Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta

Senin, 8 Juni 2026 18:23 WIB

Pencurian Massal Motor di Tritan Point Bandung, Korban Temukan Satu Motor Terdeteksi GPS Tapi Pelaku Kabur

Senin, 8 Juni 2026 18:11 WIB

Rayakan Rekor Juara Beruntun, Persib Gelar Pameran Seni “Cultura” di Braga! Catat Jadwal dan Harga Tiketnya

Senin, 8 Juni 2026 17:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • Pencurian Massal Motor di Tritan Point Bandung, Korban Temukan Satu Motor Terdeteksi GPS Tapi Pelaku Kabur
  • Rayakan Rekor Juara Beruntun, Persib Gelar Pameran Seni “Cultura” di Braga! Catat Jadwal dan Harga Tiketnya
  • Ketua Timses Jadi Bos Anak Usaha PT MUJ, Dedi Mulyadi Terjebak Tradisi Balas Jasa?
  • Heboh Jasinga! Bocah 9 Tahun Ditemukan Tewas Penuh Luka, Polisi Selidiki Dugaan Diserang Anjing
  • Persib Masuk Grup Neraka ASEAN Club Championship, Jupe Tetap Optimistis
  • Mengapa Video Viral Cut Salwa Banyak Ditonton? Ini Penjelasannya
  • Rumor Transfer Persib: Gelandang Albania Enriko Papa Dikabarkan OTW Bandung, Intip Plus Minusnya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 8 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kerusakan Lingkungan di Karst Klapanunggal Bogor Picu Banjir dan Ancam Fauna Endemik

By Putra JuangSabtu, 12 April 2025 10:15 WIB2 Mins Read
Kondisi memprihatinkan kawasan karst di atas mata air Sodong, Desa Linggarmukti, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kerusakan lingkungan yang terjadi di wilayah karst Klapanunggal bukan hanya memicu terjadinya bencana alam seperti banjir hingga longsor, namun juga mengancam keberadaan fauna endemik langka.

Ya, belum lama ini sebuah video beredar di media sosial yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan kawasan karst di atas mata air Sodong, Desa Linggarmukti, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @bogor.terkini, hamparan hijau pegunungan kapur yang dulunya rimbun dengan pepohonan kini tampak gundul, rata dengan tanah akibat aktivitas yang diduga kuat adalah pengerukan karst.

Kondisi ini diperparah dengan dugaan kuat bahwa penggundulan hutan lindung di kawasan karst inilah yang menjadi penyebab banjirnya mata air Sodong pada November 2024 lalu, yang merugikan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Bey Machmudin Rencanakan Relokasi Warga Terdampak Banjir di Indramayu

“Kawasan karst gunung kapur yang dulunya hijau dan penuh pepohonan, kini terlihat gundul alias rata dengan tanah. Gundulnya kawasan hutan lindung ini juga disinyalir yang menjadi penyebab banjirnya mata air di bawah pada November 2024 silam,” tulis keterangannya @bogor.terkini, dikutip Sabtu (12/4/2025).

Baca Juga:  102 Rumah di Kabupaten Bandung Rusak Diterjang Angin dan Banjir

Bukan hanya itu, kerusakan lingkungan ini juga mengancam keberadaan fauna endemik langka, yaitu ikan buta Barbodes klapanunggalensis.

Ikan unik yang ditemukan oleh peneliti BRIN di Goa Cisodong ini terancam punah akibat masifnya aktivitas pengerukan karst yang merusak habitat alaminya.

Baca Juga:  Viral Pengeroyokan di Jalur Alternatif Bogor, Kasus Berujung Musyawarah

“Bahkan, hewan endemik langka, ikan buta Barbodes klapanunggalensis yang ditemukan peneliti BRIN di Goa Cisodong juga ikut terancam punah akibat aktivitas pengerukan karst yang masif,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Bencana Alam Fauna Endemik Kabupaten Bogor karst Klapanunggal kerusakan lingkungan Klapanunggal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta

Pencurian Massal Motor di Tritan Point Bandung, Korban Temukan Satu Motor Terdeteksi GPS Tapi Pelaku Kabur

Ketua Timses Jadi Bos Anak Usaha PT MUJ, Dedi Mulyadi Terjebak Tradisi Balas Jasa?

Ilustrasi korban meninggal.

Heboh Jasinga! Bocah 9 Tahun Ditemukan Tewas Penuh Luka, Polisi Selidiki Dugaan Diserang Anjing

Sipil Bakal Pimpin Jabatan Strategis Polri? Usulan Kontroversial Menteri Pigai Bikin Istana dan DPR Terbelah!

Presiden Prabowo Subianto.

Mengintip Formasi Baru Istana: Ini Deretan Nama yang Bakal Dilantik Presiden Hari Ini

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Video ‘Rok Hijau di Dapur’ Viral Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu Mengintai
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.