bukamata.id – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, angkat bicara mengenai keputusan melakukan rotasi sejumlah pemain utama saat menghadapi Kamboja pada Piala AFF 2026. Pergantian pemain tersebut bukan karena skuad Garuda menganggap remeh lawan, melainkan bagian dari strategi menjaga kondisi pemain sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain lain.
Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia berhasil tampil dominan sejak awal laga. Keunggulan 3-0 pada babak pertama membuat Herdman memiliki ruang untuk melakukan perubahan strategi dan menguji kedalaman skuad.
Pada babak kedua, sejumlah pemain kunci mulai ditarik keluar. Ivar Jenner dan Marc Klok menjadi dua pemain pertama yang digantikan. Setelah itu, Herdman juga mengganti Mitchell Baker, Beckham Putra, hingga Shayne Pattynama.
Keputusan tersebut dilakukan agar para pemain utama tetap berada dalam kondisi terbaik, terutama karena turnamen Piala AFF 2026 berlangsung di tengah persiapan awal musim kompetisi.
Rotasi Pemain Bukan Karena Meremehkan Kamboja
John Herdman menegaskan bahwa rotasi yang dilakukan bukan bentuk meremehkan Kamboja. Menurutnya, setiap pemain membutuhkan kesempatan untuk tampil dan membangun kepercayaan diri.
Beberapa pemain bahkan mendapatkan kesempatan debut bersama Timnas Indonesia. Mereka adalah Brian Fatari, I Kadek Agung Widnyana, dan Jens Raven.
Herdman berharap pengalaman tersebut dapat membantu para pemain baru semakin siap menghadapi pertandingan berikutnya.
“Kami memiliki pemain yang sedang dalam masa pramusim,” ujar Herdman.
“Ini seperti turnamen pramusim bagi mereka. Jadi, para pemain belum bermain penuh 90 menit,” lanjutnya.
Menurut pelatih asal Kanada tersebut, kondisi fisik pemain menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan komposisi tim.
Kondisi Fisik Pemain Jadi Perhatian Utama
Herdman menjelaskan bahwa sebagian pemain datang dengan kondisi berbeda-beda setelah menjalani masa libur kompetisi.
Ada pemain yang baru pulih dari cedera, ada pula yang belum mendapatkan menit bermain secara reguler karena sempat tidak memiliki klub.
Situasi tersebut membuat tim pelatih harus melakukan pengelolaan skuad secara hati-hati.
“Mengenai pemain seperti Ridho, Dony Tri, dan Sandy Walsh bermain 90 menit malam ini, itu adalah usaha yang luar biasa dari pemain,” kata Herdman.
Ia juga menyinggung kondisi beberapa pemain senior seperti Thom Haye yang tetap menunjukkan kerja keras meski membutuhkan penyesuaian kondisi.
“Thom Haye… maksud saya, itu adalah usaha yang luar biasa dari pemain,” ungkapnya.
“Ada yang baru pulih dari cedera, ada yang belum mendapat waktu bermain karena sempat tidak memiliki klub. Jadi, ada banyak hal yang harus kami seimbangkan saat ini,” jelas Herdman.
Pemain Debutan Diberi Kesempatan Berkembang
Salah satu tujuan rotasi yang dilakukan Herdman adalah memberikan kesempatan kepada pemain yang belum banyak tampil bersama Timnas Indonesia.
Kehadiran pemain seperti Brian Fatari, I Kadek Agung Widnyana, dan Jens Raven menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan pemain sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
Bagi Herdman, pengalaman bermain di level internasional sangat penting untuk meningkatkan mental dan kepercayaan diri pemain.
Dengan persaingan yang semakin ketat di Piala AFF 2026, kedalaman skuad menjadi faktor penting bagi Timnas Indonesia dalam menjaga performa sepanjang turnamen.
Herdman Apresiasi Klub yang Lepas Pemain
John Herdman juga menyampaikan rasa terima kasih kepada klub-klub Indonesia yang memberikan izin kepada para pemain untuk bergabung dengan Timnas Indonesia di tengah persiapan kompetisi.
Menurutnya, dukungan klub sangat membantu perjalanan skuad Garuda di Piala AFF 2026.
Karena itu, Herdman merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga kondisi para pemain agar tidak mengalami cedera.
“Kami unggul 3-0 saat jeda babak pertama. Itu memberi kami kesempatan untuk melakukan rotasi dan menarik pemain keluar agar mereka tidak berisiko mengalami cedera,” kata Herdman.
“Kami juga harus menjaga kondisi mereka. Ada pemain yang sebenarnya ingin Anda biarkan tetap di lapangan lebih lama, tapi Anda tidak bisa. Anda harus bersikap adil,” tambahnya.
Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Timor Leste
Setelah menghadapi Kamboja, Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di Piala AFF 2026 dengan menghadapi Timor Leste.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7/2026).
Skuad Garuda dijadwalkan bertolak ke Thailand untuk melakukan persiapan menghadapi laga berikutnya.
Dengan strategi rotasi yang diterapkan John Herdman, Timnas Indonesia berharap seluruh pemain tetap dalam kondisi prima dan mampu menjaga konsistensi performa hingga fase akhir turnamen.
Rotasi pemain pun menjadi bagian dari rencana besar Herdman untuk membangun skuad yang lebih kuat, bukan hanya untuk satu pertandingan, tetapi menghadapi seluruh tantangan di Piala AFF 2026.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








