Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh TikTok, Video Kontroversial Sawit Picu Pencarian Link Tanpa Sensor

Senin, 16 Maret 2026 06:00 WIB

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Senin, 16 Maret 2026 03:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh TikTok, Video Kontroversial Sawit Picu Pencarian Link Tanpa Sensor
  • Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kisah Haru Guru PPPK Sumedang: Terima Gaji Rp50 Ribu, Tersisa Rp15 Ribu Usai Potong BPJS

By Aga GustianaSenin, 9 Februari 2026 20:57 WIB3 Mins Read
Viral kisah guru PPPK di Sumedang digaji Rp50 ribu. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat maya tengah dihebohkan oleh pengakuan jujur seorang guru di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Fildzah Nur Amalina, seorang pendidik berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, mendadak viral setelah mengungkap nominal honorarium yang diterimanya yang jauh dari kata cukup.

Kisah ini pertama kali mencuat melalui unggahan video yang memperlihatkan dedikasi Fildzah di ruang kelas, kontras dengan bukti transfer gaji sebesar Rp50.000 yang tertera dalam cuplikan tersebut.

Fakta di Balik Angka Rp15 Ribu

Kehebohan bermula saat Fildzah melihat rekan-rekan seprofesinya saling berbagi rincian gaji di grup WhatsApp pada awal Februari 2026. Ia terhenyak mendapati kenyataan bahwa nominal yang diterima sangat minim, bahkan nyaris habis setelah dipotong iuran wajib.

“Video yang saya unggah tentang gaji guru Rp50.000, dipotong BPJS hingga tersisa Rp15.000, bukanlah keluhan,” tegas Fildzah dalam video klarifikasinya, Senin (9/2/2026).

Baca Juga:  Peternak Mulai Keluhkan Dampak Kemarau Panjang, Rumput Sulit Didapat

Bagi Fildzah, unggahan tersebut bukanlah bentuk protes, melainkan sebuah potret buram yang nyata di lapangan. “Itu adalah cerita nyata dari perjalanan saya sebagai seorang guru, dan juga gambaran dari perjuangan banyak rekan guru lainnya,” tambahnya.

Cinta Profesi di Tengah Keterbatasan

Meski angka yang masuk ke rekeningnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, Fildzah menyatakan komitmennya untuk tidak menyerah. Ia mengaku memahami kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang yang memiliki keterbatasan anggaran.

Alih-alih menyalahkan keadaan, ia memilih untuk tetap konsisten menjalankan tugas mulianya mencerdaskan anak bangsa.

Baca Juga:  SK PPPK Paruh Waktu Akhirnya Terbit! Ini Rincian Gaji dan Masa Kontraknya

“Saya ingin menegaskan dengan tulus, saya tidak menyesal menjadi guru. Saya tetap mencintai profesi ini sepenuh hati,” terang Fildzah. Ia memastikan bahwa minimnya gaji tidak akan menyurutkan semangat mengajarnya. “Di tengah keterbatasan, saya tetap datang ke sekolah, tetap mengajar, dan tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak.”

Suara Hati Pendidik Paruh Waktu

Fildzah menekankan bahwa ia tidak berniat menyudutkan pihak manapun, termasuk Pemerintah Daerah. Ia memahami bahwa skema PPPK paruh waktu memang memiliki tantangan tersendiri dalam hal pengupahan.

“Saya tidak menyalahkan pihak Pemda yang saat ini hanya mampu memberikan gaji PPPK paruh waktu sebesar Rp50.000,” tegasnya. “Kami memahami kondisi tersebut sebagai bagian dari realita yang sedang dihadapi bersama.”

Baca Juga:  Geger Penemuan Jasad Bayi di Toilet Masjid Sumedang

Namun, ia juga tak menampik bahwa bertahan hidup dengan nominal tersebut adalah sebuah perjuangan yang berat.

“Namun di balik pemahaman itu, tidak bisa dipungkiri bahwa kami para guru tetap merasakan pahitnya perjuangan. Dengan penghasilan yang sangat minim, kami harus bertahan, mengatur ulang kebutuhan hidup, dan tetap menjalankan tanggung jawab sebagai pendidik tanpa mengurangi kualitas pengabdian,” jelas Fildzah.

Menutup pernyataannya, Fildzah menegaskan kebanggaannya sebagai seorang guru. Ia berharap ceritanya menjadi pengingat akan dedikasi para pendidik yang tetap bertahan meski dalam impitan ekonomi.

“Saya bangga menjadi guru. Kami bangga menjadi guru. Dan selama masih diberi kekuatan, kami akan tetap mengabdi, meski dalam keterbatasan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Fildzah Nur Amalina Gaji Guru Viral Guru PPPK Pendidikan Indonesia PPPK Paruh Waktu Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.