Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Reward Gratis Hari Ini! Kode Redeem FF 1 September 2026 dan Cara Penukarannya

Selasa, 1 September 2026 01:00 WIB

Persib Menang Dramatis 1-0 atas Manila Digger, Lolos ke Fase Grup ACL Two

Senin, 31 Agustus 2026 21:08 WIB

Bandung Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang, Reklame Patah hingga Pohon Tumbang

Senin, 31 Agustus 2026 20:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Reward Gratis Hari Ini! Kode Redeem FF 1 September 2026 dan Cara Penukarannya
  • Persib Menang Dramatis 1-0 atas Manila Digger, Lolos ke Fase Grup ACL Two
  • Bandung Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang, Reklame Patah hingga Pohon Tumbang
  • Jangan Sampai Terlewat! Ini Daftar Bansos September 2026 yang Perlu Diketahui KPM
  • Persib Buntu di Babak Pertama, Teja Paku Alam Jadi Penyelamat saat Kontra Manila Digger
  • Bukan Roboh Total! TNI AD Bongkar Fakta Jembatan Pongpet Pangandaran yang Bikin Bupati Terjatuh
  • Unik dan Ekstrem, Warga Cidaun Cianjur Gelar Konser Dangdut dan Ngubek Ikan di Dasar Sungai Surut
  • Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 2,2 Juta Hektare Wilayah Terancam Kebakaran, Sukabumi Paling Luas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 1 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri Kematian Massal Ikan Udikan di Sungai Ciwulan: Warga Adat Naga Alami Gatal-Gatal

By Aga GustianaSelasa, 17 Juni 2025 13:50 WIB2 Mins Read
Ilustrasi ikan mati. (Foto: Pixabay/Pix-Off)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena kematian massal ikan Udikan, spesies khas Sungai Ciwulan, terus berlanjut hingga Selasa (17/6/2025). Tak hanya di sungai utama, kematian ikan juga terjadi di saluran irigasi yang mengalir ke kawasan Kampung Adat Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

“Ini yah ikannya mati, padahal ini di saluran irigasi Garunggang yang dipakai warga Adat Naga bersih-bersih. Airnya memang dari Sungai Ciwulan,” ungkap Ijad, salah satu warga adat setempat.

Kepala Desa Neglasari, Sobirin, membenarkan bahwa kematian ikan Udikan masih terjadi hingga hari ini. Menariknya, hanya ikan Udikan yang terdampak, sedangkan jenis ikan lain terlihat tetap hidup.

Tak berhenti pada ikan, peristiwa ini juga mulai berdampak pada kesehatan warga. Puluhan warga Kampung Adat Naga dilaporkan mengalami keluhan gatal-gatal setelah beraktivitas di sekitar aliran Sungai Ciwulan. Pihak Puskesmas Salawu bergerak cepat bersama unsur kecamatan dan kepolisian untuk memeriksa kondisi warga.

Baca Juga:  Puluhan Pelajar di Tasikmalaya Diduga Keracunan Makanan Usai Santap MBG

“Kami turun tangan periksa warga yang mengeluh ada gatal-gatal. Seperti biasa kami berikan juga pengobatan. Dari 29 yang diperiksa, hanya dua orang saja yang gatal, mah,” ujar Kepala Puskesmas Salawu, Wilianto, menjelaskan hasil pemeriksaan awal.

Baca Juga:  Viral Gua Safarwadi Bisa Tembus ke Mekkah, Muhammadiyah Tekankan Pentingnya Dakwah Pencerahan

Camat Salawu, Nandang, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah tanggap. Meski penyebab kematian ikan dan gejala gatal yang dirasakan warga belum diketahui pasti, masyarakat diminta untuk sementara menghindari penggunaan air Sungai Ciwulan, khususnya untuk kebutuhan konsumsi.

Baca Juga:  Didominasi Kendaraan Pribadi, Arus Balik H+5 di Garut Menuju Bandung Ramai Lancar

“Kami sudah turun melakukan upaya pencegahan dan juga upaya pemeriksaan kesehatan warga. Penyebab ikan mati dan warga gatal masih belum ada hasilnya,” jelas Nandang.

Hingga saat ini, tim dari berbagai instansi terus menyelidiki kemungkinan pencemaran atau faktor lingkungan lain yang menyebabkan insiden ini. Warga pun diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Tasikmalaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bandung Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang, Reklame Patah hingga Pohon Tumbang

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Terlewat! Ini Daftar Bansos September 2026 yang Perlu Diketahui KPM

Bukan Roboh Total! TNI AD Bongkar Fakta Jembatan Pongpet Pangandaran yang Bikin Bupati Terjatuh

Unik dan Ekstrem, Warga Cidaun Cianjur Gelar Konser Dangdut dan Ngubek Ikan di Dasar Sungai Surut

Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 2,2 Juta Hektare Wilayah Terancam Kebakaran, Sukabumi Paling Luas!

Merah Putih Meledak di Oktagon! Bilal Hasan Bawa Pulang Rp1,77 Miliar

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • PN Bandung Tolak Lagi Praperadilan Mantan Pengurus Gereja: Status Tersangka ITE Bambang Soeharto Sah
  • Game Free Fire
    Banjir Item Gratis! Kode Redeem FF 26 Agustus 2026 Siap Klaim, Ada Skin M1887 dan Diamond
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.