Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:29 WIB

Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:00 WIB

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Sabtu, 1 Agustus 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
  • Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna
  • Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 1 Agustus 2026: Manfaatkan Peluang Cuan Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 1 Agustus 2026, Buruan Ambil Hadiah Skin & Bundle Gratis
  • Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kondisi Darurat Global, Panglima TNI Keluarkan Perintah Siaga 1 Nasional

By Aga GustianaSenin, 9 Maret 2026 11:14 WIB2 Mins Read
Prajurit TNI
Prajurit TNI. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto secara resmi menetapkan status Siaga 1 bagi seluruh jajaran prajurit di tanah air. Langkah preventif ini diambil guna memitigasi potensi gangguan keamanan domestik yang dipicu oleh eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah. Kebijakan strategis tersebut ditegaskan melalui Surat Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang ditandatangani oleh Asops Panglima TNI, Letjen Bobby Rinal Makmun, pada 1 Maret 2026.

Dalam instruksi tersebut, terdapat tujuh poin perintah krusial yang harus dijalankan oleh seluruh komando satuan.

Poin-Poin Utama Instruksi Panglima TNI

  1. Pengamanan Objek Vital: Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI diwajibkan menyiagakan personel dan alutsista. Patroli intensif harus dilakukan di pusat perekonomian dan infrastruktur strategis, mulai dari bandara, pelabuhan, stasiun, hingga fasilitas vital seperti kantor PLN.
  2. Pengawasan Ruang Udara: Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) diperintahkan melakukan pemantauan radar dan deteksi dini secara nonstop selama 24 jam penuh.
  3. Perlindungan WNI di Luar Negeri: Bais TNI diminta mengoordinasikan Atase Pertahanan di zona konflik untuk memetakan keberadaan WNI serta menyusun skenario evakuasi darurat bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri.
  4. Sterilisasi Kawasan Diplomatik: Kodam Jaya mendapatkan instruksi khusus untuk memperketat penjagaan di area kedutaan besar dan objek vital di wilayah Ibu Kota guna memastikan stabilitas keamanan Jakarta.
  5. Intelijen Preventif: Seluruh satuan intelijen dikerahkan untuk melakukan deteksi serta pencegahan dini terhadap segala bentuk ancaman yang menyasar fasilitas negara.
  6. Kesiapan Balakpus: Semua Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) TNI wajib menjaga level kesiapan unit masing-masing.
  7. Pelaporan Real-Time: Setiap dinamika sekecil apa pun di lapangan harus segera diteruskan secara berjenjang kepada Panglima TNI.

Respons Resmi Mabes TNI

Menanggapi terbitnya telegram tersebut, Mabes TNI menegaskan bahwa langkah ini merupakan manifestasi dari kewajiban militer dalam menjaga kedaulatan negara. Kapuspen TNI, Brigjen Aulia Dwi Nasrullah, menekankan bahwa tindakan ini berpijak pada amanat undang-undang.

Kepada awak media pada Minggu (8/3/2026), Aulia menjelaskan:

“Perlu saya sampaikan bahwa sesuai yg diamanatkan dalam UU TNI, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.”

Ia juga menegaskan bahwa militer Indonesia saat ini dalam posisi sangat responsif terhadap ketegangan global yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

“TNI bertugas secara profesional dan responsif, yang diwujudkan dengan senantiasa memelihara kemampuan dan kekuatan agar selalu siap operasional, serta siap siaga mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Agus Subiyanto alutsista keamanan nasional Panglima TNI Siaga 1 Timur Tengah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Pelecehan Seksual

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.