Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya

Minggu, 7 Juni 2026 15:13 WIB

Jangan Sampai Salah! Begini Aturan KETM Desil 1 yang Tidak Ambil Sekolah Rekomendasi SPMB Jabar

Minggu, 7 Juni 2026 14:55 WIB
Momen debut Alfeandra Dewangga di Persib Bandung saat melawan Selangor FC.

Minim Menit Bermain, Alfeandra Dewangga Diisukan Cabut dari Persib Bandung

Minggu, 7 Juni 2026 14:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
  • Jangan Sampai Salah! Begini Aturan KETM Desil 1 yang Tidak Ambil Sekolah Rekomendasi SPMB Jabar
  • Minim Menit Bermain, Alfeandra Dewangga Diisukan Cabut dari Persib Bandung
  • Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun Hari Ini, Simak Daftar Lengkap per Gram
  • ISAK TANGIS PECAH! Momen Terakhir Matilda Keliling Bandung Sebelum Pindah ke Aviary Irfan Hakim
  • Link Streaming MotoGP Hungaria 2026, Marc Márquez Siap Lanjutkan Dominasi di Race Utama
  • BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pangandaran: Ternyata dari Sesar Aktif Bawah Laut!
  • Persib Santai di Bursa Transfer, Tapi Siapkan ‘Bom Kejutan’ untuk Musim 2026/27
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 7 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPK Apresiasi Upaya Antikorupsi Pemkab Bandung

By Aga GustianaSelasa, 26 Agustus 2025 17:12 WIB3 Mins Read
Pemkab Bandung
Rapat Koordinasi Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintah Daerah melalui program MCSP. (Foto: Dok Humas Kab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung atas keseriusan mereka dalam bidang pendidikan serta pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.

Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi (Kasatgas Korsup) Wilayah II KPK RI, Arif Nurcahyo, dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintah Daerah melalui program MCSP yang berlangsung di Gedung Moh Toha, Soreang, Selasa (26/8/2025). Acara ini turut dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, Sekretaris Daerah Cakra Amiyana, anggota DPRD, kepala OPD, para camat, serta perwakilan kepala desa.

“KPK mengapresiasi upaya Bupati Bandung yang menggelar berbagai kegiatan pendidikan dan pencegahan korupsi bersama KPK. Ini menunjukkan Bupati Bandung memiliki komitmen kuat dalam upaya pencegahan korupsi,” kata Arif dalam sambutannya.

Baca Juga:  Tampung Aduan Warga, Dadang Minta Tiap OPD Miliki Layanan Quick Response

Hasil Kolaborasi dan Capaian

Arif menjelaskan, selama dua tahun terakhir, Pemkab Bandung bersama KPK aktif melakukan kerja sama dalam program edukasi serta pencegahan korupsi, baik di kalangan aparatur pemerintah maupun masyarakat. Menurutnya, hasil kolaborasi ini terlihat jelas dari sejumlah pencapaian.

Beberapa di antaranya adalah sembilan kali berturut-turut memperoleh Opini WTP dari BPK, serta peningkatan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK—yang kini dikenal dengan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP). Nilai MCP Kabupaten Bandung tercatat 92% pada 2023, naik menjadi 93% di 2024, dan ditargetkan meningkat lagi menjadi 94% pada 2025.

Capaian lain juga datang dari Sistem Penilaian Integritas (SPI). Pada 2023 Kabupaten Bandung berada di peringkat 4, lalu naik ke posisi 2 di 2024 dengan skor 74,04. Bahkan, nilai SPI eksternal daerah ini mencapai 87,77.

Baca Juga:  Masyarakat Desa Ganjar Sabar Rasakan Manfaat Program Prioritas Bupati Bandung

Area Rawan dan Pentingnya Mitigasi

Meski progresnya menggembirakan, Arif menegaskan perlunya langkah pencegahan lebih lanjut. “Termasuk yang dilakukan KPK pada hari ini. Harapannya setelah kegiatan ini ada perubahan mindset sehingga tidak ingin melakukan korupsi. Kita juga berharap bisa menutup celah melalui perbaikan sistem untuk menghilangkan kesempatan korupsi,” ujarnya.

Ia menambahkan, ada delapan sektor yang dianggap paling rentan terhadap penyelewengan. Di antaranya adalah perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengawasan APIP, manajemen ASN, pengelolaan aset daerah, serta optimalisasi pajak.

“Saya melihat kepala daerahnya sudah berkomitmen, ini harapannya bisa diikuti oleh jajarannya. Apalagi di sini hadir juga legislatif, ini sangat baik untuk menguatkan komitmen anti korupsi,” ungkap Arif. “Kami menilai dari sisi prestasi, Kabupaten Bandung sudah baik. Kita harus yakinkan, tidak ada celah untuk kita bisa korupsi. Mari kita terus berkomitmen untuk mencegah dan memberantas korupsi,” tambahnya.

Baca Juga:  Jangan Terpancing, Bupati Bandung Minta Masyarakat Tunggu Hasil Resmi KPU

Komitmen Pemkab Bandung

Bupati Bandung Dadang Supriatna menilai rapat koordinasi ini penting sebagai forum evaluasi sekaligus penguatan bersama. “Sebagai kepala daerah, saya berkomitmen untuk menjadikan hasil evaluasi MCSP ini sebagai bahan perbaikan tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Kang DS, sapaan akrabnya, menegaskan komitmen tersebut sudah diwujudkan melalui sejumlah prestasi membanggakan. Ia menyebut keberhasilan ini merupakan bukti nyata konsistensi Pemkab Bandung dalam menghadirkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Antikorupsi Dadang Supriatna KPK MCSP Pemkab Bandung tata kelola pemerintahan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Sampai Salah! Begini Aturan KETM Desil 1 yang Tidak Ambil Sekolah Rekomendasi SPMB Jabar

ISAK TANGIS PECAH! Momen Terakhir Matilda Keliling Bandung Sebelum Pindah ke Aviary Irfan Hakim

Ilustrasi gempa

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pangandaran: Ternyata dari Sesar Aktif Bawah Laut!

Mau Jadi ASN? Ini Jadwal dan Syarat Lengkap PPPK Sekolah Rakyat 2026

Pusaran Kasus Ijon Bekasi: Nama Mantan Pj Bupati Dani Ramdan Terseret dalam Sidang Suap APBD

Buntut Narasi Jabar Barbar dan Intoleran, Koalisi Advokat Sunda Seret Abu Janda ke Polisi

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau di Dapur’ Viral Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu Mengintai
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.