Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Selasa, 16 Juni 2026 21:43 WIB

Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer

Selasa, 16 Juni 2026 20:57 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak

Selasa, 16 Juni 2026 20:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
  • Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
  • Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!
  • Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 16 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kondisi Darurat Global, Panglima TNI Keluarkan Perintah Siaga 1 Nasional

By Aga GustianaSenin, 9 Maret 2026 11:14 WIB2 Mins Read
Prajurit TNI
Prajurit TNI. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto secara resmi menetapkan status Siaga 1 bagi seluruh jajaran prajurit di tanah air. Langkah preventif ini diambil guna memitigasi potensi gangguan keamanan domestik yang dipicu oleh eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah. Kebijakan strategis tersebut ditegaskan melalui Surat Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang ditandatangani oleh Asops Panglima TNI, Letjen Bobby Rinal Makmun, pada 1 Maret 2026.

Dalam instruksi tersebut, terdapat tujuh poin perintah krusial yang harus dijalankan oleh seluruh komando satuan.

Poin-Poin Utama Instruksi Panglima TNI

  1. Pengamanan Objek Vital: Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI diwajibkan menyiagakan personel dan alutsista. Patroli intensif harus dilakukan di pusat perekonomian dan infrastruktur strategis, mulai dari bandara, pelabuhan, stasiun, hingga fasilitas vital seperti kantor PLN.
  2. Pengawasan Ruang Udara: Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) diperintahkan melakukan pemantauan radar dan deteksi dini secara nonstop selama 24 jam penuh.
  3. Perlindungan WNI di Luar Negeri: Bais TNI diminta mengoordinasikan Atase Pertahanan di zona konflik untuk memetakan keberadaan WNI serta menyusun skenario evakuasi darurat bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri.
  4. Sterilisasi Kawasan Diplomatik: Kodam Jaya mendapatkan instruksi khusus untuk memperketat penjagaan di area kedutaan besar dan objek vital di wilayah Ibu Kota guna memastikan stabilitas keamanan Jakarta.
  5. Intelijen Preventif: Seluruh satuan intelijen dikerahkan untuk melakukan deteksi serta pencegahan dini terhadap segala bentuk ancaman yang menyasar fasilitas negara.
  6. Kesiapan Balakpus: Semua Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) TNI wajib menjaga level kesiapan unit masing-masing.
  7. Pelaporan Real-Time: Setiap dinamika sekecil apa pun di lapangan harus segera diteruskan secara berjenjang kepada Panglima TNI.
Baca Juga:  Pembelian Alutsista Lewat Utang, Ganjar: Bisa Mematikan

Respons Resmi Mabes TNI

Menanggapi terbitnya telegram tersebut, Mabes TNI menegaskan bahwa langkah ini merupakan manifestasi dari kewajiban militer dalam menjaga kedaulatan negara. Kapuspen TNI, Brigjen Aulia Dwi Nasrullah, menekankan bahwa tindakan ini berpijak pada amanat undang-undang.

Kepada awak media pada Minggu (8/3/2026), Aulia menjelaskan:

Baca Juga:  Rudal, Drone, dan Tank Canggih China Dipamerkan, Prabowo Jadi Saksi

“Perlu saya sampaikan bahwa sesuai yg diamanatkan dalam UU TNI, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.”

Baca Juga:  Netanyahu Tuding Hizbullah Ingin Gagalkan Stabilitas Israel-Lebanon, Operasi Militer Terus Berlanjut

Ia juga menegaskan bahwa militer Indonesia saat ini dalam posisi sangat responsif terhadap ketegangan global yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

“TNI bertugas secara profesional dan responsif, yang diwujudkan dengan senantiasa memelihara kemampuan dan kekuatan agar selalu siap operasional, serta siap siaga mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Agus Subiyanto alutsista keamanan nasional Panglima TNI Siaga 1 Timur Tengah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Video Cut Salwa di Hotel Full Durasi Viral, Warganet Cari Link Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.