Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

18 Agustus 2026 Libur atau Masuk Kerja? Ini Jawaban Resminya

Selasa, 11 Agustus 2026 18:25 WIB
Ilustrasi berdoa

Panduan Amalan Rebo Wekasan: Niat, Tata Cara Sholat Hajat, dan Doa Pelancar Hajat

Selasa, 11 Agustus 2026 18:20 WIB

Resmi! Persija vs Persib 12 September Digelar di Jakarta, Bobotoh Bisa ke GBK?

Selasa, 11 Agustus 2026 18:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 18 Agustus 2026 Libur atau Masuk Kerja? Ini Jawaban Resminya
  • Panduan Amalan Rebo Wekasan: Niat, Tata Cara Sholat Hajat, dan Doa Pelancar Hajat
  • Resmi! Persija vs Persib 12 September Digelar di Jakarta, Bobotoh Bisa ke GBK?
  • Siap-siap Cair Serentak 17 Agustus! Ini Jadwal Resmi PKH, BPNT, dan Beras 30 Kg Bulan Ini
  • Ganti Pohon yang Ditebang di Jalan Riau, Pemkot Bandung Siapkan 10 Mahoni Setinggi 5 Meter
  • Heboh! Aksi Nekat Perempuan Asal Kopo di Jembatan Paspati Berhasil Digagalkan Warga
  • Karhutla Bromo Tengger Semeru Tembus 742 Hektare
  • Dugaan Pohon Ditebang untuk Lapangan Padel di Jalan Riau, Eddy Soeparno Minta Penanganan Tegas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Menyusuri Jejak Sejarah Jalan Braga, dari Jalan Culik hingga Ikon Kota Bandung

By SusanaSabtu, 10 Mei 2025 04:00 WIB2 Mins Read
Jalan Braga Kota Bandung. Foto: Instagram.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalan Braga, yang kini dikenal sebagai salah satu ikon Kota Bandung, menyimpan kisah panjang yang penuh warna dan sejarah.

Dahulu, jalan ini hanyalah sebuah gang kecil yang sepi dan memiliki reputasi kurang aman, sehingga dijuluki “Jalan Culik.”

Pada awal abad ke-20, jalan ini juga dikenal sebagai Jalan Pedati (Pedatiweg), mengingat fungsinya sebagai jalur pedati warga.

Namun, segalanya mulai berubah ketika para pengusaha, khususnya dari Belanda, mulai membuka toko-toko, bar, dan tempat hiburan di sepanjang ruas jalan ini.

Seiring waktu, Jalan Braga pun menjelma menjadi pusat ekonomi dan hiburan di Bandung, terutama pada era 1920 hingga 1930-an. Deretan butik dan toko bergaya Eropa, terutama yang meniru tren Paris, turut menjadikan kawasan ini sebagai tempat gaul bergengsi pada masanya.

Kemegahan Braga makin terasa dengan berdirinya bangunan ikonik seperti Societeit Concordia dan Hotel Savoy Homann. Namun, popularitasnya juga membawa sisi lai, kemunculan tempat hiburan malam dan kawasan lampu merah. Hal ini membuat nama Braga juga dikenal luas di kalangan wisatawan mancanegara.

Karena citranya yang melekat dengan hiburan malam, muncul anekdot dan sindiran yang beredar saat itu. Salah satunya adalah imbauan unik berbunyi: “Para Tuan-Tuan Turis sebaiknya tidak mengunjungi Bandung apabila tidak membawa istri atau meninggalkan istri di rumah.”

Istilah “Kota Kembang” pun muncul sebagai julukan baru bagi Bandung, baik karena keindahannya maupun karena keberadaan perempuan-perempuan cantik yang sering dikaitkan dengan kawasan ini.

Fenomena Braga tak hanya terjadi di Bandung. Kota-kota lain di era Hindia Belanda juga memiliki jalan legendaris serupa, seperti Jalan Kayutangan di Malang (yang kini menjadi Jalan Basuki Rahmat), Malioboro di Yogyakarta, dan sejumlah jalan di Jakarta yang dulunya menjadi pusat aktivitas masyarakat kolonial.

Asal Usul Nama “Braga”

Nama “Braga” sendiri memiliki banyak versi asal usul. Salah satunya menyebutkan bahwa nama ini berasal dari Theotila Braga, seorang penulis naskah drama terkenal. Versi lain mengatakan kata ini merujuk pada “Bragi,” dewa puisi dalam mitologi Jermanik.

Sementara itu, pendapat ketiga mengaitkan kata “braga” dengan istilah dalam bahasa Sunda yang berarti “jalan di tepi sungai”, mengacu pada letaknya yang memang berada di sisi Sungai Cikapundung.

Dengan segala cerita dan kemegahannya, Jalan Braga tetap menjadi destinasi favorit warga dan wisatawan. Sebuah jejak sejarah yang terus hidup di tengah modernisasi Kota Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asal usul Jalan Braga Kota Bandung nama sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

18 Agustus 2026 Libur atau Masuk Kerja? Ini Jawaban Resminya

Ilustrasi berdoa

Panduan Amalan Rebo Wekasan: Niat, Tata Cara Sholat Hajat, dan Doa Pelancar Hajat

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Siap-siap Cair Serentak 17 Agustus! Ini Jadwal Resmi PKH, BPNT, dan Beras 30 Kg Bulan Ini

zodiak

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Taurus Stop Janji Manis, Aquarius Butuh Ruang Sendiri!

Sering Lupa Kunci hingga Kamar Berantakan? Psikolog Sebut 10 Kebiasaan Unik Ini Tanda Otak Anda Cerdas

BURUAN! Kode Redeem FF Hari Ini 11 Agustus 2026, Skin SG2 dan Beragam Hadiah Menanti

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.