Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Asian Para Games 2026: Indonesia Lampaui Target, Kini Kantongi Delapan Emas

Kamis, 22 Oktober 2026 13:49 WIB
kekerasan

Oknum Dokter Ditangkap, Anak Korban Kekerasan Seksual di Bandung Masih Trauma

Kamis, 22 Oktober 2026 13:12 WIB

Di balik Ketukan Palu UU Pesantren: Cerita KH Cucun Hadapi Gelombang Penolakan di Parlemen

Kamis, 22 Oktober 2026 12:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Asian Para Games 2026: Indonesia Lampaui Target, Kini Kantongi Delapan Emas
  • Oknum Dokter Ditangkap, Anak Korban Kekerasan Seksual di Bandung Masih Trauma
  • Di balik Ketukan Palu UU Pesantren: Cerita KH Cucun Hadapi Gelombang Penolakan di Parlemen
  • Igor Tolic Buka Peluang Rotasi, Fitrah Maulana Bisa Jadi Andalan Persib
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Dari Kopitiam sampai Batagor Legendaris, 5 Kuliner Bandung Paling Diburu
  • Buron! Dokter Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Diciduk di Apartemen Bekasi
  • Usai Kasus Siswi Magang, Pemkot Bandung Perketat Pengawasan di Setiap Dinas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 22 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lestarikan Populasi Laut, DKP Jabar Lepas 300 Ekor Lobster Hasil Budidaya

By SusanaSabtu, 19 Oktober 2024 02:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jabar berhasil melepas 300 ekor lobster hasil budidaya dalam ruangan ke laut lepas untuk melestarikan siklus hidup hewan yang menjadi komoditas unggulan Jabar.

Sejak 2020, DKP telah mengembangkan budidaya lobster dalam ruangan atau stock enhancement, dan pada tahun 2024 ini, mereka berhasil melepas 300 ekor lobster ke habitat alaminya.

Kepala DKP Jabar, Hermansyah, menjelaskan bahwa budidaya dalam ruangan ini bertujuan untuk menyelamatkan lobster Jabar dari ancaman kepunahan. Penangkapan benih lobster yang masif dan intensif dikhawatirkan akan memperpendek siklus hidup lobster di alam.

“Jika tidak ditanggulangi dengan tepat, sumber daya lobster di alam akan menurun dan terancam,” ujar Hermansyah di Bandung, Kamis (18/10/2024).

Salah satu upaya Pemprov Jabar untuk menjaga stabilitas populasi lobster adalah melalui budidaya dalam ruangan.

“Kami sudah memulai penelitian dan pengembangan ini sejak 2020, dan alhamdulillah, pada 2024 ini kami berhasil merilis kembali benih lobster ke laut. Jumlahnya mungkin belum banyak, tapi ini adalah langkah baik untuk masa depan lobster di Jawa Barat,” tambah Hermansyah.

Analis Aqua Culture Ahli Muda UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Selatan (PAPLWS) DKP Jabar, Denny Hamdani menjelaskan bahwa budidaya dalam ruangan dilakukan karena kondisi angin dan gelombang laut selatan membuat budidaya langsung di laut sangat sulit.

“Jabar adalah yang pertama kali berhasil membudidayakan lobster dalam ruangan. Kami akan terus mengembangkan teknik ini hingga menemukan cara dan teknologi yang tepat,” kata Denny.

Denny menjelaskan bahwa saat ini budidaya dalam ruangan baru mencapai segmentasi 2, dengan ukuran lobster 50-70 gram dan masa pemeliharaan selama 8 bulan.

Uji coba lebih lanjut diperlukan hingga mencapai segmentasi 4, di mana ukuran dan berat lobster dapat lebih maksimal, sehingga secara ekonomi lebih menguntungkan bagi nelayan.

“Kunci keberhasilan budidaya lobster dalam ruangan adalah pakan, air, dan cahaya. Lobster merupakan ikan perairan dalam yang tidak memerlukan cahaya terang atau sinar matahari langsung. Selain itu, mereka tidak boleh terkena air hujan, dan pakan yang diberikan harus jenis moluska tertentu yang melimpah di Pangandaran,” pungkas Denny.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

kekerasan

Oknum Dokter Ditangkap, Anak Korban Kekerasan Seksual di Bandung Masih Trauma

Di balik Ketukan Palu UU Pesantren: Cerita KH Cucun Hadapi Gelombang Penolakan di Parlemen

Buron! Dokter Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Diciduk di Apartemen Bekasi

ASN bisa WFA

Usai Kasus Siswi Magang, Pemkot Bandung Perketat Pengawasan di Setiap Dinas

Bakar Sampah Berujung Petaka, Kebun Bambu di Bandung Barat Terbakar

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Sampai Terlewat! Begini Cara Cek Bansos PKH-BPNT Oktober 2026, Dana Bisa Cair Bertahap

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.