Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?

Sabtu, 2 Mei 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?

Jumat, 1 Mei 2026 21:11 WIB

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

Jumat, 1 Mei 2026 21:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • 4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?
  • Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat
  • UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk
  • Heboh Link Video Bandar Membara, Identitas Pemeran Terungkap
  • Buntut Aksi May Day, Pos Polisi di Tamansari Bandung Hangus Dibakar Massa
  • Status SPM Muncul di 4 Bank, Bansos 2026 Segera Masuk Rekening
  • PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Macan Tutul Penguasa Gunung Ciremai Lepas, Jejaknya Masih Misterius di Lembang

By Aga GustianaSenin, 1 September 2025 08:36 WIB2 Mins Read
Macan Tutul
Macan Tutul. (Foto: Ilustrasi/xiSerge dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seekor macan tutul yang berhabitat di Gunung Ciremai lepas dari kandang karantina di Lembang Park & Zoo, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga kini, upaya pencarian masih belum membuahkan hasil.

Satwa langka ini, dengan nama ilmiah Panthera pardus, kabur pada Kamis (28/8/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Pihak pengelola membentuk tim gabungan yang dibagi menjadi tiga kelompok untuk menyisir area yang diduga menjadi persembunyiannya. Meski pencarian sudah berlangsung tiga hari, macan tutul ini belum berhasil ditangkap.

“Sampai hari ini, pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan,” ujar Miftah Setiawan, Humas Lembang Park & Zoo, Minggu (31/8/2025).

Masih Berkeliaran di Sekitar Perimeter Zoo

Macan tutul berusia tiga tahun itu diyakini masih berada dalam radius sekitar 1 kilometer dari kandang karantina. Pemantauan dengan drone thermal menunjukkan satwa ini masih aktif bergerak, terutama pada malam hari.

Baca Juga:  Heboh! Macan Tutul Diduga Kabur di Bandung Barat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

“Kami melihat pergerakannya masih mengikuti jalur yang sama, menuju arah kandang karantina. Namun ada kemungkinan ia bersembunyi di gua atau lubang dekat sungai kecil, sehingga sulit dijangkau drone atau petugas,” jelas Miftah.

Pencarian di malam hari memang terbatas efektivitasnya. Penglihatan petugas yang hanya dibantu senter tidak sebanding dengan kemampuan macan tutul sebagai hewan nokturnal.

Strategi Umpan dan Kandang Jebak

Petugas menyiapkan strategi tambahan dengan umpan berupa ayam dan domba untuk menarik perhatian macan tutul. Jika satwa mendekat, petugas sudah bersiaga dengan jaring untuk menjeratnya.

Baca Juga:  Keren! TRAMP Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Gunung Ciremai

“Hingga saat ini, umpan belum ada yang disambut. Kami juga membuat kandang jebak portable agar bisa dipasang di medan sulit. Satwa ini sangat lihai bergerak di semak-semak sehingga deteksi menjadi lebih menantang,” tambah Miftah.

Pada hari ketiga pencarian, tim yang terdiri dari penembak jitu, penembak bius, penembak tulup, dan dokter hewan tetap disiagakan. Namun jumlah personel dikurangi agar macan tutul tidak merasa terancam.

“Tiga tim tetap bertugas dengan peran masing-masing, hanya jumlah personel dikurangi supaya lebih efektif dan macan tutul tidak terganggu,” kata Miftah.

Baca Juga:  Muncul di Permukiman Desa, Warga Gunungmanik Kuningan Cemas Serangan Macan Tutul

Latar Belakang dan Rencana Pelepasliaran

Macan tutul ini sebelumnya ditemukan terperangkap di kantor desa di Kabupaten Kuningan. Satwa tersebut tengah menjalani observasi selama tiga hari di Lembang Park & Zoo sebelum kabur, diduga karena stres dengan lingkungan baru.

Setelah tertangkap, satwa ini akan dikembalikan ke habitat aslinya di kawasan Gunung Ciremai. Kepala BBKSDA Jawa Barat, Agus Arianto, menegaskan bahwa rencana pelepasliaran tetap dijalankan sesuai skenario awal.

“Setelah tertangkap, langsung dibawa ke Gunung Ciremai untuk dilepasliarkan karena hutannya memang di sana. Selanjutnya, observasi akan dilakukan di Lembaga Konservasi Cikembulan Garut,” ujar Agus.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gunung Ciremai hewan langka Lembang Park & Zoo macan tutul Panthera pardus pencarian macan tutul predator liar satwa kabur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

Buntut Aksi May Day, Pos Polisi di Tamansari Bandung Hangus Dibakar Massa

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Status SPM Muncul di 4 Bank, Bansos 2026 Segera Masuk Rekening

Roblox

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.