Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini

Rabu, 4 November 2026 08:30 WIB

Dibikin Heran Satu Dunia! Selebrasi Paling Nyeleneh Veda Ega: Makan Belalang Goreng di Sepang!

Rabu, 4 November 2026 08:20 WIB

Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026

Rabu, 4 November 2026 07:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini
  • Dibikin Heran Satu Dunia! Selebrasi Paling Nyeleneh Veda Ega: Makan Belalang Goreng di Sepang!
  • Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026
  • Pincang Tanpa Duo Asing, Persib Tetap Ngotot Segel Tiket 16 Besar ACL 2
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Pelecehan Santri Terungkap, Warga Bakar Material Ponpes di Soreang

By SusanaMinggu, 18 Mei 2025 18:00 WIB2 Mins Read
Kasus pelecehan terungkap, sejumlah warga Kampung Gunung Aseupan, Desa Karamatmulya, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, melakukan aksi protes dengan membakar material di Pondok Pesantren Santri Sinatria pada Sabtu (17/5/2025). Foto: Instagram @infokabupatenbandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Viral di media sosial, sejumlah warga Kampung Gunung Aseupan, Desa Karamatmulya, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, melakukan aksi protes dengan mendatangi Pondok Pesantren Santri Sinatria pada Sabtu (17/5/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam aksi tersebut, warga sempat melakukan perusakan dan membakar sejumlah material bangunan milik pesantren.

Kapolsek Soreang, Kompol Oeng Hoeruman, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebutkan bahwa petugas kepolisian segera turun ke lokasi untuk meredam situasi dan mencegah aksi massa berkembang menjadi anarkis.

“Begitu mendapat informasi, kami langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan mengimbau warga agar tidak bertindak melampaui batas hukum,” ujar Kompol Oeng, dikutip dari Instagram @infokabupatenbandung, Minggu (18/5/2025).

Baca Juga:  Ditinggal Istri ke Timur Tengah, Ayah Durjana di Cianjur Tega Cabuli Anak Kandung

Menurutnya, yang dibakar warga hanyalah pagar bambu yang sudah rusak serta beberapa kayu bangunan. Aksi lebih lanjut berhasil dicegah sebelum bangunan utama ponpes turut menjadi sasaran.

“Kami pastikan tidak ada bagian bangunan utama yang dirusak. Petugas cepat meredam aksi agar tidak membahayakan penghuni pesantren, karena di dalam masih ada para pengurus dan santri,” ungkapnya.

Baca Juga:  Diskominfo Jabar Diseminasi Aplikasi Sapawarga

Kompol Oeng juga menambahkan bahwa pelaku utama yang menjadi pemicu kemarahan warga telah diamankan pihak berwajib. Hal ini diharapkan dapat meredakan ketegangan yang terjadi di lingkungan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, pimpinan Pondok Pesantren Pesantren Santri Sinatria di Soreang, Kabupaten Bandung, berinisial RR, dilaporkan telah mencabuli lebih dari lima santriwati yang berusia antara 14 hingga 19 tahun sejak tahun 2023.

Baca Juga:  Polisi Dalami Kasus Bentrokan Warga dan Oknum Ormas di Sukahaji

Dari informasi yang dihimpun, modus yang digunakan pelaku disebut sangat sistematis dan terencana.

RR diduga memanipulasi ajaran agama dengan memelintir kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir dalam ceramahnya, untuk membungkam pertanyaan atau keraguan dari para korban terhadap tindakan tidak senonoh yang dilakukan.

Aksi pencabulan disebut berlangsung berulang kali di beberapa lokasi, mulai dari kobong (asrama), rumah pribadi pelaku, hingga saung di lingkungan pesantren.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

pelecehan Pesantren Soreang warga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.