Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Rabu, 13 Mei 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mahasiswa di Bandung Imbau Pemuda Waspada, Paham HTI Mulai Kembali Bermunculan

By Putra JuangSelasa, 25 Juni 2024 13:40 WIB3 Mins Read
Massa aksi yang tergabung dalam Pemuda Cinta Pancasila menggelar aksi damai di bunderan Cibiru, Kota Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah mahasiwa yang tergabung dalam Pemuda Cinta Pancasila menggelar aksi damai di Bundaran Cibiru, Kota Bandung, Selasa (25/6/2024).

Dalam aksi ini, mereka mengingatkan masyarakat terkhusus para pemuda tentang bahaya laten organisasi terlarang, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Bahkan, paham-paham HTI tersebut kini terindikasi sudah masuk di salah satu komunitas.

Koorditor aksi, Fauzan mengatakan, aksi ini merupakan bentuk kepedulian untuk tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan juga Pancasila.

“Menanggapi isu yang bergulir belakangan ini khususnya dari mulai bulan februari kemarin, tentang masih adanya atau maraknya pergerakan-pergerakan dari eks-HTI dan juga pergerakan-pergerakan separatisme-radikalisme yang masih ada di Indonesia,” ucap Fauzan.

Pihaknya mendesak, agar pemerintah segera memberantas secara tuntas kelompok separatisme dan radikalisme karena menjadi ancaman serius bagi negara.

“Bahwa ini adalah suatu hal yang serius, dimana separatisme dan radikalisme itu harus diberantas tuntas. Hari ini kami membuktikan kepedulian kami, jangan sampai pergerakan separatisme-radikalisme itu masuk merongrong ke dalam isu-isu yang lainnya,” katanya.

Baca Juga:  Berkat Jozef, Kini Warga Cibaduyut Bandung Kebingungan Cari Sampah

Pihaknya memandang, bahwa kelompok separatisme dan radikalisme ini ingin mengubah kedaulatan NKRI.

“Yang kami pelajari di sini adalah pahamnya, karena HTI itu sendiri adalah pergerakan yang intinya ingin merubah kedaulatan kita menjadi kekhalifahan dan sosok-sosok itu bisa terindikasi karena telah melalui pengamatan yang panjang,” jelasnya.

“Contoh sederhana seperti marak juga kemarin dimasuki juga oleh para eks-HTI pergerakan-pergerakan Bela Palestina dan pergerakan-pergerakan lainnya yang masih banyak lagi, itu terindikasi adanya para eks-HTI di sana,” lanjutnya.

Baca Juga:  Kembangkan Semangat Kreativitas, JNE Kembali Gelar Content Competition 2024

Oleh karena itu, pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan.

“Di era sekarang mestinya tidak ada lagi perdebatan antara nasionalis dan agamis, karena untuk menjadi seorang yang nasionalis jelas kita harus menjadi orang yang agamis, karena di sila pertama pun Ketuhanan yang Maha Esa,” terangnya.

“Maka kita sebagai warga negara atau masyarakat jelas mesti menjunjung tinggi Ketuhanan yang Maha Esa, bukan berarti kuta harus mengganggu atau merusak sistem yang sudah ada,” sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada para pemuda, termasuk mahasiswa untuk lebih cerdas dalam menjaring kepercayaan-kepercayaan yang ada.

“Untuk para pemuda sendiri imbauannya adalah lebih memberi filtrasi ketika ada isme-isme yang masuk, kita harus pelajari dulu lebih dalam, kita harus memahami dulu apakah isme itu sesuai dan sejalan dengan cita-cita bangsa,” katanya.

Baca Juga:  Terpilih Aklamasi, KH. Mansur Syaerozi Nakhodai DMI Jawa Barat Periode 2024-2029

Menurutnya, HTI kini dengan segala cara berusaha merasuki dan menyasar pemuda dan mahasiswa dengan merekrut dan menyebarkan ajaran khilafah.

Pihaknya mencontohkan salah satu komunitas yang mungkin dari awal memiliki tujuan baik, yaitu ingin mengajak para pemuda, anak jalanan dan komunitas motor untuk berhijrah. Namun tujuan tersebut ternyata dimanfaatkan untuk kepentingan dalam melakukan penyebaran paham khilafah.

“Masyarakat, pemuda dan anak jalanan harus waspada terhadap gerakan yang saat ini terus berusaha untuk menyebarkan ajaran khilafah dan sudah terang terangan menunjukan eksistensinya dengan menggunakan komunitas sebagai alat penyebaran dan perekrutan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hizbut Tahrir Indonesia HTI Kota Bandung Pemuda Cinta Pancasila radikalisme separatisme
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.