Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026: Klaim Pack Pemain Rating Tinggi & Gems Gratis!

Minggu, 12 April 2026 02:00 WIB

Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!

Minggu, 12 April 2026 01:00 WIB

Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak

Sabtu, 11 April 2026 18:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026: Klaim Pack Pemain Rating Tinggi & Gems Gratis!
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak
  • Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten
  • Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 di Dapur, Benarkah Fakta atau Cuma Editan?
  • Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Larangan Study Tour Picu Kontroversi, Dedi Mulyadi Akhirnya Minta Maaf

By SusanaRabu, 26 Februari 2025 19:25 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perseteruan antara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan sejumlah SMA di Jawa Barat terkait larangan study tour masih terus berlanjut.

Setelah resmi dilantik sebagai Gubernur, Dedi mengeluarkan kebijakan tegas melarang kegiatan study tour bagi sekolah-sekolah di wilayahnya.

Namun, kebijakan tersebut menimbulkan reaksi beragam. Beberapa sekolah yang telah merencanakan dan memesan perjalanan tetap nekat berangkat, sementara banyak orang tua murid dan pihak sekolah menyatakan ketidaksetujuannya terhadap larangan tersebut.

Setelah polemik ini ramai diperbincangkan, Dedi Mulyadi akhirnya meminta maaf atas kebijakan tersebut. Permintaan maafnya disampaikan dalam percakapan via telepon dengan Humas SMAN 6 Depok, yang direkam dan diunggah di akun Instagram @dedimulyadi71 pada Selasa (25/2/2025).

Baca Juga:  Pakar Nilai Kebijakan Larangan Study Tour Bisa Timbulkan Masalah Sosial Baru

Dedi Mulyadi Pecat Kepala Sekolah yang Nekat Study Tour

Setelah pelantikannya, Dedi mengambil tindakan tegas dengan mencopot Kepala SMAN 6 Depok yang tetap mengizinkan siswanya melakukan study tour meskipun sudah ada larangan.

Dalam percakapan telepon itu, Dedi mempertanyakan keputusan sekolah yang tetap menggelar perjalanan.

“Kenapa maksa piknik?” tanya Dedi.

Pihak SMAN 6 Depok menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan program outing class yang sudah menjadi bagian dari kunjungan kampus.

Namun, Dedi menilai tidak perlu bepergian jauh jika tujuan utamanya adalah kunjungan akademik.

“Ngapain jauh-jauh? Di Depok ada UI yang bagus,” ujarnya sambil tertawa.

Baca Juga:  Lewat Dedi Mulyadi, Kepala Sekolah SMK Lingga Kencana Depok Sampaikan Permohonan Maaf pada Keluarga Korban

Mendengar pernyataan Dedi, pihak sekolah akhirnya meminta maaf.

“Nggak, nggak, nggak usah minta maaf sama saya. Saya yang minta maaf bikin kebijakan yang membuat marah semua orang,” kata Dedi.

Alasan Dedi Mulyadi Larang Study Tour

Dalam kesempatan itu, Dedi menjelaskan alasan utama dirinya melarang study tour ke lokasi jauh. Ia merujuk pada insiden kecelakaan bus rombongan SMK di Depok yang terjadi di Ciater, Subang, dan menewaskan 11 orang.

Menurutnya, tragedi itu seharusnya menjadi pelajaran bagi sekolah-sekolah lain agar lebih berhati-hati dalam merencanakan perjalanan siswa.

“Apa nggak trauma? Ke Jawa Timur naik bus lagi, ampun,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dorong Anak Sekolah Jalan Kaki, Larang Orang Tua Menunggu di Sekolah

Namun, pihak sekolah beralasan bahwa mereka salah menafsirkan surat edaran terkait larangan study tour.

“Kami berpikirnya itu hanya imbauan, bukan larangan. Kecuali jika sudah bekerjasama dengan kampus tertentu, baru diperbolehkan,” kata Humas SMAN 6 Depok.

Mendengar hal tersebut, Dedi menganalogikan kebijakan ini dengan peringatan cuaca ekstrem.

“Kalau ada imbauan hujan badai dan dilarang keluar rumah, terus tetap keluar rumah dan kena musibah, salah siapa?” pungkasnya.

Meskipun kontroversial, Dedi menegaskan bahwa kebijakan ini dibuat demi keselamatan siswa. Namun, ia tetap meminta maaf jika kebijakan ini menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi minta maaf study tour
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar

program MBG

Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.