Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
peltih persib, bojan hodak

Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak

Selasa, 19 Mei 2026 20:53 WIB

Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi

Selasa, 19 Mei 2026 20:49 WIB

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Selasa, 19 Mei 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak
  • Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi
  • Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam
  • Heboh! Transfer Mengejutkan Striker Brasil Ini Jadi Incaran Persib
  • Geger Medsos! Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris’ Bikin Penasaran Sekaligus Waspada
  • Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman
  • Link Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Durasi 6 Menit Viral! Benarkah Skandal Nyata atau Sekadar Konten Berbayar?
  • Persib Terancam Rugi Besar, Komdis PSSI dan AFC Jatuhkan Denda hingga Rp455 Miliar Lebih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kompolnas Desak Polri Segera Umumkan Hasil Gelar Perkara Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

By Aga GustianaKamis, 10 Juli 2025 07:50 WIB2 Mins Read
Jokowi
Presiden Jokowi. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyoroti pentingnya kecepatan pengumuman hasil gelar perkara khusus terkait dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, menekankan agar Polri tidak berlama-lama dalam menyampaikan hasil akhir kepada publik.

“Kami mewanti-wanti dan berharap kesimpulan ini jangan terlalu lama untuk diumumkan. Karena satu, prosesnya sudah baik,” ujar Anam kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2025).

Menurut Anam, gelar perkara dilakukan secara menyeluruh dengan menghadirkan berbagai pihak, mulai dari pelapor, terlapor, ahli, perwakilan Universitas Gadjah Mada (UGM), DPR, Kompolnas, hingga Ombudsman. Ia menilai komposisi ini cukup untuk menghasilkan pandangan yang komprehensif.

“Masing-masing pihak dikasih kesempatan untuk menjelaskan apa yang mereka yakini, baik pelapor maupun terlapor. Dan kami yang di eksternal juga diberi ruang untuk menggali lebih dalam,” tuturnya.

Baca Juga:  Berantas Suap dan Judi Sepakbola, Erick Thohir: Sikat Tanpa Pandang Bulu

Anam menjelaskan bahwa proses pendalaman telah dilakukan secara serius. Saat ini, tinggal menyusun dan merumuskan kesimpulan akhir dari pandangan yang telah dikemukakan seluruh peserta.

Salah satu sorotan dalam gelar perkara ini adalah tanggapan dari pihak UGM atas tudingan yang disampaikan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), termasuk analisis dari Roy Suryo dan Desmon Sianioar. UGM diklaim telah memberikan jawaban atas seluruh isu yang dilontarkan, termasuk mengenai karakter fisik ijazah.

Baca Juga:  Heboh Video Syur Diduga Lisa Mariana, Pakar Telematika Roy Suryo Sebut Asli dan Bukan Buatan AI

“Salah satu yang paling penting adalah karakter dari kertas, karakter dan stempel dan sebagainya, karena itu memang benda fisik. Sehingga dalam konteks seperti itu, sebagai satu proses metodologi penegakan hukum, kami mendapat gambaran yang kredibel,” jelas Anam.

Lebih lanjut, Anam juga menanggapi isu terkait lembar pengujian skripsi Presiden Jokowi yang disebut tidak terdapat dalam dokumen skripsi. Pihak UGM disebut telah menjelaskan hal itu secara detail.

Baca Juga:  Kata Dosen UGM soal Film Dirty Vote: Pembelajaran Materi soal Chek and Balance

“Kenapa kok skripsi ya yang belum ada tanda tangannya, itu dijelaskan. Dan itu terjadinya tidak hanya di satu-dua skripsi, tapi banyak skripsi yang model kayak gitu,” ungkapnya.

“Kenapa bisa terjadi? Lah itu ada penjelasannya yang menurut kami sangat informatif dan akuntabilitasnya oke, kredibilitasnya oke. Nah itu tadi kami dalami,” pungkasnya.

Dengan proses yang telah berjalan terbuka dan melibatkan banyak pihak, Kompolnas berharap Polri dapat segera merampungkan dan mengumumkan hasil akhir guna mengakhiri spekulasi yang berkembang di masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Hukum Berita Terbaru Gelar Perkara Ijazah Jokowi Ijazah Palsu Kompolnas Polri Roy Suryo TPUA UGM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terjerat utang

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.669 Triliun, ke Mana Saja Aliran Dananya?

Hargai Sejarah, Konvoi Persib 2026 Bakal Hadirkan 5 Generasi Juara Pakai Mobil Unimog

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.