Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rekomendasi Kuliner Legendaris Garut: 4 Tempat Makan Ikonik yang Wajib Dicoba

Kamis, 17 September 2026 01:00 WIB

Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia

Rabu, 16 September 2026 22:30 WIB

Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two

Rabu, 16 September 2026 21:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rekomendasi Kuliner Legendaris Garut: 4 Tempat Makan Ikonik yang Wajib Dicoba
  • Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia
  • Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two
  • Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label
  • Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak
  • 10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga
  • Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng
  • Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kemlu: Indonesia Tegas Tolak Upaya Paksa Relokasi Warga Palestina

By Putra JuangKamis, 6 Februari 2025 14:00 WIB2 Mins Read
Warga Gaza. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI turut menanggapi rencana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang akan merelokasi masyarakat Palestina dari tanah Gaza dan meminta Mesir dan Yordania untuk menerima lebih banyak warga.

Kemlu RI dengan tegas menyampaikan penolakan atas upaya relokasi paksa warga Palestina.

“Indonesia dengan tegas menolak segala upaya untuk secara paksa merelokasi warga Palestina atau mengubah komposisi demografis Wilayah Pendudukan Palestina,” tulis Kemlu RI dalam akun X resminya, dikutip Kamis (6/2/2025).

Kemlu RI menilai, Palestina seharusnya menjadi negara yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

“Tindakan semacam itu menghambat terwujudnya Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat sebagaimana dicita-citakan oleh Solusi Dua Negara berdasarkan perbatasan 1967,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jokowi Akan Bahas Isu Perdamaian Dunia saat Bertemu Paus Fransiskus

Selain itu, Indonesia menyerukan kepada komunitas internasional untuk memastikan penghormatan terhadap hukum internasional. khususnya hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri serta hak mendasar untuk kembali ke tanah air mereka.

“Indonesia kembali menegaskan bahwa satu-satunya jalan layak menuju perdamaian abadi di kawasan adalah dengan menyelesaikan akar penyebab konflik, pendudukan ilegal dan berkepanjangan oleh Israel atas wilayah Palestina,” katanya.

Untuk diketahui, Presiden AS, Donald Trump berencana akan merelokasi masyarakat Gaza dan meminta Mesir dan Yordania untuk menerima lebih banyak warga.

Baca Juga:  Perluas Jaringan Bisnis, 2024 Thailand Halal Product Business Matching Bakal Digelar di Indonesia

“Saya akan meminta Yordania dan meminta Mesir mengambil langkah dan melihat hal-hal yang tidak terealisasi dengan baik di Gaza, tidak pernah terealisasi,” ujar Trump dikutip Aljazeera.

Trump juga menyampaikan pandangannya bahwa warga Palestina hanya perlu beberapa area untuk bisa ditinggali dan itu tidak harus di Gaza.

“Saya punya pandangan yang berbeda dengan Gaza dari sebagian besar orang. Saya kira mereka (masyarakat Gaza) hanya perlu mendapatkan sejengkal tanah yang indah. Lalu, kita mendapat beberapa orang untuk menyumbang uang dan membangun Gaza menjadi lebih baik, bisa ditinggali, dan dinikmati,” tuturnya.

Baca Juga:  Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru 'Selat Trump' di Tengah Konflik Iran

Trump bahkan berpendapat masyarakat Gaza lebih baik menjalani hidup di tempat lain dibandingkan dengan memulai lagi kehidupan di Gaza.

“Saya tidak tahu mengapa mereka (masyarakat Gaza) harus merasa perlu untuk menetap, ini adalah tempat hancur lebur,” ujarnya.

“Kalau kita bisa menemukan sebagian tanah atau beberapa tanah dan mendirikan bangunan di tempat yang baik dengan tentunya banyak uang di area tersebut, saya rasa itu akan jauh lebih baik dari pada mereka kembali ke Gaza,” tambahnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Donald Trump Gaza Indonesia Palestina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.