Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tembus Rp36 Triliun! Cristiano Ronaldo Jadi Pesepak Bola Terkaya Sepanjang Sejarah

Jumat, 23 Oktober 2026 18:14 WIB

Karier Hancur dalam 10 Menit? Mengenal Irenna Kristyn, Influencer yang Disorot Gara-gara Sindir Biaya Hidup

Jumat, 23 Oktober 2026 18:08 WIB

Suhu Panas Bandung Tembus 39 Derajat, Kapan Cuaca Kembali Normal?

Jumat, 23 Oktober 2026 18:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tembus Rp36 Triliun! Cristiano Ronaldo Jadi Pesepak Bola Terkaya Sepanjang Sejarah
  • Karier Hancur dalam 10 Menit? Mengenal Irenna Kristyn, Influencer yang Disorot Gara-gara Sindir Biaya Hidup
  • Suhu Panas Bandung Tembus 39 Derajat, Kapan Cuaca Kembali Normal?
  • Dua Kebun Bambu Terbakar dalam Sehari, Bandung Barat Siaga Kebakaran Lahan
  • Kebakaran Gunung Ciremai Meluas hingga Majalengka, Petugas Berjibaku Tembus Medan Ekstrem
  • Dua Emas Lagi! Indonesia Kokoh di 10 Besar Asian Para Games 2026
  • Jadwal Super League Pekan 7: Persib Bertekad Bangkit di Pakansari
  • Misi Amankan Papan Atas, Persib Bandung Bersiap Hadapi Garudayaksa FC di Bogor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Keracunan MBG Kembali Terjadi di Bandung Barat, Posko Kesehatan Cipongkor Penuh Sesak

By SusanaRabu, 24 September 2025 15:12 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Keracunan.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus keracunan makanan kembali menimpa peserta program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Rabu (24/9/2025).

Kejadian ini terjadi secara serentak dan membuat sejumlah Posko Kesehatan di Kecamatan Cipongkor penuh sesak oleh korban.

Akibatnya, para pasien tidak lagi bisa dirawat di Posko Kesehatan GOR Kecamatan Cipongkor maupun di UGD Poned Puskesmas Cipongkor lantaran kapasitas sudah penuh.

Untuk mengatasi situasi darurat ini, tenaga medis terpaksa memanfaatkan kantor kecamatan, pendopo, GOR Desa Sarinagen, hingga Masjid Muawanah sebagai lokasi perawatan alternatif.

“Betul di GOR sudah penuh. Kita akan dirikan tenda darurat sebagai posko penanganan,” ujar Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah.

Menurut Yuyun, kasus keracunan kali ini merupakan kejadian kedua dalam program Makan Bergizi Gratis, meski berasal dari dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berbeda, yaitu di Kampung Pasirsaji, Desa Neglasari, Kecamatan Cipongkor.

“Awalnya hanya sembilan siswa yang ditangani sekitar pukul 10.00 WIB. Tiba-tiba setelah Dzuhur pasien bertambah banyak sekaligus, sekarang jumlahnya lebih dari 150 orang,” jelasnya.

Selain membludaknya pasien, petugas juga kewalahan karena keterbatasan ambulans dan alat kesehatan. Kondisi ini menyebabkan ambulans terpaksa mengangkut 2–3 pasien sekaligus untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan lainnya.

“Kebutuhan mendesak saat ini yaitu obat-obatan untuk sesak napas dan mual, serta alat infus dan oksigen,” tandas Yuyun.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Suhu Panas Bandung Tembus 39 Derajat, Kapan Cuaca Kembali Normal?

Dua Kebun Bambu Terbakar dalam Sehari, Bandung Barat Siaga Kebakaran Lahan

Kebakaran Gunung Ciremai Meluas hingga Majalengka, Petugas Berjibaku Tembus Medan Ekstrem

Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang

Purwakarta Krisis Air Bersih, Lebih dari 219 Ribu Jiwa Terdampak Kemarau Panjang

Pelecehan Seksual

Modus Pinjam Uang Rp20 Ribu, Pria Bermotor Nekat Pamer Alat Kelamin ke Siswi di Bogor

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.