Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems

Rabu, 17 Juni 2026 02:00 WIB
Garena Free Fire

Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus

Rabu, 17 Juni 2026 01:00 WIB

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Selasa, 16 Juni 2026 21:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems
  • Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
  • Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Macan Tutul Penguasa Gunung Ciremai Lepas, Jejaknya Masih Misterius di Lembang

By Aga GustianaSenin, 1 September 2025 08:36 WIB2 Mins Read
Macan Tutul
Macan Tutul. (Foto: Ilustrasi/xiSerge dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seekor macan tutul yang berhabitat di Gunung Ciremai lepas dari kandang karantina di Lembang Park & Zoo, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga kini, upaya pencarian masih belum membuahkan hasil.

Satwa langka ini, dengan nama ilmiah Panthera pardus, kabur pada Kamis (28/8/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Pihak pengelola membentuk tim gabungan yang dibagi menjadi tiga kelompok untuk menyisir area yang diduga menjadi persembunyiannya. Meski pencarian sudah berlangsung tiga hari, macan tutul ini belum berhasil ditangkap.

“Sampai hari ini, pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan,” ujar Miftah Setiawan, Humas Lembang Park & Zoo, Minggu (31/8/2025).

Masih Berkeliaran di Sekitar Perimeter Zoo

Macan tutul berusia tiga tahun itu diyakini masih berada dalam radius sekitar 1 kilometer dari kandang karantina. Pemantauan dengan drone thermal menunjukkan satwa ini masih aktif bergerak, terutama pada malam hari.

Baca Juga:  Wisatawan Diminta Waspada! Macan Tutul Lembang Park Zoo Diduga Kabur ke Tangkuban Parahu

“Kami melihat pergerakannya masih mengikuti jalur yang sama, menuju arah kandang karantina. Namun ada kemungkinan ia bersembunyi di gua atau lubang dekat sungai kecil, sehingga sulit dijangkau drone atau petugas,” jelas Miftah.

Pencarian di malam hari memang terbatas efektivitasnya. Penglihatan petugas yang hanya dibantu senter tidak sebanding dengan kemampuan macan tutul sebagai hewan nokturnal.

Strategi Umpan dan Kandang Jebak

Petugas menyiapkan strategi tambahan dengan umpan berupa ayam dan domba untuk menarik perhatian macan tutul. Jika satwa mendekat, petugas sudah bersiaga dengan jaring untuk menjeratnya.

Baca Juga:  El Nino Mengintai Majalengka: Puluhan Desa Terancam Krisis Air Bersih dan Karhutla

“Hingga saat ini, umpan belum ada yang disambut. Kami juga membuat kandang jebak portable agar bisa dipasang di medan sulit. Satwa ini sangat lihai bergerak di semak-semak sehingga deteksi menjadi lebih menantang,” tambah Miftah.

Pada hari ketiga pencarian, tim yang terdiri dari penembak jitu, penembak bius, penembak tulup, dan dokter hewan tetap disiagakan. Namun jumlah personel dikurangi agar macan tutul tidak merasa terancam.

“Tiga tim tetap bertugas dengan peran masing-masing, hanya jumlah personel dikurangi supaya lebih efektif dan macan tutul tidak terganggu,” kata Miftah.

Baca Juga:  Keren! TRAMP Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Gunung Ciremai

Latar Belakang dan Rencana Pelepasliaran

Macan tutul ini sebelumnya ditemukan terperangkap di kantor desa di Kabupaten Kuningan. Satwa tersebut tengah menjalani observasi selama tiga hari di Lembang Park & Zoo sebelum kabur, diduga karena stres dengan lingkungan baru.

Setelah tertangkap, satwa ini akan dikembalikan ke habitat aslinya di kawasan Gunung Ciremai. Kepala BBKSDA Jawa Barat, Agus Arianto, menegaskan bahwa rencana pelepasliaran tetap dijalankan sesuai skenario awal.

“Setelah tertangkap, langsung dibawa ke Gunung Ciremai untuk dilepasliarkan karena hutannya memang di sana. Selanjutnya, observasi akan dilakukan di Lembaga Konservasi Cikembulan Garut,” ujar Agus.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gunung Ciremai hewan langka Lembang Park & Zoo macan tutul Panthera pardus pencarian macan tutul predator liar satwa kabur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.