Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cristiano Ronaldo Isyaratkan Pensiun, Sudah Siapkan Hobi Baru

Senin, 17 Agustus 2026 14:37 WIB

Bukan Pengupas Bawang, Keluarga Ungkap Keseharian Susanah Jahit Majun Diupah Rp700 per Kg

Senin, 17 Agustus 2026 14:25 WIB

Tepat HUT ke-81 RI, 4 Wakil Indonesia Berjuang di Kejuaraan Dunia BWF 2026

Senin, 17 Agustus 2026 14:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cristiano Ronaldo Isyaratkan Pensiun, Sudah Siapkan Hobi Baru
  • Bukan Pengupas Bawang, Keluarga Ungkap Keseharian Susanah Jahit Majun Diupah Rp700 per Kg
  • Tepat HUT ke-81 RI, 4 Wakil Indonesia Berjuang di Kejuaraan Dunia BWF 2026
  • Daftar 10 Kota dengan Gaji Paling Fantastis di Dunia, Ada dari Indonesia?
  • Prediksi Persib Bandung vs Bali United di Dewata Challenge Series 2026
  • Pasanggrahan Panca Rasa Resmi Dibuka, Kawasan Gedung Sate Kini Bergaya Tempo Dulu
  • Ramon Tanque Terancam Tinggalkan Persib? Klub Liga Vietnam Disebut Siap Menampung
  • 81 Tahun Indonesia Merdeka, Ratusan Ribu Warga Jabar Belum Punya Akses Listrik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 17 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kolaborasi dengan Pusat Oleh-Oleh Bali, UMKM Jabar Siap Tembus Pasar Internasional

By SusanaSelasa, 26 November 2024 02:00 WIB2 Mins Read
Penjabat Ketua Dekranasda Jabar, Amanda Soemedi Bey Machmudin. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat menjajaki kerja sama dengan Pusat Oleh-Oleh Dewata Nusantara untuk menjadikan Bali sebagai etalase produk UMKM khas Jawa Barat, guna memperkenalkan dan memasarkan produk tersebut ke pasar internasional.

Penjabat Ketua Dekranasda Jabar, Amanda Soemedi Bey Machmudin, melakukan pertemuan dengan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) dan Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) di Dewata Oleh-Oleh Nusantara, Kota Denpasar, Bali, pada Senin (25/11/2024).

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antarprovinsi dalam mempromosikan produk-produk UMKM.

Dalam kesempatan tersebut, Amanda menyampaikan pentingnya kerjasama antarprovinsi untuk meningkatkan eksposur produk UMKM, khususnya produk khas Jawa Barat, agar lebih dikenal di tingkat global.

“Melalui pameran ini, kami ingin membentuk kolaborasi yang solid untuk membantu UMKM Jawa Barat memperkenalkan produknya di Bali, yang nantinya bisa menjadi showcase untuk mengenalkan produk UMKM Jabar ke seluruh dunia,” ungkap Amanda.

Ia menambahkan, Bali sebagai destinasi wisata internasional memiliki potensi besar karena pengunjungnya berasal dari berbagai negara di seluruh dunia. Oleh karena itu, kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengenalan produk UMKM Jawa Barat.

“Sebagian besar pengunjung Bali adalah wisatawan mancanegara. Ini kesempatan besar bagi produk UMKM Jabar untuk lebih dikenal di pasar global,” imbuh Amanda.

Kerja sama yang dimaksud Amanda melibatkan Provinsi Jawa Barat yang akan menyediakan bahan baku mentah, seperti kayu dan rotan, yang kemudian akan diolah menjadi produk jadi di Bali.

“Jawa Barat akan menjadi produsen bahan baku yang kemudian diolah menjadi produk unggulan kelas dunia di Bali. Ini adalah bentuk kolaborasi yang saling menguntungkan bagi kedua daerah,” ujar Amanda.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, juga berharap pertemuan ini dapat menghasilkan solusi nyata untuk memenuhi selera wisatawan mancanegara terhadap produk lokal.

“Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat memahami lebih dalam bagaimana pasar dunia berfungsi, apa yang dibutuhkan oleh konsumen internasional, dan bagaimana produk UMKM Jawa Barat dapat disesuaikan dengan kebutuhan tersebut,” kata Noneng.

Setelah pertemuan tersebut, Noneng dan jajaran Dekranasda Jabar akan menyosialisasikan informasi ini kepada para pelaku UMKM di Jawa Barat, agar mereka dapat memproduksi barang yang sesuai dengan selera internasional dan mampu menembus pasar global.

“Kami ingin produk UMKM Jawa Barat tidak hanya memenuhi standar lokal, tetapi juga memiliki daya saing di pasar internasional,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amanda Soemedi Bali Dekranasda Jabar produk UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Pengupas Bawang, Keluarga Ungkap Keseharian Susanah Jahit Majun Diupah Rp700 per Kg

Pasanggrahan Panca Rasa Resmi Dibuka, Kawasan Gedung Sate Kini Bergaya Tempo Dulu

81 Tahun Indonesia Merdeka, Ratusan Ribu Warga Jabar Belum Punya Akses Listrik

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

PKH-BPNT Tahap 3 Masih Jalan, Ini Kabar Terbaru Bansos Agustus 2026 dan BLT Kesra Rp900 Ribu

Update Korban Gempa Flores M7,7: 54 Orang Meninggal, 132 Luka-Luka

Ribuan Warga Meriahkan Upacara HUT ke-81 RI di Halaman Gedung Sate

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.