bukamata.id – Nama Mariano Peralta kini menjadi komoditas panas di bursa transfer jelang musim 2026/2027. Pemain terbaik musim lalu itu dikaitkan erat dengan kepindahan ke Persija Jakarta, memicu spekulasi liar di kalangan suporter. Menanggapi desas-desus tersebut, Presiden Borneo FC, Nabil Husein, akhirnya buka suara.
Rumor hengkangnya Peralta dari tim berjuluk Pesut Etam itu mulai berhembus kencang setelah sang pemain tampil impresif sepanjang musim. Kontrak pria asal Argentina itu sendiri menyisakan waktu yang tidak lama lagi, yakni akan kedaluwarsa pada 16 Juni 2025. Hingga kini, belum ada kepastian mengenai perpanjangan masa bakti di Samarinda.
Tanggapan Santai Sang Presiden
Nabil Husein tidak ingin gegabah menanggapi hiruk-pikuk bursa transfer yang baru saja dimulai. Saat dikonfirmasi langsung oleh Vivagoal melalui pesan singkat di Instagram, Nabil menegaskan bahwa prioritas utama saat ini bukan membahas spekulasi kepindahan. Ia bahkan baru saja menjalin komunikasi tatap muka dengan Peralta.
“Kami baru bertemu beberap hari lalu. Saya pikir masih terlalu cepat untuk bahas ini karena liga baru saja selesai,” kata Nabil Husein.
Bagi Nabil, rumor kepindahan adalah bumbu yang tidak terelakkan dalam industri sepak bola profesional. Ia justru mengajak publik untuk menyikapi isu tersebut dengan lebih tenang.
“Dan soal rumor, silahkan nikmati rumor-rumor tersebut. Itu hal yang biasa,” tutupnya tegas.
Mengapa Peralta Jadi Incaran?
Bukan tanpa alasan jika Peralta menjadi buruan utama klub-klub besar seperti Persija. Sepanjang musim 2025/2026, pemain berusia 28 tahun ini tampil sebagai sosok predator di depan gawang lawan. Koleksi 20 gol dan 9 assist yang dicetaknya menjadi bukti kontribusi vital bagi Borneo FC.
Performa gemilang Peralta sukses membawa Borneo FC bertengger di peringkat kedua klasemen akhir BRI Super League, bahkan sempat memberikan ancaman serius bagi dominasi juara Persib Bandung hingga pekan-pekan terakhir.
Kini, bola panas ada di tangan manajemen Borneo FC. Apakah mereka akan segera mengikat Peralta dengan kontrak baru, atau justru membiarkannya mencari tantangan baru di klub lain? Patut dinantikan keputusan akhir dari Samarinda dalam waktu dekat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










