Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misi Juara Makin Dekat! Putros Ungkap Kunci Persib Jelang Duel Panas Kontra Bali United

Jumat, 10 April 2026 18:00 WIB

Sedang Berlangsung! Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam di Semifinal AFF 2026, Duel Sengit Rebut Tiket Final

Jumat, 10 April 2026 17:17 WIB

Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih ‘Kasus Tunggal’ di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah

Jumat, 10 April 2026 17:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misi Juara Makin Dekat! Putros Ungkap Kunci Persib Jelang Duel Panas Kontra Bali United
  • Sedang Berlangsung! Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam di Semifinal AFF 2026, Duel Sengit Rebut Tiket Final
  • Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih ‘Kasus Tunggal’ di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah
  • Diduga Cemburu Buta, Pria di Bandung Berniat Serang Teman Istri tapi Berakhir Jatuh ke Sungai Citarum
  • Nekat Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Komplotan KPK ‘Jadi-jadian’ Berakhir di Penjara
  • Misi Hattrick Juara: Ramon Tanque Sebut Duel Persib vs Bali United Sebagai ‘Final’ Pertama dari 8 Laga Sisa
  • Sekda Jabar Soroti Insiden Bayi di RSHS: Harus Jadi Pelajaran, SOP Layanan Wajib Diperketat
  • Bayi Nyaris Tertukar, Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas untuk Perawat RSHS
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 10 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPK Apresiasi Upaya Antikorupsi Pemkab Bandung

By Aga GustianaSelasa, 26 Agustus 2025 17:12 WIB3 Mins Read
Pemkab Bandung
Rapat Koordinasi Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintah Daerah melalui program MCSP. (Foto: Dok Humas Kab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung atas keseriusan mereka dalam bidang pendidikan serta pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.

Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi (Kasatgas Korsup) Wilayah II KPK RI, Arif Nurcahyo, dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintah Daerah melalui program MCSP yang berlangsung di Gedung Moh Toha, Soreang, Selasa (26/8/2025). Acara ini turut dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, Sekretaris Daerah Cakra Amiyana, anggota DPRD, kepala OPD, para camat, serta perwakilan kepala desa.

“KPK mengapresiasi upaya Bupati Bandung yang menggelar berbagai kegiatan pendidikan dan pencegahan korupsi bersama KPK. Ini menunjukkan Bupati Bandung memiliki komitmen kuat dalam upaya pencegahan korupsi,” kata Arif dalam sambutannya.

Baca Juga:  Jelang Pemilu 2024, Polisi Simulasi Bentrok dengan Massa Aksi di Kabupaten Bandung

Hasil Kolaborasi dan Capaian

Arif menjelaskan, selama dua tahun terakhir, Pemkab Bandung bersama KPK aktif melakukan kerja sama dalam program edukasi serta pencegahan korupsi, baik di kalangan aparatur pemerintah maupun masyarakat. Menurutnya, hasil kolaborasi ini terlihat jelas dari sejumlah pencapaian.

Beberapa di antaranya adalah sembilan kali berturut-turut memperoleh Opini WTP dari BPK, serta peningkatan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK—yang kini dikenal dengan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP). Nilai MCP Kabupaten Bandung tercatat 92% pada 2023, naik menjadi 93% di 2024, dan ditargetkan meningkat lagi menjadi 94% pada 2025.

Capaian lain juga datang dari Sistem Penilaian Integritas (SPI). Pada 2023 Kabupaten Bandung berada di peringkat 4, lalu naik ke posisi 2 di 2024 dengan skor 74,04. Bahkan, nilai SPI eksternal daerah ini mencapai 87,77.

Baca Juga:  KPK Kembali Beraksi, Kantor Pajak Banjarmasin Jadi Lokasi OTT

Area Rawan dan Pentingnya Mitigasi

Meski progresnya menggembirakan, Arif menegaskan perlunya langkah pencegahan lebih lanjut. “Termasuk yang dilakukan KPK pada hari ini. Harapannya setelah kegiatan ini ada perubahan mindset sehingga tidak ingin melakukan korupsi. Kita juga berharap bisa menutup celah melalui perbaikan sistem untuk menghilangkan kesempatan korupsi,” ujarnya.

Ia menambahkan, ada delapan sektor yang dianggap paling rentan terhadap penyelewengan. Di antaranya adalah perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengawasan APIP, manajemen ASN, pengelolaan aset daerah, serta optimalisasi pajak.

“Saya melihat kepala daerahnya sudah berkomitmen, ini harapannya bisa diikuti oleh jajarannya. Apalagi di sini hadir juga legislatif, ini sangat baik untuk menguatkan komitmen anti korupsi,” ungkap Arif. “Kami menilai dari sisi prestasi, Kabupaten Bandung sudah baik. Kita harus yakinkan, tidak ada celah untuk kita bisa korupsi. Mari kita terus berkomitmen untuk mencegah dan memberantas korupsi,” tambahnya.

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok, Bupati Bandung Resmikan Ki Pinter Bedas

Komitmen Pemkab Bandung

Bupati Bandung Dadang Supriatna menilai rapat koordinasi ini penting sebagai forum evaluasi sekaligus penguatan bersama. “Sebagai kepala daerah, saya berkomitmen untuk menjadikan hasil evaluasi MCSP ini sebagai bahan perbaikan tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Kang DS, sapaan akrabnya, menegaskan komitmen tersebut sudah diwujudkan melalui sejumlah prestasi membanggakan. Ia menyebut keberhasilan ini merupakan bukti nyata konsistensi Pemkab Bandung dalam menghadirkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Antikorupsi Dadang Supriatna KPK MCSP Pemkab Bandung tata kelola pemerintahan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih ‘Kasus Tunggal’ di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah

Diduga Cemburu Buta, Pria di Bandung Berniat Serang Teman Istri tapi Berakhir Jatuh ke Sungai Citarum

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Nekat Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Komplotan KPK ‘Jadi-jadian’ Berakhir di Penjara

Sekda Jabar Soroti Insiden Bayi di RSHS: Harus Jadi Pelajaran, SOP Layanan Wajib Diperketat

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi

Bayi Nyaris Tertukar, Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas untuk Perawat RSHS

Haji Rasa Konser! Pemerintah Siapkan Sistem ‘War Tiket’ Agar Jamaah Tak Perlu Antre Puluhan Tahun

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.