Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Jumat, 3 April 2026 21:24 WIB
Persib

Maung Bandung Tertekan! Semen Padang Siap Gagalkan Ambisi Juara Persib

Jumat, 3 April 2026 21:04 WIB

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Jumat, 3 April 2026 19:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan
  • Maung Bandung Tertekan! Semen Padang Siap Gagalkan Ambisi Juara Persib
  • Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara
  • Ramai Dicari di Telegram! Link Video ‘Kebaya Hitam’ 22 Menit Viral
  • Bukan Istana! Ternyata Ini Dalamnya Gedung Megah di Kalteng yang Viral
  • Persib vs Semen Padang: Misi Berbeda di Laga ‘Final’ Pekan ke-26 Super League 2025/2026
  • Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Versi Dapur, Fakta atau Rekayasa? Waspada Link Berbahaya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

By SusanaJumat, 3 April 2026 21:24 WIB2 Mins Read
Komisi IV DPRD Jawa Barat menyoroti LKPJ 2025. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – DPRD Jawa Barat melalui Komisi IV menyoroti sejumlah catatan penting dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025 bersama mitra kerja.

Sejumlah isu krusial menjadi perhatian, mulai dari capaian indikator makro hingga persoalan pengelolaan keuangan daerah.

Gini Ratio Belum Capai Target

Salah satu sorotan utama adalah belum optimalnya capaian indikator makro, khususnya koefisien gini atau gini ratio yang belum memenuhi target.

Hal ini dinilai menjadi pekerjaan rumah bersama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang harus ditangani secara serius.

Ketimpangan ekonomi yang masih tinggi menunjukkan perlunya strategi lebih efektif dalam pemerataan pembangunan di Jawa Barat.

Baca Juga:  Membangun Jawa Barat yang Sehat dan Bahagia Melalui Kesehatan Mental

Tunda Bayar Jadi Perhatian Serius

Selain itu, Komisi IV juga menyoroti persoalan tunda bayar yang terjadi di akhir tahun anggaran. Penumpukan pembayaran ini banyak ditemukan di sektor perhubungan dan bina marga.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady, menegaskan bahwa pola tersebut tidak boleh terus berulang.

“Penumpukan di akhir tahun tidak boleh terus terjadi. Perencanaan harus lebih disiplin, dan seluruh pihak wajib mengikuti mekanisme penagihan sesuai termin,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga:  Barakuda Siaga, BEM SI dan Mahasiswa Bandung Bersatu Turun ke Jalan

Risiko Ganggu Stabilitas Fiskal

Daddy Rohanady mengingatkan bahwa penyerapan anggaran yang menumpuk di penghujung tahun berpotensi mengganggu stabilitas fiskal daerah.

Karena itu, diperlukan perbaikan dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran agar lebih terukur dan tepat waktu.

DPRD Minta Evaluasi Menyeluruh Kinerja OPD

Komisi IV DPRD Jawa Barat juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap kinerja seluruh OPD, baik dari sisi realisasi keuangan maupun efektivitas program.

“Seluruh OPD kami minta menjelaskan capaian kinerjanya secara terbuka, termasuk tindak lanjut atas rekomendasi tahun sebelumnya,” tegas Daddy.

Baca Juga:  Ketepatan Data Penerima Bansos Jadi Sorotan DPRD Jawa Barat di Cimahi

Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada pengulangan kesalahan yang sama di tahun berikutnya.

Rekomendasi Jadi Dasar Perbaikan

Hasil pembahasan LKPJ 2025 ini nantinya akan menjadi dasar rekomendasi kepada Gubernur Jawa Barat.

Rekomendasi tersebut diharapkan mampu memperbaiki kekurangan sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah daerah agar lebih optimal dan akuntabel.

Dengan berbagai catatan tersebut, DPRD Jawa Barat menegaskan pentingnya penguatan tata kelola keuangan dan peningkatan kinerja OPD demi mendukung pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Daddy Rohanady DPRD Jawa Barat Gini Ratio Jawa Barat kinerja OPD Jabar Komisi IV DPRD Jabar LKPJ Jabar 2025 tunda bayar APBD
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Bansos 2026 Cair Pekan Kedua April, Cek Nama Kamu

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.