bukamata.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Bandung kini mulai dibagikan kepada ibu hamil dan menyusui.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung memberikan pembekalan khusus bagi pengelola dapur untuk mengantisipasi risiko keracunan makanan.
“Tadi saya sudah melihat ke beberapa RW di Kecamatan Andir. MBG di Kota Bandung ternyata sudah dibagikan untuk warga, khususnya ibu yang sedang hamil dan menyusui,” kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
Meski tidak merinci jumlah penerima manfaat, ia menilai penyaluran program MBG di Kota Bandung sudah lebih merata.
“Kami tinggal menunggu kelanjutan program ini untuk penerima manfaat di Kota Bandung,” tambah Farhan.
Dinkes Kota Bandung Antisipasi Kasus Keracunan
Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah kasus keracunan makanan dalam program MBG.
Hal ini penting mengingat sebelumnya ratusan siswa SMP Negeri 35 Bandung pernah mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan dari program serupa.
“Kami mengundang seluruh pelaksana dapur dan pengelola makanan untuk mendapatkan penyuluhan. Kami memberikan bekal bagaimana mengelola makanan yang sehat, dan seluruh paket materinya pun sudah kami persiapkan,” kata Sony.
Para pengelola dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga diwajibkan mengurus izin operasional dan mengikuti pembinaan rutin dari Dinkes.
Strategi Pencegahan Keracunan Program MBG
Menurut Sony Adam, kasus keracunan dalam program MBG dapat dicegah melalui pengawasan menyeluruh, mulai dari:
- Sumber air yang digunakan untuk memasak.
- Kebersihan karyawan dapur.
- Cara penyajian makanan.
- Kualitas bahan makanan yang digunakan.
“Selain itu, ketersediaan bahan makanan dan kualitas makanan yang disajikan harus terjaga setiap hari. Persiapan matang sangat penting agar program MBG ini berjalan sehat dan aman,” tutur Sony.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan program Makan Bergizi Gratis Kota Bandung dapat berjalan lancar, aman, dan memberi manfaat maksimal bagi ibu hamil dan menyusui.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











