Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Proyek Data Center BDx di Purwakarta Disorot, Perizinan dan Kebutuhan Air Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 14:45 WIB

Bukan Shin Tae-yong, Justin Hubner Sebut John Herdman Bisa Bawa Garuda Naik Level

Jumat, 2 Oktober 2026 14:35 WIB

Gaya Hidup Sekaligus Mesin Uang: Alasan Kuat Properti Kota Baru Parahyangan Diserbu Investor Urban

Jumat, 2 Oktober 2026 14:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Proyek Data Center BDx di Purwakarta Disorot, Perizinan dan Kebutuhan Air Jadi Perhatian
  • Bukan Shin Tae-yong, Justin Hubner Sebut John Herdman Bisa Bawa Garuda Naik Level
  • Gaya Hidup Sekaligus Mesin Uang: Alasan Kuat Properti Kota Baru Parahyangan Diserbu Investor Urban
  • PWI Jabar Periode 2026–2031 Dilantik, Siapkan Bidang Advokasi hingga Pengembangan Digital
  • Melarikan Penat dari Riuhnya Ibu Kota: Menemukan Ketenangan Hidup di Kota Baru Parahyangan
  • Kulineran di Bandung? Ini 5 Tempat Makan Sunda dengan Cita Rasa Khas yang Menggoda
  • Stadion GBLA Masih Direnovasi, Persib Bandung Kembali Berpindah Markas ke SJH
  • Pemain Malaysia Menangis di Lapangan: Pesta Setengah Lusin Gol Dihancurkan Amukan 9 Gol Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Menyambut 1 Muharam: Panduan Doa Awal Tahun Baru Islam, Keutamaan, dan Amalan Para Ulama

By Aga GustianaSenin, 15 Juni 2026 15:00 WIB4 Mins Read
Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa. (Foto: Ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Momen pergantian tahun dalam kalender Hijriah merupakan kesempatan emas bagi setiap muslim untuk memperbarui spiritualitasnya. Begitu azan Maghrib berkumandang sebagai penanda masuknya tanggal 1 Muharam, umat Islam sangat dianjurkan untuk melangitkan doa awal tahun. Kebiasaan mulia ini merupakan warisan amalan dari para ulama saleh terdahulu yang patut kita lestarikan.

Secara esensi, doa ini merupakan wujud kepasrahan hamba yang memohon proteksi dari godaan setan serta dominasi hawa nafsu negatif. Di saat yang sama, untaian doa ini juga memuat harapan besar agar setahun ke depan penuh dengan aktivitas produktif yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Merujuk pada literatur klasik dalam kitab Kanzun Najah wa as-Surur, berikut adalah lafaz doa Tahun Baru Hijriah yang dapat Anda amalkan, lengkap dengan teks Latin beserta artinya:

Bacaan Doa Awal Tahun Hijriah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةٌ تَمْلأُ خَزَائِنَ اللَّهِ نُوراً، وَتَكُونُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِينَ فَرَجًا وَفَرَحًا وَسُرُورًا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلْmْ تَسْلِيمًا كَثِيرًا. اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرِيمِ جُودِكَ الْعَمِيمِ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالْإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَىٰ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Teks Latin: Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm. Allāhumma ṣalli ‘alā sayyidinā Muḥammadin shalātan tamla’u khazā’inallāhi nūran, wa takūnu lanā walil-mu’minīna farajan wa faraḥan wa surūran, wa ‘alā ālihī wa shaḥbihī wa sallim taslīman katsīrān. Allāhumma antal-abadiyyul-qadīmul-awwal, wa ‘alā fadllikal-‘adhīmi wa karīmi jūdikal-‘amīm al-mu’awwal, wa hādzā ‘āmun jadīdun qad aqbala. As’alukal-‘ishmata fīhi minasy-syaiṭāni wa auliyā’ihī, wal-‘auna ‘alā hādzihin-nafsil-ammārati bis-sū’, wal-isytighāla bimā yuqarribunī ilaika zulfā, yā Dzal-jalāli wal-ikrām. Wa shallallāhu ta‘ālā ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihī wa shaḥbihī wa sallam.

Artinya:

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas junjungan kami, Nabi Muhammad, shalawat yang memenuhi khazanah-Mu dengan cahaya, dan menjadi bagi kami dan kaum mukminin jalan keluar, kebahagiaan, dan kesenangan. Dan (limpahkan pula) kepada keluarganya dan para sahabatnya, serta berilah salam sebanyak-banyaknya. Ya Allah, Engkaulah Yang Abadi, Yang Dahulu, Yang Pertama. Kepada anugerah-Mu yang agung dan karunia-Mu yang luas tempat kami menggantungkan harapan. Tahun baru ini telah datang, maka aku memohon kepada-Mu penjagaan padanya dari setan dan para pengikutnya, bantuan untuk mengendalikan jiwa yang selalu memerintahkan kepada keburukan, dan kesibukan dengan hal-hal yang mendekatkan aku kepada-Mu dalam kedekatan. Wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga shalawat Allah senantiasa tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarganya dan para sahabatnya, dan semoga keselamatan tercurah atas mereka.”

Berdasarkan tuntunan para ulama, kalimat doa di atas sangat dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali berturut-turut demi kesempurnaan amalan.

Rahasia Keutamaan di Balik Doa Awal Tahun

Mengapa amalan ini begitu ditekankan? Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quddus al-Makki asy-Syafi’i (wafat 1335 H) menguraikan rahasia spiritual yang besar di balik pembacaan doa ini sebanyak tiga kali pada awal tahun.

Dalam karya tulisnya, beliau menegaskan adanya jaminan perlindungan gaib bagi hamba yang mengamalkannya dari jerat tipu daya setan:

يَقْرَؤُهُ ثَلَاثًا؛ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَقُولُ: اسْتَأْمَنَ عَلَى نَفْسِهِ فِيمَا بَقِيَ مِنْ عُمْرِهِ، وَتُوُكِّلَ بِهِ مَلَكَانِ يَحْرُسَانِهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَتْبَاعِهِ

“Jika doa ini dibaca sebanyak tiga kali, maka sesungguhnya setan akan berkata: Ia telah mengamankan dirinya untuk sisa umurnya. Lalu dua malaikat ditugaskan untuk menjaganya dari setan dan para pengikutnya.” (Kanzun Najah wa As-Surur [Beirut: Dar Al-Hawi], h. 68-69)

Melalui keutamaan tersebut, sudah selayaknya setiap muslim memberikan perhatian khusus pada momentum ini. Harapan besarnya adalah agar seluruh dinamika kehidupan kita di tahun yang baru selalu berada dalam radar berkah dan steril dari bisikan-bisikan negatif makhluk terkutuk.

Mengubah Kalender, Memperbaiki Karakter

Perlu kita sadari bersama bahwa ritual pergantian tahun dalam Islam bukan sekadar seremoni seremonial atau perubahan angka di atas kertas. Ini adalah sebuah alarm spiritual untuk jeda sejenak, mengevaluasi diri (muhasabah), serta menyusun strategi baru untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Memulai babak baru kehidupan dengan doa dan vibrasi positif adalah bentuk ikhtiar batin yang sangat kokoh. Setelah menutup lembaran lama dengan doa akhir tahun, pastikan Anda menyempurnakannya dengan menyambut lembaran baru melalui doa awal tahun ini.

Semoga di Tahun Baru Islam 1448 H ini, Allah SWT berkenan menghapus noda dosa di masa lalu, memagari kita dari segala bentuk marabahaya, serta membuka pintu-pintu kemudahan, kesuksesan, dan keberkahan hidup yang jauh lebih luas. Āmīn yā Rabbal ‘Ālamīn.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gaya Hidup Sekaligus Mesin Uang: Alasan Kuat Properti Kota Baru Parahyangan Diserbu Investor Urban

Melarikan Penat dari Riuhnya Ibu Kota: Menemukan Ketenangan Hidup di Kota Baru Parahyangan

Kulineran di Bandung? Ini 5 Tempat Makan Sunda dengan Cita Rasa Khas yang Menggoda

Drama Rp10 Ribu Bikin Bali Panen Hujatan! Sisi Gelap Pariwisata Lokal yang Dibongkar Kasus Billy Syahputra

Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Masih Rp2,581 Juta, Ada Pecahan hingga 1 Kg

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Siap-siap! BSU 2026 Rp900 Ribu Segera Disalurkan, Cek Jadwal Pencairan dan Aturan Barunya

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.