Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati

Minggu, 22 Maret 2026 13:13 WIB

Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit

Minggu, 22 Maret 2026 11:14 WIB

Panas! Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid, Mbappe Jadi Penentu?

Minggu, 22 Maret 2026 10:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Panas! Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid, Mbappe Jadi Penentu?
  • Dipanggil Timnas, Eliano Reijnders Ungkap Persaingan Sengit di Skuad Garuda
  • Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen
  • Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal
  • Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 22 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Menag dan Dubes AS Tandatangani MoU Perluasan Program Beasiswa Fulbright di Indonesia

By SusanaRabu, 8 Januari 2025 22:30 WIB2 Mins Read
Menag bersama Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Kamala S. Lakhdhir hari ini menandatangani nota kesepahaman (MOU) untuk bekerja sama dalam perluasan Program Fulbright Departemen Luar Negeri AS. Foto: Dok. Kemenag RI.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, bersama Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Kamala S. Lakhdhir, resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Rabu (8/1/2024) untuk memperluas Program Fulbright Departemen Luar Negeri AS.

Program ini merupakan beasiswa dari Pemerintah AS yang ditujukan untuk lembaga dan individu di bawah binaan Kementerian Agama (MORA).

Penandatanganan MoU ini merupakan tindak lanjut dari surat pernyataan yang ditandatangani pada akhir 2023 antara Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Diplomasi Publik, Elizabeth Allen, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama saat itu, Nizar Ali.

Kerjasama ini juga bertujuan untuk memperkuat program pertukaran pelajar dan budaya antara Amerika Serikat dan Indonesia.

Baca Juga:  Jadi Penerima Program Besti Dadang Supriatna, Prestasi Mahasiswa UIN Bandung Ini Kian Melejit

“MoU ini adalah bagian dari upaya Kementerian Agama untuk memperluas akses beasiswa bagi siswa dan santri dari lembaga pendidikan menengah serta civitas akademika Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK), agar dapat melanjutkan studi di Amerika Serikat,” ungkap Menag Nasaruddin Umar, dikutip dari laman resmi Kemenag RI, Rabu (8/1/2025).

Ia juga berbagi pengalaman pribadi sebagai salah satu penerima Fulbright Scholar yang merasakan manfaat program ini.

Dengan adanya MoU ini, kesempatan beasiswa studi dan penelitian bagi siswa, santri, mahasiswa, dan akademisi di lembaga pendidikan binaan Kementerian Agama semakin terbuka lebar.

Baca Juga:  Disparbud Jabar Desak Kepala Daerah Tindak Tegas Premanisme di Kawasan Wisata

Selain itu, MoU ini juga memungkinkan akademisi dan mahasiswa dari Amerika Serikat untuk mengajar atau melakukan penelitian bersama di lembaga-lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.

Melalui kerjasama ini, madrasah dan pesantren juga berkesempatan mengundang Asisten Pengajar Bahasa Inggris (ETA) Fulbright AS untuk mengajar bahasa Inggris di lembaga mereka.

Dosen dari Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) binaan Kemenag juga dapat mengajukan beasiswa penelitian di perguruan tinggi di Amerika Serikat. Sementara itu, mahasiswa PTK dapat mendaftar untuk beasiswa studi gelar pascasarjana di perguruan tinggi Amerika.

Baca Juga:  Gandeng ITB, Coway Salurkan Beasiswa Khusus Bagi Mahasiswa Peneliti Pengolahan air 

Duta Besar AS, Kamala S. Lakhdhir, menyambut baik kemitraan ini.

“Kami sangat gembira atas kemitraan ini. Saya berharap program Fulbright dapat memberikan dampak positif bagi lembaga-lembaga dan akademisi Kementerian Agama, serta membangun hubungan jangka panjang yang bermanfaat bagi kedua negara,” ungkapnya.

Sebagai informasi, program Fulbright adalah salah satu program pertukaran akademik bergengsi dari Pemerintah AS yang dimulai pada 1947 dan telah aktif di lebih dari 160 negara.

Di Indonesia, program ini telah berjalan sejak 1952 dan dikelola oleh American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) atau Fulbright Indonesia sejak 1992.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

beasiswa Duta Besar Amerika Serikat MoU Nasaruddin Umar Program Fullbright
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati

Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen

Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal

Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks

Siap Dipadati Jamaah, Ini Jadwal Shalat Id di Masjid Al-Jabbar

Pohon Tumbang di Jalan Bypass Cicalengka, Arus Kendaraan Sempat Macet Panjang

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.