Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kemlu: Indonesia Tegas Tolak Upaya Paksa Relokasi Warga Palestina

By Putra JuangKamis, 6 Februari 2025 14:00 WIB2 Mins Read
Warga Gaza. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI turut menanggapi rencana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang akan merelokasi masyarakat Palestina dari tanah Gaza dan meminta Mesir dan Yordania untuk menerima lebih banyak warga.

Kemlu RI dengan tegas menyampaikan penolakan atas upaya relokasi paksa warga Palestina.

“Indonesia dengan tegas menolak segala upaya untuk secara paksa merelokasi warga Palestina atau mengubah komposisi demografis Wilayah Pendudukan Palestina,” tulis Kemlu RI dalam akun X resminya, dikutip Kamis (6/2/2025).

Kemlu RI menilai, Palestina seharusnya menjadi negara yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

“Tindakan semacam itu menghambat terwujudnya Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat sebagaimana dicita-citakan oleh Solusi Dua Negara berdasarkan perbatasan 1967,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pieter Huistra: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Pesat, Tapi Tantangan Bagi Pemain Lokal Semakin Berat

Selain itu, Indonesia menyerukan kepada komunitas internasional untuk memastikan penghormatan terhadap hukum internasional. khususnya hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri serta hak mendasar untuk kembali ke tanah air mereka.

“Indonesia kembali menegaskan bahwa satu-satunya jalan layak menuju perdamaian abadi di kawasan adalah dengan menyelesaikan akar penyebab konflik, pendudukan ilegal dan berkepanjangan oleh Israel atas wilayah Palestina,” katanya.

Untuk diketahui, Presiden AS, Donald Trump berencana akan merelokasi masyarakat Gaza dan meminta Mesir dan Yordania untuk menerima lebih banyak warga.

Baca Juga:  7 Kuliner Unik yang Wajib Kamu Coba, Ada Ampiang Dadiah hingga Nasi Kentut

“Saya akan meminta Yordania dan meminta Mesir mengambil langkah dan melihat hal-hal yang tidak terealisasi dengan baik di Gaza, tidak pernah terealisasi,” ujar Trump dikutip Aljazeera.

Trump juga menyampaikan pandangannya bahwa warga Palestina hanya perlu beberapa area untuk bisa ditinggali dan itu tidak harus di Gaza.

“Saya punya pandangan yang berbeda dengan Gaza dari sebagian besar orang. Saya kira mereka (masyarakat Gaza) hanya perlu mendapatkan sejengkal tanah yang indah. Lalu, kita mendapat beberapa orang untuk menyumbang uang dan membangun Gaza menjadi lebih baik, bisa ditinggali, dan dinikmati,” tuturnya.

Baca Juga:  Trump Kenakan Tarif Impor 32% ke Indonesia, Lebih Tinggi dari Malaysia

Trump bahkan berpendapat masyarakat Gaza lebih baik menjalani hidup di tempat lain dibandingkan dengan memulai lagi kehidupan di Gaza.

“Saya tidak tahu mengapa mereka (masyarakat Gaza) harus merasa perlu untuk menetap, ini adalah tempat hancur lebur,” ujarnya.

“Kalau kita bisa menemukan sebagian tanah atau beberapa tanah dan mendirikan bangunan di tempat yang baik dengan tentunya banyak uang di area tersebut, saya rasa itu akan jauh lebih baik dari pada mereka kembali ke Gaza,” tambahnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Donald Trump Gaza Indonesia Palestina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.