Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung

Jumat, 1 Mei 2026 18:15 WIB

Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api

Jumat, 1 Mei 2026 17:54 WIB
Roblox

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

Jumat, 1 Mei 2026 16:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung
  • Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api
  • Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox
  • Persib di Puncak, Marc Klok Ingatkan Bahaya Euforia
  • Teka-teki Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 Terjawab, Trump Serahkan Keputusan ke FIFA
  • Banyak Dicari, Link Video Bandar Membara Bergetar Kini Diselidiki Polisi
  • Jangan Asal Titip! Panduan Cerdas Memilih Daycare agar Si Kecil Aman dan Tetap Happy
  • Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Menyusuri Jejak Sejarah Jalan Braga, dari Jalan Culik hingga Ikon Kota Bandung

By SusanaSabtu, 10 Mei 2025 04:00 WIB2 Mins Read
Jalan Braga Kota Bandung. Foto: Instagram.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalan Braga, yang kini dikenal sebagai salah satu ikon Kota Bandung, menyimpan kisah panjang yang penuh warna dan sejarah.

Dahulu, jalan ini hanyalah sebuah gang kecil yang sepi dan memiliki reputasi kurang aman, sehingga dijuluki “Jalan Culik.”

Pada awal abad ke-20, jalan ini juga dikenal sebagai Jalan Pedati (Pedatiweg), mengingat fungsinya sebagai jalur pedati warga.

Namun, segalanya mulai berubah ketika para pengusaha, khususnya dari Belanda, mulai membuka toko-toko, bar, dan tempat hiburan di sepanjang ruas jalan ini.

Seiring waktu, Jalan Braga pun menjelma menjadi pusat ekonomi dan hiburan di Bandung, terutama pada era 1920 hingga 1930-an. Deretan butik dan toko bergaya Eropa, terutama yang meniru tren Paris, turut menjadikan kawasan ini sebagai tempat gaul bergengsi pada masanya.

Kemegahan Braga makin terasa dengan berdirinya bangunan ikonik seperti Societeit Concordia dan Hotel Savoy Homann. Namun, popularitasnya juga membawa sisi lai, kemunculan tempat hiburan malam dan kawasan lampu merah. Hal ini membuat nama Braga juga dikenal luas di kalangan wisatawan mancanegara.

Baca Juga:  Waspada! Curah Hujan Kota Bandung Diprediksi Tinggi hingga Sepekan ke Depan

Karena citranya yang melekat dengan hiburan malam, muncul anekdot dan sindiran yang beredar saat itu. Salah satunya adalah imbauan unik berbunyi: “Para Tuan-Tuan Turis sebaiknya tidak mengunjungi Bandung apabila tidak membawa istri atau meninggalkan istri di rumah.”

Istilah “Kota Kembang” pun muncul sebagai julukan baru bagi Bandung, baik karena keindahannya maupun karena keberadaan perempuan-perempuan cantik yang sering dikaitkan dengan kawasan ini.

Baca Juga:  Siap-siap Bandung Macet! Ini Jalur Konvoi Persib Minggu 25 Mei 2025

Fenomena Braga tak hanya terjadi di Bandung. Kota-kota lain di era Hindia Belanda juga memiliki jalan legendaris serupa, seperti Jalan Kayutangan di Malang (yang kini menjadi Jalan Basuki Rahmat), Malioboro di Yogyakarta, dan sejumlah jalan di Jakarta yang dulunya menjadi pusat aktivitas masyarakat kolonial.

Asal Usul Nama “Braga”

Baca Juga:  Hati-hati! Jajan di PKL Bandung Terancam Denda Rp1 Juta

Nama “Braga” sendiri memiliki banyak versi asal usul. Salah satunya menyebutkan bahwa nama ini berasal dari Theotila Braga, seorang penulis naskah drama terkenal. Versi lain mengatakan kata ini merujuk pada “Bragi,” dewa puisi dalam mitologi Jermanik.

Sementara itu, pendapat ketiga mengaitkan kata “braga” dengan istilah dalam bahasa Sunda yang berarti “jalan di tepi sungai”, mengacu pada letaknya yang memang berada di sisi Sungai Cikapundung.

Dengan segala cerita dan kemegahannya, Jalan Braga tetap menjadi destinasi favorit warga dan wisatawan. Sebuah jejak sejarah yang terus hidup di tengah modernisasi Kota Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asal usul Jalan Braga Kota Bandung nama sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api

Banyak Dicari, Link Video Bandar Membara Bergetar Kini Diselidiki Polisi

Jangan Asal Titip! Panduan Cerdas Memilih Daycare agar Si Kecil Aman dan Tetap Happy

Link Video Viral ‘Tasya Gym Bandar Batang’ Ramai Dicari, Ada Versi Full Durasi?

Hati-hati! Link Video Tasya Gym Diduga Sebar Phishing

Diam-diam Mengamati! Lihat Cara Orang Utan Timtom Mandi Pakai Gayung, Pintar tapi Terancam!

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.