Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Drama Injury Time! Persita Taklukkan Persija 3-2, Rekor Sempurna Macan Kemayoran Terhenti

Sabtu, 17 Oktober 2026 21:45 WIB

Sindir Kepemimpinan Iran, Donald Trump Buat Lelucon Soal Nama ‘Mohammad’ di Panggung Kampanye

Sabtu, 17 Oktober 2026 21:18 WIB

Kaya Serat dan Antioksidan, Ahli Gizi Sarankan Jangan Buang Kulit Ubi Saat Dimasak!

Sabtu, 17 Oktober 2026 21:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Drama Injury Time! Persita Taklukkan Persija 3-2, Rekor Sempurna Macan Kemayoran Terhenti
  • Sindir Kepemimpinan Iran, Donald Trump Buat Lelucon Soal Nama ‘Mohammad’ di Panggung Kampanye
  • Kaya Serat dan Antioksidan, Ahli Gizi Sarankan Jangan Buang Kulit Ubi Saat Dimasak!
  • Imbas Dampak Buruk ChatGPT, OpenAI Dituntut Bayar Ganti Rugi Hingga Hapus Data Pengguna
  • Ada Braga Bebas Kendaraan Hingga Persib Day, Ini Agenda Lengkap Kota Bandung Akhir Pekan Ini
  • Jangan Nonton Sendiri! Ini 10 Titik Nobar Persib vs Persik di Bandung & Sekitarnya
  • Prediksi Persib vs Persik Kediri: Unggul Rekor Kandang, Marc Klok Ogah Anggap Remeh Macan Putih
  • Buntut Polusi Udara Lintas Negara, 7 Persusahaan RI Terancam Sanksi Singapura
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kolaborasi dengan Pusat Oleh-Oleh Bali, UMKM Jabar Siap Tembus Pasar Internasional

By SusanaSelasa, 26 November 2024 02:00 WIB2 Mins Read
Penjabat Ketua Dekranasda Jabar, Amanda Soemedi Bey Machmudin. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat menjajaki kerja sama dengan Pusat Oleh-Oleh Dewata Nusantara untuk menjadikan Bali sebagai etalase produk UMKM khas Jawa Barat, guna memperkenalkan dan memasarkan produk tersebut ke pasar internasional.

Penjabat Ketua Dekranasda Jabar, Amanda Soemedi Bey Machmudin, melakukan pertemuan dengan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) dan Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) di Dewata Oleh-Oleh Nusantara, Kota Denpasar, Bali, pada Senin (25/11/2024).

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antarprovinsi dalam mempromosikan produk-produk UMKM.

Dalam kesempatan tersebut, Amanda menyampaikan pentingnya kerjasama antarprovinsi untuk meningkatkan eksposur produk UMKM, khususnya produk khas Jawa Barat, agar lebih dikenal di tingkat global.

Baca Juga:  bjbPreneur on Campus UGJ: Jelajahi Peran AI untuk Kemajuan Bisnis

“Melalui pameran ini, kami ingin membentuk kolaborasi yang solid untuk membantu UMKM Jawa Barat memperkenalkan produknya di Bali, yang nantinya bisa menjadi showcase untuk mengenalkan produk UMKM Jabar ke seluruh dunia,” ungkap Amanda.

Ia menambahkan, Bali sebagai destinasi wisata internasional memiliki potensi besar karena pengunjungnya berasal dari berbagai negara di seluruh dunia. Oleh karena itu, kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengenalan produk UMKM Jawa Barat.

“Sebagian besar pengunjung Bali adalah wisatawan mancanegara. Ini kesempatan besar bagi produk UMKM Jabar untuk lebih dikenal di pasar global,” imbuh Amanda.

Baca Juga:  Cak Imin Imbau Warga Bali Tidak Terhasut Fitnah ‘Anies Intoleran’

Kerja sama yang dimaksud Amanda melibatkan Provinsi Jawa Barat yang akan menyediakan bahan baku mentah, seperti kayu dan rotan, yang kemudian akan diolah menjadi produk jadi di Bali.

“Jawa Barat akan menjadi produsen bahan baku yang kemudian diolah menjadi produk unggulan kelas dunia di Bali. Ini adalah bentuk kolaborasi yang saling menguntungkan bagi kedua daerah,” ujar Amanda.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, juga berharap pertemuan ini dapat menghasilkan solusi nyata untuk memenuhi selera wisatawan mancanegara terhadap produk lokal.

Baca Juga:  Jalan Braga Jadi Panggung UMKM dan Kolaborasi Nasional di Bazaar Berdaya Bersama

“Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat memahami lebih dalam bagaimana pasar dunia berfungsi, apa yang dibutuhkan oleh konsumen internasional, dan bagaimana produk UMKM Jawa Barat dapat disesuaikan dengan kebutuhan tersebut,” kata Noneng.

Setelah pertemuan tersebut, Noneng dan jajaran Dekranasda Jabar akan menyosialisasikan informasi ini kepada para pelaku UMKM di Jawa Barat, agar mereka dapat memproduksi barang yang sesuai dengan selera internasional dan mampu menembus pasar global.

“Kami ingin produk UMKM Jawa Barat tidak hanya memenuhi standar lokal, tetapi juga memiliki daya saing di pasar internasional,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bali produk UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sindir Kepemimpinan Iran, Donald Trump Buat Lelucon Soal Nama ‘Mohammad’ di Panggung Kampanye

Buntut Polusi Udara Lintas Negara, 7 Persusahaan RI Terancam Sanksi Singapura

Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis

Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok

Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?

Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.