Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Kasus Pencabulan Remaja 16 Tahun di Bandung, Polisi Tangkap 4 Tersangka

Jumat, 9 Oktober 2026 17:38 WIB

Jangan Asal Menuding! Tri R Minta Kasus PT BDS Tak Dijadikan Senjata Politik

Jumat, 9 Oktober 2026 17:00 WIB

Makan di Restoran 88 SEOUL Bandung Berujung Diare dan Mual, Korban Akui Kondisinya Belum Pulih

Jumat, 9 Oktober 2026 16:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Kasus Pencabulan Remaja 16 Tahun di Bandung, Polisi Tangkap 4 Tersangka
  • Jangan Asal Menuding! Tri R Minta Kasus PT BDS Tak Dijadikan Senjata Politik
  • Makan di Restoran 88 SEOUL Bandung Berujung Diare dan Mual, Korban Akui Kondisinya Belum Pulih
  • Persib Menggila di Thailand! Marc Klok Bangga Maung Bandung Tunjukkan Mental Juara
  • Atlet Kabupaten Bandung Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, KDS Bidik Juara Umum Porprov
  • Poltekkes Bandung Bantah Pemeran Video Asusila Viral Mahasiswinya
  • Transformasi Mengagumkan Syahrini! Dari Diva Glamor Jadi Istri Paling Patuh
  • Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Makan di Restoran 88 SEOUL Bandung Berujung Diare dan Mual, Korban Akui Kondisinya Belum Pulih

By SusanaJumat, 9 Oktober 2026 16:45 WIB3 Mins Read
Restoran 88 Seoul. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jumlah konsumen yang berpotensi terdampak dugaan keracunan makanan di restoran 88 SEOUL, Kota Bandung, diperkirakan mencapai 200 orang. Hingga Jumat (9/10/2026), Dinas Kesehatan Kota Bandung mencatat 24 orang mengalami gejala dan telah mendapatkan pengobatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Pemkot Bandung, Dadan Mulyana, mengatakan angka tersebut masih berdasarkan laporan yang berhasil dihimpun petugas. Dari 24 orang yang mengalami gejala, satu orang dilaporkan harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

“Ada kemungkinan 200 konsumen yang berpotensi terdampak, gitu ya. Tapi laporan terakhir yang kami himpun, ya sejauh ini ada 24 yang memang bergejala, kemudian sudah berobat juga ya, dari 24 itu satu orang dirawat inap,” kata Dadan kepada wartawan, Jumat (9/10/2026).

Sampel Makanan Restoran 88 SEOUL Sulit Diperiksa

Dadan menjelaskan, pemeriksaan sampel makanan yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut kini menghadapi kendala. Sampel yang tersedia telah berusia lebih dari dua hari sehingga dinilai tidak lagi valid untuk memastikan penyebab keracunan melalui pemeriksaan yang diperlukan.

Baca Juga:  Dugaan Keracunan di 88 SEOUL 23 Paskal, Dinkes Temukan Masalah Higiene

Akibatnya, Pemkot Bandung kesulitan menentukan apakah gejala yang dialami konsumen berkaitan dengan bakteri, zat kimia, atau faktor lainnya.

“Jadi sudah tidak valid untuk dinyatakan itu apakah ada dari bakteri kah gitu, atau dari zat kimia gitu ya. Itu sudah tidak valid gitu ya. Karena memang jarak waktu dari antara kejadian dengan kita lakukan inspeksi,” ucapnya.

Dadan berharap kejadian serupa tidak kembali terulang. Dia mengingatkan setiap pelaku usaha jasa boga agar memperhatikan standar kesehatan lingkungan, termasuk kebersihan tempat pengolahan dan penyimpanan makanan.

Selain itu, perilaku orang yang menangani makanan juga perlu menjadi perhatian untuk mencegah risiko kontaminasi.

“Penyimpanan makanan, kemudian apa ya, kebersihan dan perilaku dari penjamah makanannya juga memang harus betul-betul diperhatikan gitu ya,” ujar Dadan.

Korban Keracunan Restoran 88 SEOUL Alami Diare dan Mual

Sebelumnya, salah seorang konsumen yang mengaku mengalami gejala keracunan, Ria Isti (35), menceritakan pengalamannya setelah menyantap makanan di restoran 88 SEOUL pada Sabtu (3/10/2026).

Baca Juga:  Dugaan Keracunan di 88 SEOUL 23 Paskal, Dinkes Temukan Masalah Higiene

Saat itu, Ria datang bersama adiknya dan memesan sembilan item makanan serta minuman dengan total harga Rp220.000.

Pesanan mereka terdiri atas Baechu Kimchi, Eomuk Bokkeum, Gyeranmari, Korean Macaroni Salad, Danmuji Muchim, Sigeumchinamul, Myeokguk, dan Tangsuyuk. Sementara itu, minuman yang dipesan adalah green tea.

Ria mengaku tidak merasakan kejanggalan saat menyantap makanan dan minuman tersebut. Karena itu, dia tidak menyangka akan mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan.

“Nggak nyangka, nggak nyangka keracunan juga. Untuk makanan pun juga waktu kita makan biasa aja, nggak ada yang janggal,” kata Ria saat dikonfirmasi pada Rabu (7/10/2026).

Namun, sehari setelah menyantap makanan tersebut, Ria mulai mengalami diare disertai mual. Kondisinya membuat dia kesulitan menerima makanan sehingga memutuskan mendatangi puskesmas untuk memeriksakan kesehatan.

Berdasarkan pemeriksaan yang dijalaninya, Ria dan adiknya didiagnosis mengalami gejala keracunan. Dia mengaku mendapatkan antibiotik dan obat antimual dari tenaga medis.

Baca Juga:  88 SEOUL 23 Paskal Bandung Tutup Sementara, 24 Orang Dilaporkan Alami Gejala Keracunan

“Keracunan makanan. Aku dikasih antibiotik sama obat mual juga karena nggak masuk sama sekali makanan. Lemas itu di hari Minggu dan hari Senin,” ujarnya.

Kondisi Korban Belum Pulih

Meski telah mendapatkan pengobatan, Ria dan adiknya tidak menjalani rawat inap dan memilih melanjutkan perawatan di rumah. Namun, kondisi keduanya belum sepenuhnya pulih.

Ria mengaku masih mengalami diare dengan kondisi tinja cair dan merasakan tubuh lemas. Dia bahkan kembali mendatangi dokter untuk memeriksakan kondisinya.

“Aku lemas masih, tapi tadi aku pagi-pagi udah sempat ke dokter lagi karena pup aku masih cair. Sama adik aku berdua,” kata Ria.

Kasus dugaan keracunan makanan di restoran 88 SEOUL Bandung tersebut masih menjadi perhatian, mengingat jumlah konsumen yang berpotensi terdampak diperkirakan jauh lebih banyak daripada laporan orang yang telah mengalami gejala.

Pemerintah mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, memastikan penyimpanan makanan dilakukan dengan benar, serta memperhatikan proses pengolahan makanan guna meminimalkan risiko kejadian serupa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dugaan keracunan 88 SEOUL keracunan makanan Bandung keracunan makanan Bandung 2026 restoran 88 SEOUL Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Kasus Pencabulan Remaja 16 Tahun di Bandung, Polisi Tangkap 4 Tersangka

Jangan Asal Menuding! Tri R Minta Kasus PT BDS Tak Dijadikan Senjata Politik

Atlet Kabupaten Bandung Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, KDS Bidik Juara Umum Porprov

Ilustrasi video syur

Poltekkes Bandung Bantah Pemeran Video Asusila Viral Mahasiswinya

Ilustrasi video syur

Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes

Total Hadiah Fantastis! Ajang Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 Resmi Dibuka, Simak Kategori Barunya

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.