Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Selasa, 15 September 2026 19:36 WIB

Persib Kontra FC Seoul di ACL Two, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live

Selasa, 15 September 2026 19:11 WIB

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Selasa, 15 September 2026 18:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara
  • Persib Kontra FC Seoul di ACL Two, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live
  • Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA
  • Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar
  • Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal
  • Menembus Benteng Korea: Nostalgia Kelam 31 Tahun Silam Saat Persib Ditekuk Shin Tae-yong
  • Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega
  • Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Anggaran THR untuk Ormas atau LSM

By SusanaSelasa, 18 Maret 2025 14:15 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat terpilih periode 2025-2030, Dedi Mulyadi. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang meminta jatah Tunjangan Hari Raya (THR) kepada lembaga pemerintah maupun swasta, termasuk kepada pengusaha.

Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi saat mengunjungi Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Senin (17/3/2025).

“Oh, sudah tegas! Saya sampaikan hari ini bahwa tidak boleh ada permintaan THR ke toko, lembaga usaha, kantor-kantor, atau kemanapun,” ujar Dedi.

Dengan nada bercanda, Dedi mengungkapkan bahwa banyak kepala dinas dan wali kota yang merasa pusing menghadapi situasi seperti ini menjelang Lebaran.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

“Jujur saja, di tanggal-tanggal seperti ini, kepala dinas pusing, wali kota juga pusing, sama,” tambahnya.

Anggaran THR Tidak Pernah Dialokasikan untuk Kelompok Tertentu

Dedi menegaskan bahwa dalam anggaran pemerintah daerah, tidak ada pos khusus untuk pembagian THR kepada organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), atau kelompok tertentu.

Baca Juga:  Defisit dan Dugaan KKN, Demonstran Gempur Kantor Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

“Anggaran pembagian THR untuk ormas, LSM, atau siapapun itu tidak ada,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa pejabat pemerintahan hanya menerima THR dari pemerintah untuk keluarga mereka sendiri.

Jika ada yang meminta jatah THR kepada mereka, maka para pejabat akan kesulitan memenuhi kebutuhan keluarganya sendiri.

“Orang datang ke kantor minta THR, sementara kepala dinas hanya mendapatkan THR dari pemerintah untuk keluarganya. Kalau itu dibagi-bagi, keluarganya sendiri tidak kebagian. Jadi harus diambil dari mana?” ujarnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Harap Taufik Hidayat Dijatuhi Hukuman Maksimal Sesuai Perbuatannya

Dukung Gerakan Antikorupsi dengan Menolak Permintaan THR

Dedi menegaskan bahwa larangan meminta THR juga menjadi bagian dari upaya mendukung gerakan antikorupsi dan pemerintahan yang bersih.

“Kalau kita ingin mendukung gerakan antikorupsi dan pemerintahan yang bersih, maka tidak boleh ada permintaan THR menjelang Lebaran. Karena kalau dipaksakan, nanti anggaran yang bukan peruntukannya bisa disalahgunakan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anggaran Dedi Mulyadi THR
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

ilustrasi kekerasan

Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega

Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.