Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri No Sensor, Waspada Ancaman Malware Mengintai!

Jumat, 3 April 2026 01:00 WIB

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Kamis, 2 April 2026 21:44 WIB

Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga

Kamis, 2 April 2026 21:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri No Sensor, Waspada Ancaman Malware Mengintai!
  • Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya
  • Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung
  • Dulu Dihina, Kini Dicinta: Saat Seluruh Indonesia Merangkul Fauzan
  • Jelang Lawan Semen Padang, Thom Haye Ungkap Kekuatan Baru Persib
  • Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kembali Terjadi, Pengendara Trail Rusak Tanaman Endemik di Tahura Bandung

By Putri Mutia RahmanKamis, 22 Februari 2024 17:20 WIB2 Mins Read
Sekelompok pengendara motor trail diduga telah merusak tanaman endemik di kawasan hutan konservasi Taman Hutan Rakyat (Tahura) Bandung. (Instagram @TahuraDjuanda)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekelompok pengendara motor trail diduga telah merusak tanaman endemik di kawasan hutan konservasi Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ir H Djuanda Bandung.

Video kerusakan tanaman endemik tersebut  terungkap melalui sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @tahuradjuanda.official.

Dalam video tersebut, seorang pria menunjukkan kerusakan tanaman endemik di jalur motor trail. Ia menjelaskan bahwa kerusakan tersebut terjadi sepanjang satu kilometer dengan lebar dua meter.

“Ayo sobat Tahura mari kita jaga lingkungan agar keberadaan hutan dan keanekaragamannya kita lindungi untuk masa depan anak cucu kita. Salam konservasi!” kata pria dalam video tersebut.

Baca Juga:  Gak Masuk Akal! Karena Listrik Awet, Lansia di Nias Kena Sanksi Cabut Meteran dan Harus Bayar Rp600 Ribu

Diketahui, adanya peristiwa ini menambah daftar kerusakan alam yang diakibatkan oleh aktivitas motor trail di kawasan konservasi. Sebelumnya, pada Maret 2023, para pengendara motor trail juga merusak kawasan hutan konservasi di Bumi Perkemahan Rancaupas, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, dan menyebabkan ratusan Bunga Rawa yang langka hancur.

Merespon hal tersebut, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Tahura Ir H Djuanda Bandung, Luthfi Erizka, membenarkan adanya kerusakan tanaman endemik akibat ulah pengendara motor trail. Kerusakan tersebut terletak di wilayah Baru Tunggul dengan panjang sekitar 300 meter.

Baca Juga:  'Berkah' Dihina Gus Miftah, Penjual Es Teh yang Viral Bakal Diberangkatkan Umrah

“Merusak keanekaragaman flora kurang lebih 300 meteran kanan dan kirinya tanaman yang baru ditanam dan sudah berumur sekian tahun itu pada patah dan rusak,” kata Luthfi Erizka kepada wartawan.

Luthfi menegaskan seharusnya lahan tersebut hanya diperuntukkan bagi akses jalan kaki warga dan tidak diperkenankan untuk aktivitas motor trail. Pihak Tahura pun telah memasang plang peringatan, namun tampaknya tidak diindahkan oleh para pengendara motor trail.

“Kami tidak pernah memberikan izin untuk event apapun masuk ke situ karena itu betul-betul dilindungi dan haram lah,” ujar dia.

Baca Juga:  Sepak Terjang Bjorka, Hacker Viral yang Sempat Bikin Pemerintah Ketar-ketir

Dengan adanya kejadian ini, Luthfi menyatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan dengan melibatkan masyarakat setempat dan menambah rambu peringatan di sekitar kawasan konservasi dan edukasi kepada masyarakat akan lebih digencarkan.

Pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa komunitas motor trail untuk membantu melestarikan hutan.

“Jadi kami sosialisasikan lagi bahwa ketika mereka akan masuk, mereka akan membaca plang bahwa ini adalah lahan konservasi yang tidak boleh dilalui oleh motor khususnya motor yang memang dianggap dapat merusak lahan konservasi ini,” tutur Luthfi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pengendara Motor Trail Tahura Bandung Tanaman Endemik viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.