Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kisah Renat Agzamov: Dulu Pukul Lawan di Ring, Sekarang Petinju Ini Buat Kue Seharga Istana Mewah!

Kamis, 30 Juli 2026 09:34 WIB

Persib Sudah Lolos Semifinal, Tapi Mariano Peralta Masih Disimpan? Ini Rencana Igor Tolic

Kamis, 30 Juli 2026 05:00 WIB

Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran

Kamis, 30 Juli 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kisah Renat Agzamov: Dulu Pukul Lawan di Ring, Sekarang Petinju Ini Buat Kue Seharga Istana Mewah!
  • Persib Sudah Lolos Semifinal, Tapi Mariano Peralta Masih Disimpan? Ini Rencana Igor Tolic
  • Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran
  • Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Korupsi Bank BJB, Lisa Mariana Diminta Serahkan Bukti Aliran Dana

By Aga GustianaSabtu, 23 Agustus 2025 16:46 WIB2 Mins Read
Lisa Mariana
Lisa Mariana. Foto: Instagram @lisamarianaaa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan akan kembali memanggil selebgram Lisa Mariana sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (Bank BJB). Informasi ini disampaikan oleh Kuasa Hukum Lisa, John Boy Nababan, usai menemani kliennya menjalani pemeriksaan pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Menurut John, pada pemeriksaan selanjutnya, KPK meminta Lisa Mariana untuk mengumpulkan bukti aliran dana dari mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Penyidik menilai dana tersebut diduga berasal dari praktik korupsi di Bank BJB dan kemudian disalurkan kembali ke beberapa pihak.

“[Aliran dana] kami kan nanti masih harus mengumpulkan bukti-bukti, makanya nanti kami menunggu panggilan selanjutnya untuk menyerahkan bukti-bukti di KPK. Masalah aliran dana atau teknis lainnya, saya rasa KPK yang lebih berhak berbicara,” ujar John kepada awak media, Jumat (22/08/2025).

Klarifikasi Lisa Mariana

Lisa mengakui menerima sejumlah dana dari Ridwan Kamil, namun ia mengklaim tidak mengetahui asal-usul uang tersebut, termasuk apakah terkait dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB.

“Ya kan buat anak saya. Benar [terima aliran dana]. Saya tidak bisa sebut nominal ya,” ungkap Lisa.

Lisa juga menekankan posisinya hanya sebagai saksi dalam kasus ini. Ia menjelaskan bahwa aliran dana yang diterimanya digunakan untuk kebutuhan pribadi, terutama untuk anaknya.

Hubungan dengan Ridwan Kamil

Nama Lisa Mariana mencuat karena diduga memiliki kedekatan dengan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Dalam sebuah konferensi pers, Lisa mengaku mengenal Ridwan Kamil sejak Mei 2021, sementara kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB terjadi pada periode 2021–2023.

Hingga saat ini, KPK belum memanggil Ridwan Kamil secara resmi. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan pihaknya masih memfokuskan pemeriksaan pada saksi lain serta menindaklanjuti penggeledahan dan penyitaan sejumlah barang bukti, termasuk alat elektronik dan kendaraan bermotor, salah satunya motor merk Royal Enfield.

Tersangka dalam Kasus Bank BJB

KPK telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini. Dua di antaranya adalah pejabat Bank BJB, yaitu:

  • Yuddy Renaldi, Direktur Utama Bank BJB periode 2019–2025, yang baru saja mengundurkan diri.
  • Widi Hartoto, mantan Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB.

Tiga tersangka lainnya berasal dari pihak swasta, yaitu:

  • Ikin Asikin Dulmanan (IAD), pemilik agensi Arteja Mulyatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri.
  • Suhendrik (S), pemilik agensi PSJ dan USPA.
  • R. Sophan Jaya Kusuma (RSJK), pemilik agensi CKMB dan CKSB.

Kasus ini menyorot dugaan kerugian negara hingga ratusan miliar rupiah akibat pengadaan iklan Bank BJB, sementara proses penyidikan terus berjalan di bawah pengawasan KPK.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bank bjb dugaan korupsi John Boy Nababan korupsi KPK Lisa mariana Pengadaan Iklan penyidikan ridwan kamil Saksi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.