Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Eks dosen UIN Malang, Yai Mim.

Kematian Mendadak Yai Mim di Polresta Malang Kota: Kronologi dan Penjelasan Polisi

Senin, 13 April 2026 18:00 WIB

Resbob Resmi Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian

Senin, 13 April 2026 17:55 WIB

Rencanakan Masa Depan Sekarang, bjb Tandamata Rencana Mudahkan Langkah Finansial Anda

Senin, 13 April 2026 17:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kematian Mendadak Yai Mim di Polresta Malang Kota: Kronologi dan Penjelasan Polisi
  • Resbob Resmi Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian
  • Rencanakan Masa Depan Sekarang, bjb Tandamata Rencana Mudahkan Langkah Finansial Anda
  • Wujudkan Impian Finansial dengan Lebih Mudah Lewat bjb Tandamata Rencana
  • Dayeuhkolot Lumpuh Diterjang Banjir, 19 Ribu Jiwa Terdampak
  • Video ‘Syakirah’ 12 Detik Viral, Link Telegram Banyak Dicari
  • Rekor Tak Terkalahkan Persib Tembus 15 Laga, Kemenangan Dramatis atas Bali United Jadi Momentum
  • Gila! Persib Bandung Resmi Jadi Tim ‘Unstoppable’, Pecahkan Rekor Unbeaten Terlama di Liga 1
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kisah Raya Sukabumi, Balita 3 Tahun Meninggal dengan Tubuh Penuh Cacing

By Aga GustianaSelasa, 19 Agustus 2025 14:15 WIB2 Mins Read
Raya Sukabumi
Raya, bocah 3 tahun asal Sukabumi meninggal dengan tubuh penuh cacing. (Foto: Tangkap layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Raya, balita berusia tiga tahun asal Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, meninggal pada Juli 2025 dengan kondisi tubuh yang penuh cacing. Kejadian ini menjadi viral setelah diunggah melalui akun Instagram @rumah_teduh_sahabat_iin.

Dalam unggahan tersebut, diceritakan betapa tubuh Raya “digerogoti cacing,” yang menyerap oksigen dan nutrisi di tubuhnya. Unggahan itu juga menyuarakan duka dan keprihatinan atas kurangnya bantuan yang diterima Raya selama hidupnya.

Gubernur Jabar Turun Tangan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, merespons kasus ini melalui video yang diunggah di akun Instagram resminya, Senin (19/8/2025). Dedi menyampaikan duka cita dan rasa prihatin yang mendalam.

“Saya merasa sangat prihatin atas meninggalnya balita berusia tiga tahun dengan kondisi tubuh dipenuhi cacing. Mohon maaf atas kejadian ini,” ujar Dedi Mulyadi.

Baca Juga:  Pasangan ASIH Pesaing Berat Dedi-Erwan, Pengamat Politik: Ada Eleman Kejutan di Pilgub Jabar 2024

Faktor Penyebab

Dari penjelasan dokter yang merawat Raya, infeksi cacing ini diduga dipicu lingkungan yang tidak bersih. Ibunya diketahui mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dan ayahnya mengidap TBC. Sejak kecil, Raya sering dirawat neneknya dan berada di kolong rumah yang kotor, dekat ayam dan limbah, sehingga risiko infeksi cacing menjadi tinggi.

“Dia sejak balita berada di kolong rumah bersama ayam dan kotoran. Tangan sering tidak dicuci dan makanan bisa terkontaminasi. Ini memicu cacingan akut,” jelas Dedi.

Baca Juga:  Cegah Guru Dipidana, Dedi Mulyadi Wajibkan Orang Tua Bikin Surat Pernyataan

Sanksi dan Tindakan

Dedi Mulyadi menyatakan akan mengevaluasi kinerja perangkat desa dan pihak terkait yang tidak menjalankan fungsi pelayanan masyarakat.

“Dimungkinkan kami akan memberikan sanksi bagi desa tersebut karena fungsi pokok PKK, posyandu, dan kebidanan tidak berjalan. Sanksi akan diberikan pada siapa pun yang terbukti lalai dalam memberikan perhatian kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Piala Presiden 2025 Bawa Kebahagiaan dan Dorong Ekonomi Jabar

Selain itu, Dedi telah mengirimkan tim kesehatan untuk memberikan perawatan kepada keluarga Raya, sekaligus memastikan tidak ada warga lain yang mengalami kondisi serupa.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dan perhatian terhadap anak-anak, khususnya yang hidup dalam kondisi rentan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Balita Meninggal Cacingan Dedi Mulyadi HUT Jabar 2025 Kesehatan Anak Lingkungan Bersih Raya Sukabumi Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Eks dosen UIN Malang, Yai Mim.

Kematian Mendadak Yai Mim di Polresta Malang Kota: Kronologi dan Penjelasan Polisi

Resbob Resmi Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian

Dayeuhkolot Lumpuh Diterjang Banjir, 19 Ribu Jiwa Terdampak

ASN bisa WFA

137 ASN Pemkot Bandung Ketahuan Langgar Aturan WFH, Siap-siap Potong Gaji!

Terjebak di Selat Hormuz, Iran Beberkan Alasan Kapal Tanker Pertamina Belum Bisa Melintas

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Belum Damai, Kuasa Hukum Nina Tuntut Pemecatan Perawat

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.