Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!

Jumat, 30 Oktober 2026 15:19 WIB

Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam

Jumat, 30 Oktober 2026 13:54 WIB

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Jumat, 30 Oktober 2026 12:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam
  • Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi
  • Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima
  • Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167
  • Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya
  • Jadwal Persib vs Isen Mulang Kalteng FC di Super League, Cek Harga Tiketnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Puluhan Pelajar di Tasikmalaya Diduga Keracunan Makanan Usai Santap MBG

By Aga GustianaJumat, 2 Mei 2025 11:30 WIB2 Mins Read
Keracunan Makanan
Ilustrasi keracunan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puluhan pelajar dari jenjang TK, SD, hingga SMP di Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, terpaksa dilarikan ke Puskesmas Rajapolah pada Kamis malam (1/5/2025) akibat dugaan keracunan makanan. Para siswa mengalami gejala yang seragam, seperti mual, muntah, diare, dan lemas.

Hingga Kamis malam, tercatat 24 siswa telah mendapatkan penanganan medis. Dari jumlah tersebut, delapan di antaranya harus menjalani rawat inap, sementara satu pelajar dirujuk ke rumah sakit atas permintaan keluarga.

“Total hari ini ada 24 pasien. Delapan di antaranya dirawat inap, satu dirujuk ke rumah sakit. Semua menunjukkan gejala keracunan, namun kondisinya kini berangsur membaik,” ungkap Kepala Puskesmas Rajapolah, Hani Hariri.

Gejala mulai muncul sejak Rabu malam (30/4/2025), tak lama setelah para pelajar mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi (MBG) di sekolah masing-masing. Beberapa siswa sempat dirawat di rumah sebelum akhirnya dibawa ke puskesmas pada Kamis siang karena kondisi terus memburuk.

Baca Juga:  Pijat Berujung Pelecehan, Kronologi Kakek 80 Tahun Cabuli Kakek 70 Tahun di Tasikmalaya

Rosita, salah satu orangtua siswa dari SMPN 1 Rajapolah, mengaku anaknya mulai mengalami diare pada Rabu malam usai menyantap makanan MBG yang berisi tumis labu. “Anak saya diare dari jam 10 malam. Sekarang sudah mulai dehidrasi dan harus diinfus,” tuturnya.

Baca Juga:  Belasan Pelajar Cimahi Masuk IGD Usai Konsumsi Menu MBG di Jam Buka Puasa

Menariknya, dari dua anak Rosita yang sama-sama menerima MBG, hanya satu yang mengalami gejala. “Adiknya makan habis, terutama sayurnya. Kakaknya nggak habis, sayurnya ditinggal. Mungkin itu yang bikin beda,” jelasnya.

Pihak Puskesmas Rajapolah kini siaga penuh untuk mengantisipasi lonjakan pasien baru. Koordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat juga disiapkan untuk memastikan penanganan maksimal.

“Kami sudah siaga sejak siang karena pasien terus berdatangan. Jika ada tambahan, akan kami tangani sesuai prosedur medis,” tambah Hani.

Baca Juga:  Jelang Debat Pilkada 2024, Paslon Viman-Dicky Diunggulkan Berkat Tiga Hal Ini

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota turut terjun ke lokasi. Mereka telah meminta keterangan dari sejumlah siswa dan berusaha mengamankan sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium. Hingga berita ini diturunkan, polisi belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil awal penyelidikan.

Kasus ini membuka kembali pentingnya pengawasan kualitas makanan dalam program bantuan gizi sekolah. Masyarakat pun berharap hasil investigasi segera mengungkap penyebab utama agar kejadian serupa tak terulang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Keracunan MBG pelajar Tasikmalaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya

Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.