Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Desil 1-4 Jadi Kunci Bansos Agustus 2026, Begini Cara Cek Status PKH dan BPNT Lewat HP

Senin, 24 Agustus 2026 21:04 WIB

Anak Lebih Suka Cokelat daripada Susu? Champion Punya Jawaban Baru untuk Orang Tua

Senin, 24 Agustus 2026 20:54 WIB

Sandy Walsh Bongkar Rahasia Cepat Nyetel di Persib, Ternyata Gara-gara Ini!

Senin, 24 Agustus 2026 20:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Desil 1-4 Jadi Kunci Bansos Agustus 2026, Begini Cara Cek Status PKH dan BPNT Lewat HP
  • Anak Lebih Suka Cokelat daripada Susu? Champion Punya Jawaban Baru untuk Orang Tua
  • Sandy Walsh Bongkar Rahasia Cepat Nyetel di Persib, Ternyata Gara-gara Ini!
  • NIK KTP Jadi Kunci! Cek BPNT Tahap 3 2026, Ada Bantuan Rp600 Ribu?
  • Tingkatkan Keamanan Pengguna dan Pengemudi, inDrive Hadirkan Layanan SIAGA di Bandung
  • Utamakan Pendidikan di Tengah Mahkota: Kisah Chika, Siswi SD Asal Bogor yang Harumkan Jawa Barat
  • Pendaki 16 Tahun Tewas Jatuh di Jurang Gunung Sumbing, Sempat Terpisah dari Rombongan
  • Modal Manis Musim Lalu, Beckham Putra Bidik Momen Gila: Persib Lolos ACL Two!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 24 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kontroversi UMSK Jabar 2026: Dedi Mulyadi Disebut Anti Kritik, KSPI Siap Demo Maraton

By SusanaRabu, 31 Desember 2025 13:01 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Konflik terkait Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Jawa Barat 2026 memanas.

Ketua DPW FSPMI Jawa Barat, Suparno, menuding Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) anti kritik setelah komentar mengenai UMSK Purwakarta di akun TikTok gubernur tersebut terus dihapus.

“Hari kemarin saya suruh istri saya komentar tentang UMSK Purwakarta tidak ada angkanya. Setelah dikomentari, tidak sampai hitungan menit komentar itu dihapus. Saya komentar lagi, dihapus lagi, dikirim lagi, dihapus lagi. Artinya apa ini? Anti kritik,” kata Suparno, dikutip dari YouTube Urban J TV.

Menurut Suparno, perilaku tersebut menunjukkan adanya pengawasan ketat terhadap opini publik di media sosial oleh buzzer yang membela KDM, sehingga kritik yang sah terhadap kebijakan gubernur tak diterima.

Baca Juga:  Ditantang Dedi Mulyadi, Direktur LSI Yakin Ridwan Kamil Bakal Menang Mudah di Pilgub Jabar

Dedi Mulyadi Buka Suara Soal UMSK Purwakarta

Menanggapi tudingan anti kritik, Dedi Mulyadi memberikan klarifikasi melalui akun TikTok pribadinya @dedimulyadiofficial pada Selasa (30/12/2025). KDM menjelaskan bahwa usulan UMSK dari Purwakarta memang tidak disertakan dalam lampiran untuk 2026.

“Katanya Gubernur mencoret dari Purwakarta. Faktanya, Purwakarta memang tidak mengusulkan lampiran UMSK 2026. Sampai bos serikat buruh ke saya, katanya saya berbohong,” jelas Dedi Mulyadi.

Klarifikasi ini muncul setelah viralnya narasi bahwa gubernur melakukan pemangkasan angka UMSK tanpa prosedur resmi.

Said Iqbal Ancam Gelombang Aksi Buruh

Ketegangan bertambah setelah Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, memberikan peringatan keras.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Anggaran THR untuk Ormas atau LSM

Ia menegaskan bahwa serikat buruh akan melakukan aksi demonstrasi maraton jika pemerintah tidak mengembalikan nilai UMSK sesuai rekomendasi awal bupati dan wali kota.

“Kalau pemerintah pusat tidak meminta KDM mengembalikan UMSK Jawa Barat, aksi akan berlanjut. Habis Lebaran, aksi lagi,” tegas Said Iqbal di Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025).

Said Iqbal menyebut kawasan Bekasi, Karawang, Purwakarta, hingga Subang sebagai pusat industri terbesar di Asia Tenggara, sehingga perubahan UMSK yang merugikan buruh akan berdampak signifikan pada jutaan pekerja.

Tuduhan Tekanan dan Politik Uang

Presiden KSPI juga menyoroti dugaan adanya tekanan dari kelompok kepentingan tertentu di balik perubahan nilai UMSK.

Ia mempertanyakan motif di balik keputusan gubernur dan menyindir gaya komunikasi Dedi Mulyadi yang dianggap lebih fokus menghadapi kritik melalui media sosial daripada menyelesaikan masalah di lapangan.

Baca Juga:  Beda Sendiri di HUT Jakarta, Karangan Bunga Monokrom dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jadi Sorotan

“Jangan seenaknya mengubah aturan. Siapa di belakang KDM? Kekuatan apa? Apakah ada uang pengusaha yang mengalir?” ujar Said Iqbal.

Lebih lanjut, ia mengingatkan gubernur agar kebijakan UMSK tidak bertentangan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait kesejahteraan buruh.

Penutup

Kasus ini berpotensi memicu ketegangan sosial-politik di Jawa Barat menjelang tahun baru, mengingat isu UMSK menyangkut hak pekerja, keadilan regulasi, dan hubungan antara pemerintah daerah dengan serikat buruh.

Interaksi antara gubernur, buzzer, dan masyarakat melalui media sosial membuat kontroversi ini cepat viral, memancing perdebatan publik tentang keterbukaan pemerintah terhadap kritik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Desil 1-4 Jadi Kunci Bansos Agustus 2026, Begini Cara Cek Status PKH dan BPNT Lewat HP

Anak Lebih Suka Cokelat daripada Susu? Champion Punya Jawaban Baru untuk Orang Tua

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

NIK KTP Jadi Kunci! Cek BPNT Tahap 3 2026, Ada Bantuan Rp600 Ribu?

Pendaki 16 Tahun Tewas Jatuh di Jurang Gunung Sumbing, Sempat Terpisah dari Rombongan

Nasib ASN Bandung Barat yang Viral Live TikTok Saat Jam Kerja

Kasus ISPA Jawa Barat Tertinggi di Indonesia, Tembus 1,8 Juta Kasus!

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.