Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 2027, Catat Tanggal Puasa dan Lebaran

Senin, 21 September 2026 03:00 WIB
Ilustrasi banjir

Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan

Senin, 21 September 2026 01:00 WIB

Persib Comeback! Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bungkam Persijap 2-1

Minggu, 20 September 2026 21:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 2027, Catat Tanggal Puasa dan Lebaran
  • Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan
  • Persib Comeback! Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bungkam Persijap 2-1
  • Nikah Mendadak dengan Andre Taulany, Amanda Rigby Dituding Hamil? Cek Lagi Ramalan Hard Gumay
  • 1.096 Botol Miras Ilegal Disita di Jatinangor, 25 Orang Diamankan
  • Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk
  • Link Live Streaming Persijap vs Persib, Kick Off 19.00 WIB di Super League
  • Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 21 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lagi! Pernyataan Dedi Mulyadi Dibantah Jejak Digital Sendiri, Kini Soal Tak Pernah Sakit Selama 20 Tahun

By Aga GustianaRabu, 23 Juli 2025 09:00 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (Demul). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pernyataan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Demul) mengenai gaya hidup sehat tanpa konsumsi obat-obatan kimia kembali menjadi bahan perbincangan warganet. Isu ini mencuat di tengah polemik kasus makan gratis dalam acara pernikahan anaknya, yang berujung pada meninggalnya tiga orang warga.

Klaim Dedi yang menyatakan sudah 15 tahun menjalani hidup tanpa obat kimia sempat kembali viral di media sosial. Publik menyoroti pernyataan tersebut karena dinilai tidak konsisten dengan rekam jejak yang muncul di ruang digital.

Dalam podcast bersama Deddy Corbuzier pada tahun 2021, Dedi secara terbuka menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah mengonsumsi obat kimia selama lebih dari satu dekade. Bahkan, ia mengaku enggan minum jamu saat sakit.

“Saya sudah 15 tahun tidak pernah minum obat kimia,” ujar Dedi kepada Deddy Corbuzier.

Deddy yang mendengar pengakuan itu sempat terkejut dan bertanya, “Jamu pun tidak?” Dedi menjawab dengan santai bahwa ia bahkan tidak menyentuh jamu-jamuan tradisional.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ancam Umumkan Pelaku Pembuang Sampah ke Sungai

Kebiasaan ini, menurut Dedi, berawal dari pertemuannya dengan seorang ahli pengobatan tradisional lulusan Australia. Kala itu, ia mengalami demam tinggi hingga suhu tubuh mencapai 40 derajat Celcius. Sang praktisi menantangnya untuk pulih tanpa obat. Dedi kemudian hanya diberi air kelapa, teh madu, serta anjuran mengonsumsi buah segar dan beristirahat total.

Pada 2025, Dedi kembali menegaskan prinsip hidup sehat yang dipegangnya.

“Dokter pribadi saya adalah air putih, buah-buahan, matahari dan olahraga. Dua puluh tahun saya hidup tanpa obat dan tidak pernah minum obat, dan tidak pernah sakit kepala sedikit pun, tidak pernah sakit perut. Alhamdulillah,” ungkapnya.

Namun, publik menyoroti inkonsistensi narasi tersebut ketika ditemukan rekam medis Dedi menjalani prosedur Digital Subtraction Angiography (DSA) di RSPAD Jakarta pada tahun 2022. Ia sempat menjalani tindakan medis modern yang melibatkan anestesi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Prioritaskan Pendidikan hingga Kesehatan dalam Arah Pembangunan Jawa Barat

Tindakan tersebut dilakukan oleh dr. Terawan Agus Putranto, mantan Menteri Kesehatan RI. Dedi menyebut prosedur ini dilakukan untuk menjaga kesehatan aliran darah ke otaknya.

“Kita sehat tapi akan diambil tindakan agar lebih sehat lagi. Hanya ada di RSPAD yang dipimpin dr Terawan,” katanya saat itu.

Ia juga mengungkap bahwa langkah medis tersebut diambil atas rekomendasi dokter saraf yang menemukan indikasi penyumbatan aliran darah menuju otak.

Meski tetap mengklaim tidak mengonsumsi obat kimia, publik mempertanyakan ketegasan Dedi dalam mempertahankan gaya hidupnya. Prosedur DSA sendiri merupakan bagian dari pengobatan modern, yang kerap diasosiasikan dengan intervensi medis kimiawi.

“Tidak ada apa-apa sih, hanya ada sesuatu yang harus segera dibenahi supaya lebih sehat lagi,” ujar Dedi kala itu, seolah mengecilkan tindakan medis yang dijalaninya.

Netizen pun bereaksi keras. Beberapa menyatakan hampir percaya sebelum melihat rekam digitalnya.

Baca Juga:  Kontroversi UMSK Jabar 2026: Dedi Mulyadi Disebut Anti Kritik, KSPI Siap Demo Maraton

“Kenapa sih harus ada jejak digitalnya? Padahal dikit lagi saya percaya loh pak,” tulis seorang netizen.

“Jejak digital memang kejam,” komentar lainnya.

Publik juga mengaitkan inkonsistensi ini dengan pernyataan Dedi dalam kasus makan gratis saat pernikahan anaknya, Maula Akbar Mulyadi, dengan Putri Karlina. Sebelumnya, Dedi sempat mengajak warga untuk makan sepuasnya di acara tersebut. Namun pasca-insiden, ia justru mengaku tidak mengetahui adanya acara makan dan bahkan menyatakan sudah melarangnya.

Kontradiksi pernyataan Dedi sebelum dan sesudah kejadian tragis itu membuat publik kembali mempertanyakan kredibilitasnya. Di era digital seperti sekarang, rekam jejak sulit dihapus atau diabaikan. Apa yang dulu diucapkan dapat dengan mudah ditelusuri ulang.

Kini, publik tidak hanya menilai dari apa yang dikatakan, tapi juga dari konsistensi tindakan yang dilakukan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 2027, Catat Tanggal Puasa dan Lebaran

Ilustrasi banjir

Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan

1.096 Botol Miras Ilegal Disita di Jatinangor, 25 Orang Diamankan

Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • gempa
    Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.