bukamata.id – Setelah hampa dari lalu lalang penerbangan komersial berskala besar selama tiga tahun, Bandara Husein Sastranegara akhirnya resmi kembali beroperasi. Angin segar bagi warga Jawa Barat ini ditandai dengan mendaratnya armada jet komersial milik Garuda Indonesia yang mengangkut penumpang langsung dari Denpasar, Bali menuju jantung Kota Bandung.
Langkah ini menjadi milestone penting dalam menghidupkan kembali denyut transportasi udara di pusat Kota Kembang setelah melalui serangkaian proses sertifikasi ketat dari pemerintah.
Lolos Uji Kelayakan Standar Internasional
Pengaktifan kembali fasilitas transportasi udara ini tidak dilakukan secara instan. Pihak pengelola telah merombak serta memastikan seluruh sarana penunjang bekerja secara optimal sebelum resmi mengudara kembali.
“Hari ini menandakan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara yang kita siapkan jauh-jauh hari untuk memastikan pelayanan keamanan yang dipersyaratkan untuk kelayakan bandara. Kami mendapatkan sertifikasi kembali untuk dinyatakan dari Kementerian Perhubungan bahwa bandara ini layak dan bisa untuk digunakan,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Mohammad Rizal Pahlevi, Jumat (14/8/2026).
Pemeriksaan menyeluruh pun digulirkan oleh Kementerian Perhubungan guna menjamin keselamatan serta kenyamanan para penumpang.
“Jadi bukan sekadar visual, tapi seluruhnya diuji sesuai kelayakan dengan pola dan standar yang memenuhi standar airport internasional. Dan secara fisik maupun visual, seluruh keberadaan atau kelengkapan bandara itu harus kita pastikan bukan sekedar ada tapi berfungsi sangat baik,” ungkapnya.
Siap Tancap Gas: Rute Internasional Dibuka Oktober 2026
Pada tahap awal reaktivasi ini, operasional fasilitas difokuskan untuk melayani rute-rute domestik strategis, khususnya konektivitas menuju Pulau Sumatra dan Bali. Kendati demikian, masyarakat tak perlu menunggu lama untuk rute mancanegara.
InJourney memproyeksikan penerbangan internasional akan mulai melayani penumpang pada Oktober 2026 mendatang.
“Sekarang sedang dalam persiapan tentunya Kementerian Perhubungan. Dan Angkasa Pura telah berkoordinasi dalam waktu time frame mungkin hitungan bulan ke depan, kami perkirakan di bulan Oktober. Tentu ini sejarahnya bahwa Husein pernah terbang dengan rute Singapura, Kuala Lumpur dan mungkin hari ini juga jumlah airline-nya akan juga bertambah dari sebelumnya,” ucapnya.
Potensi Rute Baru Masih Akan Terus Bertambah
Mengenai daftar pasti maskapai dan destinasi penerbangan yang akan beroperasi, pengelola bandara belum membeberkannya secara mendetail. Namun, dipastikan ekspansi rute akan terus bergulir dalam waktu dekat.
“Saya kira secara kapasitas Husein sendiri untuk domestik tentu jalur Sumatera dan juga jalur Bali seperti sekarang ini. Jadi beberapa rute tentu akan dikembangkan, tidak tertutup hanya rute-rute yang existing dan bahkan ini terus berkembang. Dalam waktu dekat akan kita umumkan secara resmi,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










