Siswa di KBB Keracunan Massal Usai Santap MBG

Kasus pertama muncul di klaster SPPG Cipari pada Senin (22/9/2025) hingga Selasa (23/9/2025) dengan 393 korban. Tak lama kemudian, kasus serupa muncul di Cihampelas dengan 192 korban, yang sebagian besar adalah siswa SMKN 1 Cihampelas serta beberapa siswa dari MA, MTs, dan SD di wilayah tersebut.

Selain itu, 201 korban lainnya berasal dari klaster SPPG di Desa Neglasari, Citalem, dan Cijambu, Kecamatan Cipongkor.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat BGN keracunan MBG Kesehatan Anak MBG Polri Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rafael Situmorang: Pembangunan Harus Jaga Nilai Budaya Masyarakat

Rafael Situmorang: Masalah Penegakan Hukum Bukan Soal Individu, Tapi Sistem

Rafael Situmorang Soroti Kultur hingga Lemahnya Pengawasan dalam Reformasi Kepolisian

Nisa Saleha Resmi Laporkan Oknum Perawat RSHS ke Polda Jabar

Tinjau Banjir Rancaekek dan Tanggul Jebol di Solokanjeruk, Cucun Ahmad Syamsurijal Dorong Kolaborasi Penanganan Bencana

Ilustrasi PNS.

3 ASN Bandung Ketahuan Langgar WFH, Sanksi Berat Menunggu?

Terpopuler
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.