Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!

Rabu, 4 November 2026 10:07 WIB

BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya

Rabu, 4 November 2026 09:58 WIB

Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini

Rabu, 4 November 2026 08:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!
  • BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya
  • Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini
  • Dibikin Heran Satu Dunia! Selebrasi Paling Nyeleneh Veda Ega: Makan Belalang Goreng di Sepang!
  • Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026
  • Pincang Tanpa Duo Asing, Persib Tetap Ngotot Segel Tiket 16 Besar ACL 2
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mulim Harus Tahu, Ini Manfaat dan Keistimewaan Puasa Syawal bagi Kesehatan Tubuh

By Putra JuangSabtu, 5 April 2025 08:30 WIB4 Mins Read
Ilustrasi niat puasa tarwiyah dan arafah. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pada momen lebaran Idul Fitri, berbagai makanan dapat masuk ke dalam tubuh manusia termasuk yang mungkin membahayakan bagi tubuhnya.

Selain bermanfaat sebagai sumber nutrisi tubuh, makanan telah diketahui dapat menimbulkan berbagai risiko terhadap kesehatan bila dikonsumsi berlebihan dan tidak dengan hati-hati.

Apalagi sajian menu lebaran yang tak jarang mengandung banyak lemak, kolesterol, dan gula. Efek dari konsumsi makanan tidak hanya muncul dalam sehari setelah seseorang itu makan.

Apalagi seiring dengan berlalunya Ramadhan, pola makan kaum muslimin sangat mungkin berubah drastis. Dari yang semula terbiasa berpuasa rutin setiap hari menjadi rutin makan dari hari ke hari.

Frekuensi makan juga bisa berubah dari 2 kali sehari menjadi 3 kali sehari atau bahkan lebih.

Selama bulan Syawal, diharapkan ada antisipasi saat perubahan pola makan itu belum terlalu lama terjadi. Pada saat itulah dianjurkan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal sebagai model adaptasi tubuh manusia agar tidak terlalu drastis berubah.

Selain memberikan kesempatan bagi tubuh untuk mengubah polanya dengan perlahan, ternyata puasa sunnah 6 hari memang bisa membekali umat Muslim dengan berbagai manfaat khusus.

Mengapa puasa sunnah di bulan Syawal melibatkan hitungan 6 hari? Apakah ada hikmah khusus hitungan 6 hari tersebut dalam perspektif kesehatan? Apa yang terjadi pada tubuh setelah umat Islam berpuasa 6 hari di Bulan Syawal?

Baca Juga:  Muslim Wajib Tahu! Ini Amalan Sunnah dan Bid’ah di Bulan Rajab

Menurut para ahli, seperti yang dijelaskan Yuhansyah Nurfauzi, pelaksanaan puasa dapat memberikan efek penguatan sistem kekebalan tubuh orang yang mengamalkannya.

Hal ini terjadi karena dengan berpuasa, sel darah putih yang merupakan sel yang berperan penting dalam sistem pertahanan tubuh akan meningkat.

“Sebagaimana yang telah diketahui oleh umum, sel darah putih dapat diibaratkan sebagai tentara yang menjaga tubuh manusia dari berbagai penyakit. Seperti halnya sel lain yang hidup, maka sel darah putih bisa memperbanyak diri sehingga dapat menunjang imunitas,” ucap Yuhansyah dikutip laman NU Online, Sabtu (5/5/2025).

“Ternyata, ketika seseorang berpuasa 6 hari, sel darah putih akan berhasil memperbanyak diri dengan baik dan dapat diamati setelah 6 hari puasa berlalu,” lanjutnya.

Menurut penelitian di University of Osaka, Jepang, saat orang berpuasa memasuki hari ketujuh, jumlah sel darah putih akan meningkat, pada hari pertama sampai keenam tidak ditemukan peningkatan seperti itu, tetapi pada hari ketujuh terjadi penambahan dengan sangat cepat.

Peningkatan sel darah putih secara otomatis meningkatkan kekebalan tubuh. Sel ini melindungi dari radang yang ada, sehingga banyak penyakit radang yang sembuh dengan berpuasa, seperti radang tenggorokan, radang hidung, dan lain-lain.

Baca Juga:  Berkah Ramadhan, 100 Ton Kurma dari Tanah Suci Dikirim untuk Umat Muslim Indonesia

Menurut Yuhansyah yang juga seorang Apteker dan Pegiat Kajian Farmasi ini menerangkan, penjelasan tentang hari ketujuh saat imunitas meningkat relevan dengan khasiat puasa 6 hari di bulan Syawal.

Oleh karena itu, hendaknya kaum muslimin tidak melewatkan kesempatan ini sebagai sarana meningkatkan imunitas. Sekiranya bisa dilakukan berturut-turut, maka puasa Syawal 6 hari akan sangat optimal.

Namun, apabila tidak bisa berturut-turut, manfaatnya tetap dapat memberikan bekal imunitas yang cukup untuk menghadapi bulan-bulan berikutnya.

Hasil penelitian tersebut diperkuat oleh Wei dan timnya yang berasal dari University of Southern California berkolaborasi dengan salah satu institut kanker di Milan.

Dalam penelitiannya, ada 100 sukarelawan sehat yang dilibatkan dan menjalani puasa intermitten dengan durasi atau lama waktu yang mendekati waktu puasa Syawal.

Meskipun tidak sama persis dengan puasa Syawal, tetapi hasilnya mirip dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan di Osaka.

Dia mengatakan bahwa diet yang diatur seperti puasa bekerja sebagian besar dengan mengaktifkan sel induk darah, yang memperkuat kemampuan tubuh untuk memproduksi sel darah putih yang melawan infeksi.

Itu terjadi bukan selama siklus puasanya tetapi ketika makan normal dilanjutkan. Pengaturan waktu puasa ini juga mempromosikan proses pembersihan sel yang disebut autophagy.

Pada proses autophagy, sel memakan bagiannya sendiri yang rusak dan selanjutnya digantikan oleh komponen fungsional yang baru.

Baca Juga:  Kaya Serat dan Antioksidan, Ahli Gizi Sarankan Jangan Buang Kulit Ubi Saat Dimasak!

Jika dikaitkan dengan puasa Syawal dan hasil penelitian sebelumnya di Osaka, penelitian Wei dan timnya sama-sama membuktikan bahwa puasa dengan jumlah hari tertentu ternyata berefek jangka panjang.

Setelah orang yang berpuasa dengan jumlah hari tertentu, yaitu 5-7 hari, kemudian menghentikan puasanya, barulah efek terhadap kesehatan muncul dan bisa dirasakan.

Hal ini sangat relevan dengan puasa Syawal yang berjumlah 6 hari karena masuk dalam rentang 5-7 hari sebagaimana penelitian tersebut.

Lebih lanjut hasil penelitian Wei dan timnya tersebut mengungkapkan kemungkinan puasa dapat meningkatkan peluang umur panjang. Hal itu dijelaskan sebagai efek positif berupa pencegahan terjadinya berbagai penyakit yang terkait dengan usia lanjut maupun proses penuaan.

Apabila risiko dari penyakit seperti diabetes, kanker, dan penyakit kardiovaskular (jantung serta pembuluh darah) dapat dicegah, tentu hal ini akan meningkatkan usia harapan hidup seseorang.

Berdasarkan manfaat yang banyak dari puasa Syawal sebagaimana yang telah diuraikan, maka selayaknya kaum muslimin mengamalkan semampunya. Apabila ada yang memiliki kesempatan berpuasa 6 hari berturut-turut, maka akan sangat optimal manfaatnya bagi kesehatan.

Namun, apabila kesempatan dan kemampuan yang ada kurang dari itu, tentu berapapun jumlah puasa Syawal yang dapat dilakukan tetap bermanfaat untuk kesehatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

manfaat muslim
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!

BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya

Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026

Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya

Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!

Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.