Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?

Minggu, 28 Juni 2026 20:09 WIB
Zalnando

Resmi! Persib Berpisah dengan Zalnando Usai 6 Musim Penuh Cerita

Minggu, 28 Juni 2026 19:34 WIB

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Minggu, 28 Juni 2026 18:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?
  • Resmi! Persib Berpisah dengan Zalnando Usai 6 Musim Penuh Cerita
  • Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat
  • Messi Menggila! Cetak Gol ke-6, Pimpin Klasemen Top Skor Piala Dunia 2026
  • Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat
  • Guncang Bursa Transfer! Persib Umumkan Perpisahan dengan Rezaldi Hehanussa
  • Hanya Sun Tangan Tanpa Pelukan, Interaksi Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Picu Isu Rumah Tangga!
  • Garena Bagi-Bagi Hadiah Hari Ini! Kode Redeem FF 28 Juni 2026 Berhadiah Skin, Diamond, dan Emote Langka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lestarikan Populasi Laut, DKP Jabar Lepas 300 Ekor Lobster Hasil Budidaya

By SusanaSabtu, 19 Oktober 2024 02:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jabar berhasil melepas 300 ekor lobster hasil budidaya dalam ruangan ke laut lepas untuk melestarikan siklus hidup hewan yang menjadi komoditas unggulan Jabar.

Sejak 2020, DKP telah mengembangkan budidaya lobster dalam ruangan atau stock enhancement, dan pada tahun 2024 ini, mereka berhasil melepas 300 ekor lobster ke habitat alaminya.

Kepala DKP Jabar, Hermansyah, menjelaskan bahwa budidaya dalam ruangan ini bertujuan untuk menyelamatkan lobster Jabar dari ancaman kepunahan. Penangkapan benih lobster yang masif dan intensif dikhawatirkan akan memperpendek siklus hidup lobster di alam.

“Jika tidak ditanggulangi dengan tepat, sumber daya lobster di alam akan menurun dan terancam,” ujar Hermansyah di Bandung, Kamis (18/10/2024).

Baca Juga:  Penemuan Makhluk Laut Terbesar di Dunia, Ukurannya Dua Lapangan Basket

Salah satu upaya Pemprov Jabar untuk menjaga stabilitas populasi lobster adalah melalui budidaya dalam ruangan.

“Kami sudah memulai penelitian dan pengembangan ini sejak 2020, dan alhamdulillah, pada 2024 ini kami berhasil merilis kembali benih lobster ke laut. Jumlahnya mungkin belum banyak, tapi ini adalah langkah baik untuk masa depan lobster di Jawa Barat,” tambah Hermansyah.

Baca Juga:  Munas Alim Ulama NU Sepakati Laut Tak Boleh Dimiliki Individu Maupun Korporasi

Analis Aqua Culture Ahli Muda UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Selatan (PAPLWS) DKP Jabar, Denny Hamdani menjelaskan bahwa budidaya dalam ruangan dilakukan karena kondisi angin dan gelombang laut selatan membuat budidaya langsung di laut sangat sulit.

“Jabar adalah yang pertama kali berhasil membudidayakan lobster dalam ruangan. Kami akan terus mengembangkan teknik ini hingga menemukan cara dan teknologi yang tepat,” kata Denny.

Denny menjelaskan bahwa saat ini budidaya dalam ruangan baru mencapai segmentasi 2, dengan ukuran lobster 50-70 gram dan masa pemeliharaan selama 8 bulan.

Baca Juga:  70 Nelayan Jabar Dapat Pelatihan Kemampuan Penyelamatan di Laut

Uji coba lebih lanjut diperlukan hingga mencapai segmentasi 4, di mana ukuran dan berat lobster dapat lebih maksimal, sehingga secara ekonomi lebih menguntungkan bagi nelayan.

“Kunci keberhasilan budidaya lobster dalam ruangan adalah pakan, air, dan cahaya. Lobster merupakan ikan perairan dalam yang tidak memerlukan cahaya terang atau sinar matahari langsung. Selain itu, mereka tidak boleh terkena air hujan, dan pakan yang diberikan harus jenis moluska tertentu yang melimpah di Pangandaran,” pungkas Denny.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

budidaya DKP Jabar laut lobster
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.