Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 05:00 WIB

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Kamis, 19 Februari 2026 04:00 WIB

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa
  • THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS
  • Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa
  • Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit
  • Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian
  • Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!
  • Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?
  • Sudah Bebas Penjara, Anak Nia Daniaty Masih Terjerat Kewajiban Ganti Rugi Rp8,1 Miliar, Ini Alasannya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri Kematian Sapi di Bandung Barat: Hanya Sapi Bunting yang Jadi Korban

By Aga GustianaSabtu, 26 Juli 2025 15:46 WIB3 Mins Read
sapi
Ilustrasi, sapi. Foto: Humas Pemkot Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena ganjil melanda kawasan peternakan sapi perah di Kampung Pojok Girang, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sejumlah induk sapi mendadak mati secara tidak wajar usai melahirkan, menimbulkan keresahan di kalangan peternak.

Enok (50), salah satu peternak setempat, menceritakan pengalaman pilunya ketika seekor sapi bunting miliknya meninggal tak lama setelah proses kelahiran. Ironisnya, sang anak sapi juga meregang nyawa dalam waktu yang hampir bersamaan.

“Begitu lahir, anak sapinya kejang-kejang, tidak lama mati. Induknya saya infus, tapi tiga jam kemudian malah seperti muntah, dan akhirnya menyusul mati juga,” kata Enok, Sabtu (26/7/2025).

Kasus yang dialami Enok ternyata bukan satu-satunya. Fenomena serupa menimpa peternak lain di kampung tersebut. Semua kejadian menunjukkan pola kematian yang hampir identik: induk yang mengandung tua menunjukkan gejala fisik aneh, lalu mati beberapa jam setelah melahirkan.

Baca Juga:  Cegah Banjir, Pemkab Bandung Barat Segera Tertibkan Bangunan di Atas Drainase Lembang

“Polanya hampir sama, sapi yang sedang hamil tua menunjukkan gejala aneh sebelum melahirkan, dan setelah proses melahirkan, baik anak maupun indukan sapi sama-sama mati dalam hitungan jam,” ungkapnya.

Gejala fisik yang muncul pun tak biasa. Menurut penuturan Enok, beberapa sapi menunjukkan pembengkakan pada kaki, memar di tubuh, dan berhenti memproduksi susu. Saat dipotong, ditemukan kondisi organ dalam yang tidak normal.

“Kalau sudah dipotong, baru kelihatan organ dalamnya, jantung, limpa, sampai lever lebam semua,” jelas Enok, yang mengaku mulai khawatir ada penyakit berbahaya yang menyebar.

Baca Juga:  Sampaikan RAPBD 2025, Pemkab Bandung Barat Optimis Defisit Rp72,78 Miliar Bisa Ditutup

Meski belum ada kepastian dari pihak berwenang, Enok dan sejumlah peternak menduga kuat ada semacam penyakit baru yang belum dikenali. Mereka pun menepis dugaan bahwa kasus ini berkaitan dengan PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), yang sempat merebak beberapa waktu lalu.

“Kalau PMK dulu, biasanya semua sapi dalam satu kandang kena, dan gejalanya terlihat jelas di mulut. Tapi ini aneh, cuma sapi-sapi bunting yang kena,” tambahnya.

Dari catatan sementara para peternak, setidaknya sembilan induk sapi perah telah mati dengan cara serupa. Hal ini menjadi pukulan telak, mengingat sapi-sapi tersebut sebelumnya produktif menghasilkan susu hingga 40 liter per hari.

Selain kehilangan induk dan anak sapi, kerugian lain juga dirasakan akibat penurunan produksi susu, yang tentu berdampak pada penghasilan harian para peternak.

Baca Juga:  7 Rekomendasi Tempat Wisata Wajib Dikunjungi di Lembang saat Libur Lebaran 2025

Enok mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke berbagai pihak, mulai dari mantri hewan, koordinator peternak wilayah, hingga ke Koperasi Peternak Sapi dan Kerbau Unggul (KPSBU). Sayangnya, hingga kini belum ada penanganan nyata di lapangan.

“Kami hanya berharap ada perhatian serius dari pemerintah dan dinas terkait. Kalau dibiarkan, bisa-bisa peternak di sini hancur semua,” ujar Enok, dengan nada khawatir.

Fenomena ini masih menjadi misteri. Apakah ini tanda adanya wabah baru? Atau ada faktor lingkungan lain yang belum terdeteksi? Para peternak di Lembang kini hanya bisa berharap ada jawaban sebelum semuanya terlambat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KBB kematian sapi perah Lembang misteri hewan ternak penyakit sapi baru peternak Lembang sapi bunting mati sapi mati misterius
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Tangis Pecah Usai 43 Tahun! Pertemuan Dua Sahabat SD Ini Bikin Netizen Ikut Mewek

Anggaran Pendidikan Jabar Dinilai Cukup, Rafael Situmorang Soroti Daya Tampung dan Beasiswa

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.