Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral ‘Video Guru Bahasa Inggris vs Murid’ 6 Menit, Picu Pencarian Massif hingga Muncul Dugaan Rekayasa dan Link Berbahaya

Selasa, 19 Mei 2026 03:00 WIB

Video Tukang Cilok Viral di Medsos, Link Diburu Netizen!

Selasa, 19 Mei 2026 02:00 WIB

Link Video Viral Guru Bahasa Inggris vs Murid Part 2 Lebih Hot? Hati-hati Jebakan!

Selasa, 19 Mei 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral ‘Video Guru Bahasa Inggris vs Murid’ 6 Menit, Picu Pencarian Massif hingga Muncul Dugaan Rekayasa dan Link Berbahaya
  • Video Tukang Cilok Viral di Medsos, Link Diburu Netizen!
  • Link Video Viral Guru Bahasa Inggris vs Murid Part 2 Lebih Hot? Hati-hati Jebakan!
  • Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta
  • Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan
  • Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kenalkan Disleksia, Yayasan Lentera Insan Kreatif Gelar Gerakan Bhinneka di LPKA Kelas II Bandung

By SusanaRabu, 24 Juli 2024 19:05 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2024, Yayasan Lentera Insan Kreatif (Link Foundation) menggelar launching roadshow “Gerakan Bhinneka” pada Rabu (24/7/2024) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung.

Tujuan dari gerakan ini untuk memberdayakan guru melalui pelatihan literasi, dan matematika, serta Kiat Praktis Menguak Potensi Anak dengan Kesulitan Belajar Spesifik (disleksia) sehingga guru memahami perbedaan cara belajar anak dan bisa mendukung kematangan sosial emosional.

Ketua Yayasan Lentera Insan Kreatif, Laurentia Mira S.H mengatakan, program ini bertujuan untuk meningkatkan awareness terhadap ciri-ciri disleksia.

“Banyak diantara anak-anak kita yang disleksia tapi tidak terdiagnosa. Mereka masuk ke sekolah umum kemudian mereka diberi cap yang tidak tepat, karena dianggap nakal, bodoh, dianggap pembuat ulah. Jadi mereka pada akhirnya diasingkan karena terlihat bodoh, padahal mereka sebenarnya hanya butuh bantuan,” papar Laurentia, Rabu (24/7/2024).

Untuk itu, Yayasan Lentera Insan Kreatif bekerjasama dengan United NoticeAbility Dyslexia Network  untuk mensosialisasikan tentang disleksia.

Baca Juga:  Jokowi Tekankan Pentingnya Perlindungan Anak untuk Pertaruhan Masa Depan Bangsa

“Semoga masyarakat Indonesia jadi lebih punya awareness tentang apa itu disleksia? dan melihat anak-anak disleksia ini sebagai anak-anak yang memiliki potensi,” ujarnya.

Kemudian, Laurentia mengatakan sosialisasi dan edukasi bagi 225 anak binaan LPKA Bandung pada prinsipnya merupakan upaya untuk mengurai, mengidentifikasi, dan membantu anak-anak dengan kesulitan belajar spesifik atau disleksia di berbagai lapisan masyarakat.

Atau seminimal-minimalnya mengenal terlebih dahulu atau menumbuhkan kesadaran tentang apa itu disleksia dan bagaimana anak kemudian mengetahui dan menyadari potensi diri dan rasa percaya dirinya masing-masing.

Terlebih lagi, hal tersebut diperkuat dan merujuk pada data temuan United NoticeAbility Dyslexia Network (organisasi nirlaba asal Amerika Serikat yang berkomitmen untuk memberdayakan individu penderita disleksia di seluruh dunia), yang menyebutkan bahwa 50% penghuni Lembaga Pemasyarakatan di Amerika Serikat adalah anak dengan disleksia. Dan tidak menutup kemungkinan hal demikian juga terjadi di belahan dunia yang lain, tak terkecuali di Indonesia.

Baca Juga:  Ciptakan Budaya Keselamatan, GeoDipa Gelar Geothermal Goes to School

“Dalam perkembangannya, salah satu hasil penelitian United NoticeAbility Dyslexia Network menunjukkan bahwa anak-anak yang kesulitan belajar spesifik itu banyak sekali yang hidupnya berakhir di balik jeruji,” ujarnya

Untuk itu, Laurentia menilai bahwa sebetulnya anak-anak LPKA ini cerdas. Namun, memang perlu treatment khusus untuk bisa membaca, bisa menguasai matematika, dan hal ini tidak dimiliki oleh sekolah-sekolah di Indonesia.

Kedepannya, Yayasan Lentera Insan Kreatif akan membantu anak-anak yang berada di LPKA ini melalui treatment hasil dari sinergi dengan organisasi di luar negeri.

“Masih dalam penjajakan, tapi kami juga sebetulnya merasa terpanggil untuk membantu anak-anak ini, karena kita tau pastikan sumber daya nya terbatas, sedangkan pengetahuan tentang treatment anak-anak ini di Indonesia juga belum banyak, kebetulan kami bisa bersinergi dengan organisasi luar negeri yang punya lebih banyak hasil penelitian, lebih banyak metode, jadi kami juga terpanggil untuk bantu anak-anak itu disini,” paparnya.

Baca Juga:  Peringati HAN 2024, PLN Icon Plus Bantu Pemkab Belitung Selesaikan Masalah Stunting

Adapun terkait Gerakan Bhineka sendiri, kedepannya Yayasan Lentera Insan Kreatif akan berkeliling ke 23 kota di 11 provinsi di Indonesia dengan target 2000 guru dan orang tua paham tentang disleksia.

“Gerakan bhineka itu kami sudah mulai dari webinar-webinar, dan gong nya itu hari ini kita buka di LPKA II Bandung ini, kemudian mulai minggu depan kami akan keliling ke 23 Kota di 11 Provinsi. Target capaiannya 2000 guru dan orangtua yang akan sadar tentang apa itu disleksia? dan bagaimana treatment anak yang memiliki disleksia?,” tandasnya.

Maka, dengan berbagai dinamika dan tantangannya, visi terdekat dari gerakan ini pada akhirnya tidak terlalu muluk-muluk di awal,dan lebih kepada agar masyarakat di Indonesia bisa mengenali terlebih dahulu apa itu disleksia atau seperti apa ciri anak dengan kesulitan belajar spesifik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

disleksia Hari Anak Nasional LPKA LPKA Kelas II Bandung Yayasan Lentera Insan Kreatif
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!

Tragis! Pria Hanyut di Sungai Cikapundung Ditemukan Tewas di Batujajar

Bikin Malu Tuan Rumah! Peselancar Putri Indonesia Ini Cetak Rekor yang Belum Pernah Ada!

Klarifikasi Atau Settingan? Misteri Pria Gondrong Demo Pati di Kantor Intel Kodim!

Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Adu Mekanik di Bursa Transfer: Persib Tantang Klub Yunani Demi Amankan Tanda Tangan Bintang Brasil
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.