Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dulu Tidur di Kolong Jembatan, Kini Ditakuti Jendral! Kisah Akhir Kamaruddin Simanjuntak yang Bikin Haru

Senin, 19 Oktober 2026 14:02 WIB

Resah Aksi Matel di Sukabumi: Motor Lunas Dicegat, Telat Bayar Dimintai Uang Tebusan

Senin, 19 Oktober 2026 13:19 WIB

Bandung Ngelekeb dan Berpolusi, BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Menyengat

Senin, 19 Oktober 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dulu Tidur di Kolong Jembatan, Kini Ditakuti Jendral! Kisah Akhir Kamaruddin Simanjuntak yang Bikin Haru
  • Resah Aksi Matel di Sukabumi: Motor Lunas Dicegat, Telat Bayar Dimintai Uang Tebusan
  • Bandung Ngelekeb dan Berpolusi, BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Menyengat
  • Menang Tipis atas Persik, Persib Hanya Berjarak 2 Poin dari Puncak Klasemen
  • Dari ‘Si Euweuh Kacape’ Hingga ‘Iron Man’, Eliano Reijnders Makin Vital bagi Persib Bandung
  • Kisah Pilu Remaja Tasikmalaya, Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung Usai Ditinggal Ibu
  • Miris! Dua Anak Diduga Gunting Alat Kelamin Balita 3 Tahun di Karawang
  • Tebus Luka Asian Games, Fajar/Fikri Akhirnya Juara Denmark Open
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 19 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri Kematian Massal Ikan Udikan di Sungai Ciwulan: Warga Adat Naga Alami Gatal-Gatal

By Aga GustianaSelasa, 17 Juni 2025 13:50 WIB2 Mins Read
Ilustrasi ikan mati. (Foto: Pixabay/Pix-Off)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena kematian massal ikan Udikan, spesies khas Sungai Ciwulan, terus berlanjut hingga Selasa (17/6/2025). Tak hanya di sungai utama, kematian ikan juga terjadi di saluran irigasi yang mengalir ke kawasan Kampung Adat Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

“Ini yah ikannya mati, padahal ini di saluran irigasi Garunggang yang dipakai warga Adat Naga bersih-bersih. Airnya memang dari Sungai Ciwulan,” ungkap Ijad, salah satu warga adat setempat.

Kepala Desa Neglasari, Sobirin, membenarkan bahwa kematian ikan Udikan masih terjadi hingga hari ini. Menariknya, hanya ikan Udikan yang terdampak, sedangkan jenis ikan lain terlihat tetap hidup.

Tak berhenti pada ikan, peristiwa ini juga mulai berdampak pada kesehatan warga. Puluhan warga Kampung Adat Naga dilaporkan mengalami keluhan gatal-gatal setelah beraktivitas di sekitar aliran Sungai Ciwulan. Pihak Puskesmas Salawu bergerak cepat bersama unsur kecamatan dan kepolisian untuk memeriksa kondisi warga.

Baca Juga:  Bikers Brotherhood 1%MC Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Tasikmalaya Jelang Lebaran

“Kami turun tangan periksa warga yang mengeluh ada gatal-gatal. Seperti biasa kami berikan juga pengobatan. Dari 29 yang diperiksa, hanya dua orang saja yang gatal, mah,” ujar Kepala Puskesmas Salawu, Wilianto, menjelaskan hasil pemeriksaan awal.

Baca Juga:  PSU Pilbup Tasikmalaya Digelar 19 April 2025, Berikut Tahapannya

Camat Salawu, Nandang, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah tanggap. Meski penyebab kematian ikan dan gejala gatal yang dirasakan warga belum diketahui pasti, masyarakat diminta untuk sementara menghindari penggunaan air Sungai Ciwulan, khususnya untuk kebutuhan konsumsi.

Baca Juga:  Tak Kapok, Tiga Residivis Asal Jakarta Curi Laptop hingga Komputer Milik Sekolah di Tasik

“Kami sudah turun melakukan upaya pencegahan dan juga upaya pemeriksaan kesehatan warga. Penyebab ikan mati dan warga gatal masih belum ada hasilnya,” jelas Nandang.

Hingga saat ini, tim dari berbagai instansi terus menyelidiki kemungkinan pencemaran atau faktor lingkungan lain yang menyebabkan insiden ini. Warga pun diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Tasikmalaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dulu Tidur di Kolong Jembatan, Kini Ditakuti Jendral! Kisah Akhir Kamaruddin Simanjuntak yang Bikin Haru

Resah Aksi Matel di Sukabumi: Motor Lunas Dicegat, Telat Bayar Dimintai Uang Tebusan

Bandung Ngelekeb dan Berpolusi, BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Menyengat

Pelecehan Seksual

Kisah Pilu Remaja Tasikmalaya, Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung Usai Ditinggal Ibu

Miris! Dua Anak Diduga Gunting Alat Kelamin Balita 3 Tahun di Karawang

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Digerebek, Produksi Ditaksir 256 Juta Butir

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.