Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27

Rabu, 12 Agustus 2026 20:02 WIB

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Rabu, 12 Agustus 2026 19:46 WIB

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27
  • Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra
  • Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa
  • Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan
  • Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban
  • Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras
  • Tak Perlu Jago Desain, 5 Prompt AI Ini Bisa Bikin Poster HUT RI Makin Keren
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Momen SBY Tak Salami Kapolri Viral, Demokrat Tegaskan Tak Ada Masalah

By Aga GustianaSelasa, 7 Oktober 2025 16:31 WIB4 Mins Read
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dab Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Dok Demokrat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tampak tidak menyalami Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sebuah acara kenegaraan viral di berbagai platform media sosial. Peristiwa tersebut terjadi saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk para petinggi TNI dan Kapolri, berdiri berjejer menyambut kedatangan SBY yang hadir sebagai tamu undangan. Momen ini menarik perhatian publik setelah SBY terlihat menyalami beberapa pejabat TNI, namun kemudian melewati Kapolri Jenderal Listyo Sigit tanpa mengulurkan tangan.

Cuplikan tersebut kemudian ramai dibagikan di platform X (dulu Twitter), Instagram, hingga TikTok. Banyak warganet yang berspekulasi mengenai makna di balik gestur tersebut. Sebagian mempertanyakan apakah ada ketegangan antara SBY dan Kapolri, sementara yang lain menilai momen itu hanya kebetulan belaka.

Dalam rekaman yang beredar, tampak Kapolri Listyo Sigit Prabowo berdiri di barisan depan bersama Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono dan Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita. Ketiganya memberi hormat ketika SBY berjalan melewati mereka. SBY kemudian tampak menyalami Tonny, Tandyo, dan sejumlah petinggi TNI lain yang berada di barisan tersebut. Namun, pada saat melewati posisi Kapolri, SBY hanya berjalan tanpa berhenti untuk berjabat tangan.

Potongan video itu dengan cepat menjadi bahan perbincangan luas. Dalam hitungan jam, topik “SBY – Kapolri” menjadi trending di X, dengan berbagai spekulasi dan analisis dari pengguna internet. Ada yang menilai kejadian tersebut sebagai bentuk ‘sindiran halus’ dari SBY terhadap institusi kepolisian. Ada pula yang menuduh sebaliknya, bahwa SBY sedang dipolitisasi lewat potongan video yang tidak lengkap.

Menanggapi munculnya berbagai spekulasi tersebut, Partai Demokrat selaku partai politik yang dipimpin oleh keluarga SBY angkat bicara. Wasekjen Partai Demokrat, Syahrial Nasution, memberikan klarifikasi resmi terkait video tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada ketegangan maupun masalah pribadi antara SBY dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Syahrial menjelaskan bahwa sebelum momen yang terekam kamera tersebut, SBY dan Kapolri justru telah berinteraksi secara hangat di ruang tunggu acara (holding room) Monas. Keduanya bahkan berbincang cukup lama sebelum perayaan HUT TNI dimulai.

“Saya sedang mendampingi Pak SBY ke Bandung. Beliau diundang untuk menyampaikan pidato kebudayaan di ITB, besok (8/10/2025). Sebelum beredar video viral Pak SBY seolah-olah tidak menyalami Kapolri, Pak SBY dan Kapolri lama bercengkerama di holding room Monas menjelang acara HUT TNI,” ujar Syahrial, Selasa (7/10/2025).

Syahrial juga menegaskan bahwa tidak ada persoalan apa pun antara kedua tokoh tersebut. Menurutnya, momen yang beredar di media sosial tidak menggambarkan situasi sebenarnya di lapangan. Ia bahkan mengirimkan foto yang menunjukkan keakraban SBY dan Kapolri saat berbincang di sela acara.

“Jadi, tidak ada isu apa pun antara video yang viral dengan situasi sesungguhnya antara Pak SBY dan Kapolri. Semuanya situasional saja,” tegasnya.

Klarifikasi ini muncul di tengah derasnya spekulasi publik, terutama karena posisi SBY sebagai tokoh nasional dan mantan presiden seringkali menjadi pusat perhatian dalam acara kenegaraan. Selain itu, hubungan antara tokoh politik dan petinggi kepolisian kerap menjadi sorotan publik, terlebih menjelang tahun politik.

Pengamat komunikasi politik Universitas Indonesia, Arif Prasetyo, menilai bahwa viralnya video tersebut menunjukkan betapa cepatnya opini publik terbentuk dari potongan visual singkat. Menurutnya, masyarakat kerap menarik kesimpulan sendiri tanpa mengetahui konteks lengkap.

“Dalam era media sosial, satu gestur kecil bisa menjadi viral dan ditafsirkan secara luas. Padahal, bisa jadi momen tersebut hanya terjadi karena faktor teknis atau posisi berdiri. Ini yang sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk membentuk opini publik,” ujarnya.

Arif menambahkan, langkah cepat Demokrat memberikan klarifikasi merupakan strategi komunikasi politik yang penting untuk mencegah berkembangnya rumor liar. “Kalau tidak segera dijelaskan, narasi alternatif bisa terbentuk sendiri dan berkembang menjadi isu politik,” tambahnya.

Di sisi lain, sejumlah netizen juga membela SBY dengan menyatakan bahwa dalam video tersebut, terlihat SBY memang berjalan dalam tempo cepat dan tampak sedang menuju kursi tamu kehormatan, sehingga kemungkinan besar momen berjabat tangan dengan Kapolri terlewat secara tidak sengaja. Beberapa akun juga mengunggah video versi lebih panjang yang menunjukkan SBY sempat berinteraksi dengan Kapolri sebelum acara, sebagaimana disebutkan Demokrat.

Acara HUT TNI ke-80 sendiri berlangsung meriah dengan berbagai atraksi militer dan dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi negara, tokoh nasional, serta perwakilan asing. Momen kehadiran SBY memang menjadi sorotan karena ia merupakan salah satu presiden yang memiliki hubungan dekat dengan TNI, mengingat latar belakangnya sebagai purnawirawan jenderal TNI.

Kehadiran Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam acara tersebut juga menjadi simbol sinergi antara TNI dan Polri, terutama di tengah situasi nasional yang membutuhkan stabilitas keamanan menjelang tahun politik 2025–2026. Oleh karena itu, momen interaksi antara SBY dan Kapolri wajar menjadi sorotan publik.

Hingga saat ini, baik pihak kepolisian maupun Kapolri sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai video tersebut. Namun, klarifikasi dari Demokrat cukup meredam spekulasi liar yang sempat merebak. Banyak pihak menilai, polemik ini menunjukkan pentingnya kehati-hatian dalam menafsirkan potongan video yang tersebar di dunia maya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Politik HUT TNI 2025 Kapolri Listyo Sigit Partai Demokrat SBY video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.