Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 05:00 WIB

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Kamis, 19 Februari 2026 04:00 WIB

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa
  • THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS
  • Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa
  • Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit
  • Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian
  • Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!
  • Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?
  • Sudah Bebas Penjara, Anak Nia Daniaty Masih Terjerat Kewajiban Ganti Rugi Rp8,1 Miliar, Ini Alasannya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPK Apresiasi Upaya Antikorupsi Pemkab Bandung

By Aga GustianaSelasa, 26 Agustus 2025 17:12 WIB3 Mins Read
Pemkab Bandung
Rapat Koordinasi Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintah Daerah melalui program MCSP. (Foto: Dok Humas Kab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung atas keseriusan mereka dalam bidang pendidikan serta pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.

Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi (Kasatgas Korsup) Wilayah II KPK RI, Arif Nurcahyo, dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintah Daerah melalui program MCSP yang berlangsung di Gedung Moh Toha, Soreang, Selasa (26/8/2025). Acara ini turut dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, Sekretaris Daerah Cakra Amiyana, anggota DPRD, kepala OPD, para camat, serta perwakilan kepala desa.

“KPK mengapresiasi upaya Bupati Bandung yang menggelar berbagai kegiatan pendidikan dan pencegahan korupsi bersama KPK. Ini menunjukkan Bupati Bandung memiliki komitmen kuat dalam upaya pencegahan korupsi,” kata Arif dalam sambutannya.

Baca Juga:  Bupati Bandung Ajak Ulama Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Lewat Program Pemberdayaan Ekonomi

Hasil Kolaborasi dan Capaian

Arif menjelaskan, selama dua tahun terakhir, Pemkab Bandung bersama KPK aktif melakukan kerja sama dalam program edukasi serta pencegahan korupsi, baik di kalangan aparatur pemerintah maupun masyarakat. Menurutnya, hasil kolaborasi ini terlihat jelas dari sejumlah pencapaian.

Beberapa di antaranya adalah sembilan kali berturut-turut memperoleh Opini WTP dari BPK, serta peningkatan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK—yang kini dikenal dengan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP). Nilai MCP Kabupaten Bandung tercatat 92% pada 2023, naik menjadi 93% di 2024, dan ditargetkan meningkat lagi menjadi 94% pada 2025.

Capaian lain juga datang dari Sistem Penilaian Integritas (SPI). Pada 2023 Kabupaten Bandung berada di peringkat 4, lalu naik ke posisi 2 di 2024 dengan skor 74,04. Bahkan, nilai SPI eksternal daerah ini mencapai 87,77.

Baca Juga:  Rincian Aset Yaqut Cholil Qoumas Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

Area Rawan dan Pentingnya Mitigasi

Meski progresnya menggembirakan, Arif menegaskan perlunya langkah pencegahan lebih lanjut. “Termasuk yang dilakukan KPK pada hari ini. Harapannya setelah kegiatan ini ada perubahan mindset sehingga tidak ingin melakukan korupsi. Kita juga berharap bisa menutup celah melalui perbaikan sistem untuk menghilangkan kesempatan korupsi,” ujarnya.

Ia menambahkan, ada delapan sektor yang dianggap paling rentan terhadap penyelewengan. Di antaranya adalah perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengawasan APIP, manajemen ASN, pengelolaan aset daerah, serta optimalisasi pajak.

“Saya melihat kepala daerahnya sudah berkomitmen, ini harapannya bisa diikuti oleh jajarannya. Apalagi di sini hadir juga legislatif, ini sangat baik untuk menguatkan komitmen anti korupsi,” ungkap Arif. “Kami menilai dari sisi prestasi, Kabupaten Bandung sudah baik. Kita harus yakinkan, tidak ada celah untuk kita bisa korupsi. Mari kita terus berkomitmen untuk mencegah dan memberantas korupsi,” tambahnya.

Baca Juga:  Raih Juara Kedua MTQ Tingkat Jawa Barat, Bupati Apresiasi Kafilah Kabupaten Bandung

Komitmen Pemkab Bandung

Bupati Bandung Dadang Supriatna menilai rapat koordinasi ini penting sebagai forum evaluasi sekaligus penguatan bersama. “Sebagai kepala daerah, saya berkomitmen untuk menjadikan hasil evaluasi MCSP ini sebagai bahan perbaikan tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Kang DS, sapaan akrabnya, menegaskan komitmen tersebut sudah diwujudkan melalui sejumlah prestasi membanggakan. Ia menyebut keberhasilan ini merupakan bukti nyata konsistensi Pemkab Bandung dalam menghadirkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Antikorupsi Dadang Supriatna KPK MCSP Pemkab Bandung tata kelola pemerintahan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Tangis Pecah Usai 43 Tahun! Pertemuan Dua Sahabat SD Ini Bikin Netizen Ikut Mewek

Anggaran Pendidikan Jabar Dinilai Cukup, Rafael Situmorang Soroti Daya Tampung dan Beasiswa

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.