Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Serbu Reward Akhir Pekan! Klaim Kode Redeem FF Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Skin Senjata dan Diamond Gratis

Sabtu, 20 Juni 2026 01:00 WIB

Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo

Jumat, 19 Juni 2026 21:40 WIB

Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir

Jumat, 19 Juni 2026 21:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Serbu Reward Akhir Pekan! Klaim Kode Redeem FF Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Skin Senjata dan Diamond Gratis
  • Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo
  • Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Bikin Nonton Bola Makin Nyata, Gadget Unik di Kepala Wasit Piala Dunia 2026 Ini Ternyata Punya Fungsi Canggih
  • Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya
  • Solusi HP Lemot: Cara Membersihkan Penyimpanan Android Tanpa Perlu Uninstal Aplikasi
  • Heboh Arti Warna Kontak WhatsApp, Benarkah Tanda Nomor Kita Dihapus atau Diblokir? Ini Faktanya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mahasiswa Unisba Gelar Aksi Protes, Kritik Pernyataan Rektor Soal Insiden Represif

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 2 September 2025 17:35 WIB2 Mins Read
Puluhan mahasiswa Unisba gelar aksi protes di depan Rektorat, Selasa (2/9/2025). Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puluhan mahasiswa Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Rektorat, Selasa (2/9/2025).

Aksi ini dipicu kekecewaan mahasiswa terhadap pernyataan Rektor Unisba, Harits Nu’man, dalam konferensi pers pagi tadi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta lapangan saat terjadinya bentrokan pada Senin (1/9/2025).

Ketua Umum HMI Koorkom Unisba, Raviv Tuanku Alasaid, menilai pernyataan rektor yang menyebut tidak ada korban dan tidak ada penembakan gas air mata, bertolak belakang dengan kondisi nyata di lapangan.

“Pada dasarnya ada mahasiswa Unisba yang ditangkap, ada yang ditabrak hingga mengalami patah bahu, bahkan ada juga yang terkena peluru karet di bagian kaki. Itu fakta yang terjadi. Pernyataan rektor justru berseberangan dengan kejadian sebenarnya,” ujar Raviv saat ditemui di lokasi aksi.

Baca Juga:  Unisba Dampingi Dua Mahasiswanya yang Lapor Polisi Terkait Penipuan Arisan Bodong

Ia juga menyesalkan sikap rektor yang dianggap dapat melemahkan perjuangan mahasiswa.

“Statement yang disampaikan rektorat itu sangat berbahaya karena pada akhirnya bisa menurunkan semangat perjuangan mahasiswa dan masyarakat yang sedang melihat keadaan Indonesia saat ini,” lanjutnya.

Baca Juga:  Unisba Buka Posko Pengaduan untuk Semua Korban Arisan Bodong

Dalam orasi aksi bertajuk Ganyang Rektorat, salah seorang mahasiswa, Ramdan, menyuarakan kritik tajam terhadap pihak kampus.

“Statement rektor adalah statement yang paling bodoh. Rektor mengatakan dia melakukan sweeping. Apakah dia berkerja sama dengan aparat?” teriak Ramdan di hadapan massa aksi.

Ramdan juga menegaskan bahwa mahasiswa Unisba tidak bisa tinggal diam melihat rekan mereka menjadi korban.

“Ada mahasiswa Unisba yang dilarikan ke rumah sakit, ada yang masih ditahan di Polda. Rektor tidak memahami kondisi nyata saat ini,” tegasnya.

Baca Juga:  Polisi Mulai Selidiki Mahasiswa Unisba yang Diduga Gelapkan Uang Rp1,9 Miliar

Aksi mahasiswa ini merupakan luapan kekecewaan dari mahasiswa yang tengah berjuang dalam beberapa hari kebelakang dan tidak mendapatkan perhatian bahkan apresiasi dari rektorat.

Massa mendesak pihak rektorat bersikap lebih berpihak kepada mahasiswa yang menjadi korban tindakan represif aparat.

Catatan Redaksi:
Menyuarakan pendapat adalah hak konstitusional setiap warga negara. Tetapi hak itu harus disalurkan melalui cara yang bermartabat, tanpa kekerasan, tanpa provokasi, dan tanpa tindakan yang merugikan masyarakat luas. #DemokrasiDamai #PersatuanUntukIndonesia #RawatIndonesia

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Aksi Protes Unisba Insiden Represif Unisba Kritik Rektor Unisba Mahasiswa Unisba
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan Dr Tifa Resmi Diamankan Polisi

Diduga Hilang Konsentrasi, Angkot Berisi Belasan Pelajar Terjungkal di Jalan Menanjak Jatinangor

Topeng Normalitas sang Buronan: Membaca Kelihaian Pelaku Penyekap Wanita Bandung yang Licin dari Kepungan Polisi

Padam Listrik

Pemadaman PLN Bikin Traffic Light Bandung Lumpuh, Ini Dampaknya

Begal

Detik-detik Mencekam Ojol Diburu Begal Bersenjata di Lengkong, Korban Luka Parah!

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.