Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan untuk Orang Lemah! Intip Realita ‘Jalur Poros’ Siswa di Pedalaman Asmat Papua

Jumat, 1 Mei 2026 09:53 WIB
peltih persib, bojan hodak

Bojan Hodak Semprot Persib Meski Menang Dramatis 4-2

Jumat, 1 Mei 2026 09:33 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Tanpa Modal! 5 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Tercepat 2026 yang Terbukti Cair Hari Ini

Jumat, 1 Mei 2026 07:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan untuk Orang Lemah! Intip Realita ‘Jalur Poros’ Siswa di Pedalaman Asmat Papua
  • Bojan Hodak Semprot Persib Meski Menang Dramatis 4-2
  • Tanpa Modal! 5 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Tercepat 2026 yang Terbukti Cair Hari Ini
  • Rumor Transfer Panas: Intip Lis Belanja Mewah Persib, Persija, dan Calon Kuda Hitam Garudayaksa FC
  • FYP Meledak! Link Video Full Durasi ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Warganet Penasaran
  • Heboh! Link Video ‘Bandar Membara Bergetar’ Diburu Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Sinyal Perang Transfer! Persib dan Persija Jakarta Tak Lagi Aman di Liga 1
  • Update Spesial Mei! Kode Redeem FC Mobile 1 Mei 2026: Klaim Paket Pemain Gratis dan Jutaan Coins Sekarang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Puluhan Pelajar di Tasikmalaya Diduga Keracunan Makanan Usai Santap MBG

By Aga GustianaJumat, 2 Mei 2025 11:30 WIB2 Mins Read
Keracunan Makanan
Ilustrasi keracunan makanan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puluhan pelajar dari jenjang TK, SD, hingga SMP di Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, terpaksa dilarikan ke Puskesmas Rajapolah pada Kamis malam (1/5/2025) akibat dugaan keracunan makanan. Para siswa mengalami gejala yang seragam, seperti mual, muntah, diare, dan lemas.

Hingga Kamis malam, tercatat 24 siswa telah mendapatkan penanganan medis. Dari jumlah tersebut, delapan di antaranya harus menjalani rawat inap, sementara satu pelajar dirujuk ke rumah sakit atas permintaan keluarga.

“Total hari ini ada 24 pasien. Delapan di antaranya dirawat inap, satu dirujuk ke rumah sakit. Semua menunjukkan gejala keracunan, namun kondisinya kini berangsur membaik,” ungkap Kepala Puskesmas Rajapolah, Hani Hariri.

Gejala mulai muncul sejak Rabu malam (30/4/2025), tak lama setelah para pelajar mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi (MBG) di sekolah masing-masing. Beberapa siswa sempat dirawat di rumah sebelum akhirnya dibawa ke puskesmas pada Kamis siang karena kondisi terus memburuk.

Baca Juga:  Ahmad Dhani Kampanyekan Prabowo dan Mulan Jameela saat Konser, Bawaslu: Tidak Kena Sanksi

Rosita, salah satu orangtua siswa dari SMPN 1 Rajapolah, mengaku anaknya mulai mengalami diare pada Rabu malam usai menyantap makanan MBG yang berisi tumis labu. “Anak saya diare dari jam 10 malam. Sekarang sudah mulai dehidrasi dan harus diinfus,” tuturnya.

Menariknya, dari dua anak Rosita yang sama-sama menerima MBG, hanya satu yang mengalami gejala. “Adiknya makan habis, terutama sayurnya. Kakaknya nggak habis, sayurnya ditinggal. Mungkin itu yang bikin beda,” jelasnya.

Baca Juga:  Dukung Industri Kreatif, Dedi Mulyadi Janji Kembangkan Sekolah Berbasis Bambu di Jabar

Pihak Puskesmas Rajapolah kini siaga penuh untuk mengantisipasi lonjakan pasien baru. Koordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat juga disiapkan untuk memastikan penanganan maksimal.

“Kami sudah siaga sejak siang karena pasien terus berdatangan. Jika ada tambahan, akan kami tangani sesuai prosedur medis,” tambah Hani.

Baca Juga:  Tinjau Lokasi Bencana Longsor Tasikmalaya, Bey Serahkan Bantuan pada Warga Terdampak

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota turut terjun ke lokasi. Mereka telah meminta keterangan dari sejumlah siswa dan berusaha mengamankan sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium. Hingga berita ini diturunkan, polisi belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil awal penyelidikan.

Kasus ini membuka kembali pentingnya pengawasan kualitas makanan dalam program bantuan gizi sekolah. Masyarakat pun berharap hasil investigasi segera mengungkap penyebab utama agar kejadian serupa tak terulang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Keracunan MBG pelajar Tasikmalaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ASN

ASN Wajib Tahu! Salah Terima Gaji ke-13 Bisa Jadi Utang Negara

Upadate Kasus Dugaan Penculikan Bayi di RSHS Bandung, Perawat Diduga Langgar SOP

Aksi Koboi di Cianjur: Tembak Pemilik Toko Pakai Airsoft Gun Usai Ketahuan Nyelinap

Underpass Pasteur Masih Tahap Wacana, Pemprov Jabar Soroti Risiko Banjir dan Lahan

Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas

Resmi! Gaji Pensiunan PNS Mei 2026 Cair Tepat Waktu, Cek Detailnya

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.