Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Harga Emas Antam Akhir Pekan: Masih Kokoh di Level Tertinggi, Cek Rinciannya Sebelum Investasi!

Sabtu, 11 April 2026 08:10 WIB
Garena Free Fire (FF)

Update! Kode Redeem FF Terbaru 11 April 2026: Klaim Skin M1014 dan Bundle Eksklusif Sekarang

Sabtu, 11 April 2026 08:03 WIB

Murojaah di Sela Pasien: Kisah dr. Hasan, Spesialis Onkologi Penjaga Al-Qur’an

Sabtu, 11 April 2026 07:59 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Harga Emas Antam Akhir Pekan: Masih Kokoh di Level Tertinggi, Cek Rinciannya Sebelum Investasi!
  • Update! Kode Redeem FF Terbaru 11 April 2026: Klaim Skin M1014 dan Bundle Eksklusif Sekarang
  • Murojaah di Sela Pasien: Kisah dr. Hasan, Spesialis Onkologi Penjaga Al-Qur’an
  • Update! Kode Redeem FC Mobile 11 April 2026: Klaim Pack Pemain Elite dan Jutaan Coins Gratis!
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
  • Sarapan di Bandung? Ini 5 Bubur Ayam Legendaris Paling Dicari
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Menjelajahi Serpihan Surga di Subang: Dari Hamparan Kebun Teh yang Menyejukkan hingga Sensasi Berendam Air Panas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 11 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kota Bandung Menggaet Gen Z dan Milenial Sebagai Panitia Pemilu

By Putri Mutia RahmanSelasa, 30 Januari 2024 17:04 WIB3 Mins Read
Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Kota Bandung menggaet Gen Z dan Milenial dalam penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. Nantinya Gen Z dan Milenial berperan aktif menjadi penyelenggara mulai dari petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) sampai Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Komisioner dan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Bandung, Khoirul Anam Gumilar Winata mengatakan, KPU memang mendorong Gen Z dan Milenial menjadi penyelenggara Pemilu mulai dari PPK, PPS hingga KPPS.

“KPU mengimbau dari 7 orang anggota KPPS sebanyak 3-4 orang merupakan anak muda generasi milenial dan generasi Z,” ujarnya pada Selasa, (30/1).

Ia mengatakan alasan banyak dilibatkannya anak muda dalam penyelenggaraan Pemilu karena kini KPU telah menetapkan sistem teknologi yang lekat dengan generasi Z. Selain itu, juga sebagai bentuk regenerasi.

“Antusiasme generasi Z saya rasa tinggi karena mereka daftar sendiri bukan rekomendasi RT dan RW. Mereka mendaftar sendiri, apakah itu dorongan dari kampus atau sekolah untuk berpartisipasi dalam kegiatan kepemiluan,” ungkapnya.

Ia juga menyebut, antusias pemilih pemula di Kota Bandung cukup tinggi. Terbukti dengan banyaknya permintaan sosialisasi Pemilu dari sekolah maupun organisasi kepemudaan kepada KPU.

Baca Juga:  Aktif Bermedsos Jadi Strategi Adhitia Yudisthira Gaet Hati Gen Z di Pilwalkot Cimahi

“Terlebih melihat tren di media sosial hari ini dengan gimiknya anak muda meramaikan kepemiluan walaupun dengan ciri khas mereka yang kritis dan analisis. Saya pikir Antusiasme generasi muda sangat tinggi,” kata dia.

Perlu diketahui, jumlah pemilih pemula di Bandung mencapai 10-15 persen dari seluruh DPT Kota Bandung yang berjumlah 1.872.381 pemilih.

“Buat generasi Z dan milenial salurkan hak suara teman teman dan cerdas menentukan pilihannya. Teman-teman pasti punya harapan untuk masa depan Indonesia 5 tahun ke depan,” ajaknya.

Baca Juga:  Pesan untuk Gen Z: Jangan Pernah Mencela Waktu

Salah satu milenial Kota Bandung yang aktif menjadi anggota PPK adalah Andre Abdul Rozak (26). Ia kini aktif menjadi anggota PPK Kecamatan Bandung Wetan. Ketertarikannya menjadi penyelenggara Pemilu bermula sejak 2019 saat menjadi bagian dari sekretariat PPS Kelurahan.

Ia mengatakan, ikut berperan aktif dalam penyelenggaraan Pemilu merupakan pengalaman yang berharga karena selain dapat menambah pengalaman namun juga menjadi bagian dari kesuksesan Pemilu.

“Kebetulan tahun 2019 sempet ikut Pemilu bukan sebagai PPK tapi sebagai sekretariat di kelurahan. Pengen tahu gimana jadi PPK, Pemilu dan gimana penyelenggaraan dan menambah pengalaman,” kata dia, Selasa (30/1).

Hal serupa diungkapkan, PPS Kelurahan Tamansari, Firman Wardiansyah (24). Ia mengatakan, sebagai generasi muda, harus aktif dalam segala lini kehidupan termasuk juga menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu.

Baca Juga:  Setelah Gen Z dan Alpha, Era Generasi Beta Dimulai!

“Ini sarana untuk bagaimana anak muda dapat aktif dan peka terhadap apa yang menjadi sebuah persoalan yang terjadi di masyarakat,” ujar pria kelahiran 1999 tersebut.

Salah satu Gen Z yang menjadi petugas KPPS adalah Diana Yuliani (20). Wanita kelahiran 2004 itu mengaku tertarik menjadi anggota KPPS karena ingin berkontribusi bagi masyarakat dan negara. Sebelumnya, ia juga telah menjadi Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).

“Kebetulan baru tahun ini menjadi KPPS dan baru mau nyoblos tahun sekarang. Sebelumnya aku juga jadi pantarlih. Aku yang mendata penduduk di sekitar rumah. Makanya aku bisa menjadi KPPS selanjutnya,” ujarnya.

“Ini bisa menjadi hal yang baru buat Gen Z. Kita bisa buktikan kalau anak muda juga bisa berkontribusi buat masyarakat dan negara. Yang senior juga bisa digantikan oleh yang junior,” imbuhnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gen Z Generasi Milenial Penyelenggara Pemilu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU

Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih ‘Kasus Tunggal’ di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah

Diduga Cemburu Buta, Pria di Bandung Berniat Serang Teman Istri tapi Berakhir Jatuh ke Sungai Citarum

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Nekat Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Komplotan KPK ‘Jadi-jadian’ Berakhir di Penjara

Sekda Jabar Soroti Insiden Bayi di RSHS: Harus Jadi Pelajaran, SOP Layanan Wajib Diperketat

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi

Bayi Nyaris Tertukar, Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas untuk Perawat RSHS

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.