Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dua Kebun Bambu Terbakar dalam Sehari, Bandung Barat Siaga Kebakaran Lahan

Jumat, 23 Oktober 2026 17:03 WIB

Kebakaran Gunung Ciremai Meluas hingga Majalengka, Petugas Berjibaku Tembus Medan Ekstrem

Jumat, 23 Oktober 2026 16:51 WIB

Dua Emas Lagi! Indonesia Kokoh di 10 Besar Asian Para Games 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 16:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dua Kebun Bambu Terbakar dalam Sehari, Bandung Barat Siaga Kebakaran Lahan
  • Kebakaran Gunung Ciremai Meluas hingga Majalengka, Petugas Berjibaku Tembus Medan Ekstrem
  • Dua Emas Lagi! Indonesia Kokoh di 10 Besar Asian Para Games 2026
  • Jadwal Super League Pekan 7: Persib Bertekad Bangkit di Pakansari
  • Misi Amankan Papan Atas, Persib Bandung Bersiap Hadapi Garudayaksa FC di Bogor
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Purwakarta Krisis Air Bersih, Lebih dari 219 Ribu Jiwa Terdampak Kemarau Panjang
  • Mulai Rp12 Ribu! Cek 6 Rekomendasi Wedang Ronde di Bandung, dari yang Klasik Sampai Kekinian
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebakaran Gunung Ciremai Meluas hingga Majalengka, Petugas Berjibaku Tembus Medan Ekstrem

By Aga GustianaJumat, 23 Oktober 2026 16:51 WIB3 Mins Read
Ilustrasi kebakaran. (Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Si jago merah yang melahap kawasan hutan dan lahan di Gunung Ciremai kian tak terkendali. Kebakaran hebat yang semula terdeteksi di wilayah Pasawahan, Kabupaten Kuningan, sejak Rabu malam (21/10/2026) pukul 20.44 WIB, kini dilaporkan telah melintasi batas administratif dan merembet ke kawasan Kabupaten Majalengka.

Pergerakan api yang begitu masif beredar luas melalui rekaman video di media sosial. Dari titik pantau perbukitan, terlihat cobaran api dan asap pekat membubung tinggi, menandakan kobaran api telah menjalar dari Blok Cidulang di Kuningan menuju Blok Masawah di Majalengka.

“Pantauan dari Bukit Seribu Bintang, titik api dari saya berdiri ini sangat jauh, lumayan sangat jauh. Blok Cidulang juga terlihat ada kepulan asap dan api yang sangat besar. Dan ini sangat besar sekali, sudah masuk daerah Majalengka di persimpangan Masawah, Blok Masawah. Jadi sambung-menyambung ini dari Kuningan ke Majalengka menyebar sangat cepat,” tutur suara dalam video tersebut.

Angin Kencang dan Vegetasi Kering Memicu Perluasan Api

Meluasnya area terdampak dikonfirmasi langsung oleh otoritas terkait. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Indra Bayu, membenarkan bahwa perambatan vegetasi yang terbakar ke wilayah tetangga sudah terjadi sejak semalam dan kini tengah ditangani oleh tim darurat gabungan.

Baca Juga:  Tragedi PMI Asal Kuningan: Tergiur Gaji Tinggi, Jamil Ditemukan Tak Bernyawa di Laos

“Betul itu, selain di area Kuningan juga di Majalengka juga terjadi kebakaran dan sedang dalam proses pemadaman oleh tim gabungan rekan rekan dari BPBD Majalengka. Cuman untuk update hari ini kita akan gali informasinya lebih lanjut,” tutur Indra, Jumat (23/10/2026).

Senada dengan hal tersebut, Ketua Masyarakat Peduli Api (MPA) Silihwangi Majakuning, Nandar Juniar Arif, menjelaskan awal mula rambatan api dari Grid 15 M Resor Pasawahan kini menjangkau area Gunung Dulang serta Tagog Anjing yang berbatasan langsung dengan Blok Masawah, Majalengka, sejak Kamis malam (22/10).

Hembusan angin kencang serta banyaknya hamparan serasah dan ranting kering di perbukitan membuat kobaran api dengan cepat membesar dan menyebar.

“Malam ini kita lagi mengantisipasi kebakaran yang di seputaran Gunung Ciremai yang ada di daerah Gunung Dulang dan Tagog Anjing. Ini sekarang api sudah merambat ke area Majalengka. Karena blok Gunung Dulang tuh kering jadi mudah terbakar,” tutur Nandar, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga:  Dukung Sepak Bola Lokal, Dedi Supandi Harap Revitalisasi Stadion Warung Jambu Selesai November 2024

Sekat Jalur Api dan Operasi Pemadaman Udara (Water Bombing)

Guna mencegah si jago merah merembet makin jauh ke kawasan pemukiman di bawah, puluhan personel gabungan dikerahkan ke titik-titik krusial di lapangan. Penanganan difokuskan pada pemblokiran jalur api serta pendirian posko logistik di lapangan.

“Kita di sini berposko di Pos Bukit 1000 Bintang dan tim yang sudah masuk ke Gunung Dulang ada 10 orang yang dipimpin oleh Pak Dodo, dan yang di Tagog Anjing ada KTH Wanakarya dan KTH Payung serta pendakian dan BTNGC yang dipimpin oleh Pak Oman. Dan yang di Situmpuk ada KTH Wanakarya dengan kekuatan personel 20 orang lebih yang mengantisipasi api turun ke bawah,” tutur Nandar.

Baca Juga:  Masa Jabatan Diperpanjang, Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi Siap Tuntaskan Program

Dukungan pasokan kebutuhan dasar petugas di lapangan menjadi perhatian utama mengingat medan penanganan yang cukup ekstrem dan memakan waktu panjang.

“Kita sudah berjibaku dari malam kemarin dan sekarang juga mungkin kita bermalam lagi di BSBI dan mereka yang di Gunung Dulang akan bikin camp di Gunung Dulang dan kita akan support logistik ke sana untuk mereka,” tutur Nandar.

Melihat skala kebakaran yang kian meluas, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat meninjau lokasi bencana menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat mengoordinasikan bantuan udara bersama jajaran TNI AU. Langkah pemadaman lewat udara (water bombing) menggunakan helikopter disiapkan untuk menjangkau titik-titik curam yang sulit ditempuh jalur darat.

“Saya berkomunikasi dengan Pak Wamenhan dengan jajaran TNI AU, akan segera diturunkan heli untuk melakukan pemadaman melalui water bombing. Mari kita jaga alam secara bersama. Alam adalah diri kita, maka perlakukanlah alam sebagaimana kita memperlakukan diri kita sendiri,” pungkas Dedi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gunung Ciremai Kuningan Majalengka
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dua Kebun Bambu Terbakar dalam Sehari, Bandung Barat Siaga Kebakaran Lahan

Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang

Purwakarta Krisis Air Bersih, Lebih dari 219 Ribu Jiwa Terdampak Kemarau Panjang

Pelecehan Seksual

Modus Pinjam Uang Rp20 Ribu, Pria Bermotor Nekat Pamer Alat Kelamin ke Siswi di Bogor

Tragis! Pemotor Tewas Usai Terjatuh dan Terlindas Truk Boks di Cileunyi

Panas Ekstrem Picu Kebakaran Lahan di Bandung, Warga Diminta Waspada

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.