Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Kamis, 13 Agustus 2026 19:18 WIB

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Kamis, 13 Agustus 2026 18:34 WIB

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Kamis, 13 Agustus 2026 18:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM
  • Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah
  • Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan
  • Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!
  • Persib Bandung Lepas Gelandang Muda Adzikry Fadlilah ke Persijap Jepara
  • Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api
  • Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini
  • Chelsea Beri Deadline Manchester City, Enzo Fernandez Dibanderol Rp2,8 Triliun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mahasiswa di Bandung Imbau Pemuda Waspada, Paham HTI Mulai Kembali Bermunculan

By Putra JuangSelasa, 25 Juni 2024 13:40 WIB3 Mins Read
Massa aksi yang tergabung dalam Pemuda Cinta Pancasila menggelar aksi damai di bunderan Cibiru, Kota Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah mahasiwa yang tergabung dalam Pemuda Cinta Pancasila menggelar aksi damai di Bundaran Cibiru, Kota Bandung, Selasa (25/6/2024).

Dalam aksi ini, mereka mengingatkan masyarakat terkhusus para pemuda tentang bahaya laten organisasi terlarang, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Bahkan, paham-paham HTI tersebut kini terindikasi sudah masuk di salah satu komunitas.

Koorditor aksi, Fauzan mengatakan, aksi ini merupakan bentuk kepedulian untuk tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan juga Pancasila.

“Menanggapi isu yang bergulir belakangan ini khususnya dari mulai bulan februari kemarin, tentang masih adanya atau maraknya pergerakan-pergerakan dari eks-HTI dan juga pergerakan-pergerakan separatisme-radikalisme yang masih ada di Indonesia,” ucap Fauzan.

Pihaknya mendesak, agar pemerintah segera memberantas secara tuntas kelompok separatisme dan radikalisme karena menjadi ancaman serius bagi negara.

“Bahwa ini adalah suatu hal yang serius, dimana separatisme dan radikalisme itu harus diberantas tuntas. Hari ini kami membuktikan kepedulian kami, jangan sampai pergerakan separatisme-radikalisme itu masuk merongrong ke dalam isu-isu yang lainnya,” katanya.

Pihaknya memandang, bahwa kelompok separatisme dan radikalisme ini ingin mengubah kedaulatan NKRI.

“Yang kami pelajari di sini adalah pahamnya, karena HTI itu sendiri adalah pergerakan yang intinya ingin merubah kedaulatan kita menjadi kekhalifahan dan sosok-sosok itu bisa terindikasi karena telah melalui pengamatan yang panjang,” jelasnya.

“Contoh sederhana seperti marak juga kemarin dimasuki juga oleh para eks-HTI pergerakan-pergerakan Bela Palestina dan pergerakan-pergerakan lainnya yang masih banyak lagi, itu terindikasi adanya para eks-HTI di sana,” lanjutnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan.

“Di era sekarang mestinya tidak ada lagi perdebatan antara nasionalis dan agamis, karena untuk menjadi seorang yang nasionalis jelas kita harus menjadi orang yang agamis, karena di sila pertama pun Ketuhanan yang Maha Esa,” terangnya.

“Maka kita sebagai warga negara atau masyarakat jelas mesti menjunjung tinggi Ketuhanan yang Maha Esa, bukan berarti kuta harus mengganggu atau merusak sistem yang sudah ada,” sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada para pemuda, termasuk mahasiswa untuk lebih cerdas dalam menjaring kepercayaan-kepercayaan yang ada.

“Untuk para pemuda sendiri imbauannya adalah lebih memberi filtrasi ketika ada isme-isme yang masuk, kita harus pelajari dulu lebih dalam, kita harus memahami dulu apakah isme itu sesuai dan sejalan dengan cita-cita bangsa,” katanya.

Menurutnya, HTI kini dengan segala cara berusaha merasuki dan menyasar pemuda dan mahasiswa dengan merekrut dan menyebarkan ajaran khilafah.

Pihaknya mencontohkan salah satu komunitas yang mungkin dari awal memiliki tujuan baik, yaitu ingin mengajak para pemuda, anak jalanan dan komunitas motor untuk berhijrah. Namun tujuan tersebut ternyata dimanfaatkan untuk kepentingan dalam melakukan penyebaran paham khilafah.

“Masyarakat, pemuda dan anak jalanan harus waspada terhadap gerakan yang saat ini terus berusaha untuk menyebarkan ajaran khilafah dan sudah terang terangan menunjukan eksistensinya dengan menggunakan komunitas sebagai alat penyebaran dan perekrutan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hizbut Tahrir Indonesia HTI Kota Bandung Pemuda Cinta Pancasila radikalisme separatisme
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!

Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api

Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.