Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 18:35 WIB
Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Sabtu, 28 Maret 2026 15:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
  • Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Longsor Terjang Permukiman di Jatinangor, Empat Warga Tertimbun Masih dalam Pencarian

By Aga GustianaJumat, 2 Januari 2026 18:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Longsor. Foto: IStockphoto.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya pencarian korban longsor di Kabupaten Sumedang masih terus berlangsung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat hingga kini belum menemukan empat warga yang diduga tertimbun material longsor di RW 1 Desa Sempur, Kecamatan Jatinangor. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat sore (2/1/2026).

Pranata Humas Ahli BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, membenarkan adanya korban dalam kejadian tersebut. Dari laporan awal, enam orang terdampak longsoran tanah yang tiba-tiba menerjang permukiman warga.

“Betul longsor, tertimbun enam orang. Dua selamat, empat masih tertimbun,” ujar Hadi saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, tim BPBD masih berada di lokasi bencana untuk melakukan pendataan, penelusuran penyebab kejadian, serta proses evakuasi korban. Fokus utama saat ini adalah menemukan empat warga yang masih tertimbun material longsor.

Baca Juga:  Perbedaan La Nina dan El Nino Serta Dampaknya yang Perlu Kamu Ketahui

“Empat orang warga tertimbun masih dalam pencarian,” ucapnya.

“Tim masih penanganan,” lanjut Hadi.

Proses pencarian menghadapi kendala cuaca. Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas, mengungkapkan bahwa hujan deras masih mengguyur area kejadian sehingga menyulitkan evakuasi.

Baca Juga:  13 Bangunan Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Soreang, 3 Warga Luka-Luka

“Di sini lagi hujan,” kata Rogers. Meski begitu, aparat kepolisian bersama tim gabungan tetap melakukan pencarian dan evakuasi korban di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung mengingatkan masyarakat Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menyebut bahwa dalam sepekan ke depan kondisi atmosfer masih mendukung terbentuknya hujan dengan intensitas bervariasi.

“Saat ini Jawa Barat termasuk Bandung Raya sudah memasuki musim hujan. Dengan puncak musim hujan bervariasi mulai dari November 2025 hingga Maret 2026,” kata Ayu, sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem atau Kerusakan Lingkungan? Menelisik Penyebab Bencana Sumatra

Ia menambahkan, hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpeluang terjadi dari siang hingga malam hari. Selain itu, masyarakat pesisir juga diminta waspada terhadap gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Barat.

“BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih waspada karena dalam sepekan ke depan beberapa wilayah di Jawa Barat diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas hujan,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bencana alam Jawa Barat BPBD Jawa Barat Cuaca Ekstrem longsor Jatinangor Longsor Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.