Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Rabu, 13 Mei 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lestarikan Populasi Laut, DKP Jabar Lepas 300 Ekor Lobster Hasil Budidaya

By SusanaSabtu, 19 Oktober 2024 02:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jabar berhasil melepas 300 ekor lobster hasil budidaya dalam ruangan ke laut lepas untuk melestarikan siklus hidup hewan yang menjadi komoditas unggulan Jabar.

Sejak 2020, DKP telah mengembangkan budidaya lobster dalam ruangan atau stock enhancement, dan pada tahun 2024 ini, mereka berhasil melepas 300 ekor lobster ke habitat alaminya.

Kepala DKP Jabar, Hermansyah, menjelaskan bahwa budidaya dalam ruangan ini bertujuan untuk menyelamatkan lobster Jabar dari ancaman kepunahan. Penangkapan benih lobster yang masif dan intensif dikhawatirkan akan memperpendek siklus hidup lobster di alam.

“Jika tidak ditanggulangi dengan tepat, sumber daya lobster di alam akan menurun dan terancam,” ujar Hermansyah di Bandung, Kamis (18/10/2024).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Janji Tuntaskan Kasus Sertifikat Laut Subang, Siap Tindak Tegas Oknum yang Terlibat

Salah satu upaya Pemprov Jabar untuk menjaga stabilitas populasi lobster adalah melalui budidaya dalam ruangan.

“Kami sudah memulai penelitian dan pengembangan ini sejak 2020, dan alhamdulillah, pada 2024 ini kami berhasil merilis kembali benih lobster ke laut. Jumlahnya mungkin belum banyak, tapi ini adalah langkah baik untuk masa depan lobster di Jawa Barat,” tambah Hermansyah.

Baca Juga:  Penataan PPI Paljaya Bekasi, Pemprov Jabar dan TRPN Akomodir Aspirasi Nelayan

Analis Aqua Culture Ahli Muda UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Selatan (PAPLWS) DKP Jabar, Denny Hamdani menjelaskan bahwa budidaya dalam ruangan dilakukan karena kondisi angin dan gelombang laut selatan membuat budidaya langsung di laut sangat sulit.

“Jabar adalah yang pertama kali berhasil membudidayakan lobster dalam ruangan. Kami akan terus mengembangkan teknik ini hingga menemukan cara dan teknologi yang tepat,” kata Denny.

Denny menjelaskan bahwa saat ini budidaya dalam ruangan baru mencapai segmentasi 2, dengan ukuran lobster 50-70 gram dan masa pemeliharaan selama 8 bulan.

Baca Juga:  70 Nelayan Jabar Dapat Pelatihan Kemampuan Penyelamatan di Laut

Uji coba lebih lanjut diperlukan hingga mencapai segmentasi 4, di mana ukuran dan berat lobster dapat lebih maksimal, sehingga secara ekonomi lebih menguntungkan bagi nelayan.

“Kunci keberhasilan budidaya lobster dalam ruangan adalah pakan, air, dan cahaya. Lobster merupakan ikan perairan dalam yang tidak memerlukan cahaya terang atau sinar matahari langsung. Selain itu, mereka tidak boleh terkena air hujan, dan pakan yang diberikan harus jenis moluska tertentu yang melimpah di Pangandaran,” pungkas Denny.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

budidaya DKP Jabar laut lobster
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.